Wednesday, May 20, 2009

Pengalaman Mencari Sekolah di Balikpapan

Sudah 20 hari terlewati di bulan ini. Sudah 3 hari ini aku sempatkan untuk searching mencari sekolah untuk Nadia sekembali kami ke Balikpapan. Pinginnya kalau bisa Nadia dapat sekolah SD Islam Terpadu....jadi penguasaan Bahasa Inggrisnya selama di OZ nggak luntur dan dia juga bisa mendapatkan tambahan penguasaan bahasa arab dan ilmu-ilmu lainnya. Terutama pengenalan dia terhadap ayat-ayat sucinya yang akan menuntun dia dalam perjalanan hidupnya.

Konfirmasi pertama aku dapatkan dari SDIT Istiqomah, ternyata kelas 2 yang akan masuk ke kelas 3 sekarang masih full isinya jadi Nadia cuma bisa masuk daftar indent. Lalu dia juga harus mengikuti tes masuk siswa pindahan yang akan dilaksanakan sekitar tgl 22 2/d 26 Juni. Padahal menurut rencana kami baru akan sampai di Indo sekitar akhir July. Apakah aku perlu pulang dulu dan merubah rencana semula?

Konfirmasi ke 2 datang dari SDIT Global School yang dikelola oleh seorang sahabat...sayangnya sekolah ini baru buka di tahun ini dan hanya punya kelas 1. Beliau sih menyarankan supaya aku pulang dulu aja dan melihat sendiri kondisi-kondisi sekolah yang ada sehingga tidak seperti membeli kucing dalam karung.....dan beliau welcome saja kalau Nadia mau ikut bersekolah di sana walaupun turun grade jadi kelas 1......^-^.

Konfirmasi ke 3 datang dari Sekolah Alam Balikpapan....satu-satunya sekolah yang website-nya paling gampang di access dan informasinya lengkap. Kelihatan-nya asyik juga sekolah di sana...mungkin bisa meningkatkan awarness Nadia terhadap lingkungan. Konfirmasi sangat cepat diberikan dan mungkin ini menjadi salah satu alternatif pilihan.

Konfirmasi ke 4 dari SD Patra Dharma [sekolah-nya Pertamina]....kemungkinan masih ada kursi saat kami kembali nanti.

Konfirmasi ke 5 dari SDIT Auliyah....sama juga kemungkinan masih ada kursi saat kami kembali.

Hal yang menjadi perhatian kami sebenarnya adalah mengenai pengenalan agama kepada Nadia sejak kecil. Karena merupakan tugas kami sebagai orang tua untuk melakukan itu sejak dini bukan. Dan harapan terhadap hasil pendidikannya cuma satu yaitu Apabila dia menguasahi satu bidang maka dia akan membuat link pengetahuan keilmiahannya itu dengan agama....Tidak ada satu ilmu-pun di dunia ini yang bertentangan dengan Islam bukan.....^-^. Untuk itu dia harus berbekal pengetahuan Isi Al-Qur'an dan Sejarah Islam. Harapan khan boleh dijunjung setinggi mungkin. Amien....

Ketika kusampaikan mengenai hasil pencarianku, suamiku merasa takjub....sebegitu besarnya biaya sekolah jaman sekarang. Maklum....dengan kondisi keuangan kami nantinya yang belum pasti....tapi aku yakin setiap anak membawa rejekinya sendiri-sendiri.....^_^.

Bahkan suamiku juga mengusulkan mengapa nggak Home Schooling atau masukkan ke sekolah negeri saja. Yah hal itu juga bisa jadi alternatif. Menurut beliau, yang harusnya paling berperan aktif dalam pendidikan anak mestinya ya orang tua....karena berdasarkan pengalaman masa kecilnya selama tinggal di desa, dia merasa bahwa kedua orang tuanyalah yang paling banyak berperan untuk membentuk kegemaran-nya untuk belajar dengan menciptakan suasana kondusif seperti menyediakan buku-buku bacaan dan koran-koran, belajar mengisi TTS dan mencari arti kata-kata dalam kamus dll.

Segala masukan bisa menjadi alternatif.....dan sekarang kondisi-pun mungkin bisa berubah. Menelpon Helma dan menanyakan kabar keluarga, aku mendapatkan informasi mengenai kondisi kesehatan ibu....apakah dengan kondisi ini berarti kami harus stay untuk sementara waktu di Surabaya. Yang berarti Nadia juga harus memilih sekolah di Surabaya....? Maka yang bisa kulakukan saat ini adalah berpikir dan berdoa....

Allahumma laa sahla illa ma ja'altahu sahlan wa anta taj'alu hazana sahlan idzaa syikta

Artinya :
Ya Allah, tiada yang mudah kecuali apa yang telah Engkau jadikan mudah, Engkau yang telah menjadikan yang sukar menjadi mudah bila engkau menghendaki

4 comments:

presisi said...

dari kaltim ya,...
aku dari jogja,..
kalo di kaltil arti kata genjrot itu apa ya?
tks atas balasannya,..
pr3sisi@gmail.com

presisi said...

dari kaltim ya,...
aku dari jogja,..
kalo di kaltim arti kata genjrot itu apa ya?
tks atas balasannya,..
pr3sisi@gmail.com

Dian Farida Anies said...

Ya Pak, saya memang sudah jadi penghuni Tanah Borneo sejak 12 tahun silam. Namun asli saya adalah orang Jawa.

Wah kalau arti Genjrot menurut Bhs Kaltim...saya kurang tahu ya pak. Karena saya terbiasa berkomunikasi dgn Bhs Indo selama di sini. Mungkin kalau pulang nanti saya harus lebih banyak tahu ttg bahasa dan budaya Kaltim ya....terima kasih untuk pencerahannya.....^_^

Sophia's Mom said...

Bu Dian...boleh tanya kalau saat ini sekolah islam favorit di balikpapan apa saja ya? Dan mengapa favorit? Tulisan Bu Dian ini berguna banget buat saya yang kemungkinan akan pindah kesana