Showing posts with label 62 movie. Show all posts
Showing posts with label 62 movie. Show all posts

Thursday, August 7, 2008

Nobody Know

Nih film bikin aku nangis dari awal sampai akhir. Sangat menyentuh.

Diinspirasi oleh kisah nyata di tahun 1988 tentang 4 orang anak (mereka memiliki ayah yang berbeda dan tidak terdaftar kelahirannya) yang telah ditelantarkan oleh ibunya dan harus berjuang untuk hidup sendiri selama 6 bulan. Aneh-nya kondisi mereka sama sekali tidak diketahui oleh para penghuni flat yang lain.

Kisah ini diawali kepindahan Keiko (Sang Ibu) bersama anak lelakinya Akira yang baru berumur 12 tahun. Akira diperkenalkan kepada Landlord sebagai anak satu-satunya. Padahal sebenarnya Keiko memiliki 3 anak lainnya yang tidak ingin diperlihatkan kepada umum. Dalam kepindahan itu 2 orang anak terkecil yaitu Shigeru dan Yuki diselundupkan di dalam koper. Sedangkan Kyoko harus menunggu dijemput malam2 oleh Akira di setasiun dan diselundupkan diam2 ke apartemen. Agar keberadaan ketiga anak lainnya tidak diketahui maka Keiko membuat aturan ketat yang harus dipatuhi mengenai kerahasiaan mereka. Mereka tidak boleh mengeluarkan suara-suara keras, tidak boleh keluar rumah bahkan keluar ke balkon pun tidak boleh.

Akira menjadi tumpuan ibunya untuk mengurus segala urusan rumah tangga sementara ibunya keluar rumah. Dia yang berbelanja, memasak dan mengurus segala urusan finansial. Sementara Kyoko mendapat tugas untuk mencuci dan menjaga Yuki dan Shigeru. Sebagai anak-anak mereka berempat sebenarnya memiliki keinginan kuat untuk bisa melakukan sesuatu, Akira sangat ingin sekolah dan bermain baseball, Kyoko ingin bisa bermain piano, Shigeru sangat ingin bermain bebas di luar, dan Yuki yang masih kecil cukup puas untuk bermain-main dengan boneka dan saudara-saudaranya.

Ibu mereka mulai suka meninggalkan mereka. Dari mulai hitungan malam, hari dan akhirnya dia menghilang dengan meninggalkan uang dan pesan kepada Akira untuk menjaga saudara-saudaranya. Awalnya ketika ditinggal hanya beberapa hari dan uang yang ditinggalkan ibunya tidak cukup, maka Akira meminta tolong kepada pacar-pacar ibunya sebelumnya. Tapi mereka juga tidak bisa menolong banyak. Ketika akhirnya ibunya benar-benar meninggalkan mereka untuk jangka waktu yang tidak bisa ditentukan dengan secarik pesan bahwa dia akan mengirimkan uang maka semakin parahlah penderitaan mereka.

Akira pada awalnya memberontak dengan keadaan ini dengan bergaul dengan anak-anak nakal yang suka mencuri di toko. Walau akhirnya dia sadar dan mulai fokus untuk menjaga saudara-saudaranya lagi. Persediaan uang makin menipis....hingga tidak ada lagi uang yang tersisa. Akira harus mulai mencari jalan keluar. Melamar pekerjaan di toko dilakukannya walau akhirnya ditolak karena umurnya yang masih di bawah 16 tahun. Tetapi para pekerja toko itu sangat membantunya...setiap hari dia akan menunggu di belakang toko untuk mendapatkan makanan dari toko tersebut.

Akhirnya Akira memutuskan bahwa saudara2 nya harus menghirup udara kebebasan di luar....sungguh merupakan hal yang sangat dinant-nantikan oleh mereka dan mereka sangat takjub. Tetapi karena tagihan rekening listrik tidak mampu dibayar maka mereka hidup dalam kepanasan di flat kecil tersebut, dan karena tagihan rekening air juga tidak mampu dia bayar maka mereka harus mandi dan mencuci di taman. Hari ke hari mereka harus melakukan itu dan menunggu tanpa kepastian kapan ibunya akan pulang. Mereka akhirnya juga memiliki teman (Saki) yang membantu mereka mengisi hari-hari sepi mereka.

Suatu hari mereka harus kehilangan Yuki yang terjatuh dari kursi.....Akira dan Saki merawat mayat Yuki...memakaikan sepatu kesayangan-nya, membelikan coklat kesenangannya...dan kemudian membawa mayat Yuki dengan koper yang dulu dipakai untuk menyembunyikan Shigeru, kemudian membawa mayat tersebut ke tanah lapang dekat airport dengan harapan Yuki akan setiap hari bisa melihat pesawat terbang seperti janji Akira sebelumnya.

Film ini tanpa air-mata. Dari awal sampai akhir nggak ada airmata yang menetes dari mereka. tetap ekspresi dingin dari mereka menjadi wakil kepedihan hati anak-anak yang ditelantarkan tetapi memilih untuk bertahan dalam hidup yang keras ini.

"There is no trust more sacred than the one the the world holds with children. There is no duty more important than ensuring that their rights are respected, that their welfare is protected, that their lives are free from fear and want, and they grow up in peace"
[Kofi Anman- The Secretary General of The United Nations]

Sunday, July 13, 2008

The Cider House Rules & Legalitas Aborsi

Semalam nonton video pinjaman dari Library. Judulnya "The Cider House Rules". Dipublikasikan di tahun 1999 dan membawa kemenangan bagi Michael Caine (Dr Wilbur Larch) untuk menyabet Academy Award sebagai Pemeran Pembantu Terbaik. Film ini diambil dari sebuah buku karangan John Irving yang dipublikasikan di tahun 1985 dengan judul yang sama. Sedangkan isu yang diangkat dalam film ini adalah tentang Aborsi.

Setelah membaca sekilas alur cerita di buku aslinya (Wikipedia), terjadi perbedaan yang besar antara film dan bukunya beda plotnya. Ternyata hal ini memang disengaja oleh pembuat skenarionya yaitu John Irving sendiri dengan alasan keterbatasan durasi film.

Film ini berkisah tentang Homer si Yatim Piatu yang tinggal di Rumah Yatim Piatu St Cloud dimana Dr Wilbur Larch menjadi Direktur. Selain mengelola Rumah Yatim Piatu, Dr Wilbur juga membantu kelahiran bayi-bayi yang tidak diinginkan serta secara rahasia melakukan tindakan ilegal aborsi dengan dalih untuk membantu para wanita terlepas dari beban kelahiran bayi-bayi yang tidak mereka inginkan. Homer adalah salah satu dari bayi yang tidak diinginkan tersebut, walaupun sudah 2 kali dicoba diadopsi oleh 2 keluarga pada saat kecilnya, pada akhirnya dia kembali lagi ke panti tersebut. Mengetahui bahwa Homer akan bakal tumbuh dewasa dalam naungan panti tersebut maka Dr Larch memutuskan untuk mentraining dia menjadi asistennya.
Walau Dr Larch mencintai para Yatim Piatu ini dia selalu berusaha tetap menjaga hubungan mereka supaya keterikatan batin antara dia dan mereka tidak terlalu besar sehingga bisa menyusahkan anak-anak itu ketika mereka akan diadopsi. Homer tumbuh dewasa dan menjadi asisten yang handal. Namun dia menghadapi konflik batin mengenai prilaku aborsi yang dilakukan Dr Larch. Homer memutuskan untuk menjalani kehidupan di luar panti. Hal ini menyedihkan Dr Larch yang sudah teramat sangat menyayanginya. Ketika datang dua orang kekasih Candy Kendall dan Wally Worthington (anak pemilik perkebunan apel) yang melakukan aborsi terhadap hubungan gelap mereka, Homer tidak menunggu waktu lagi untuk keluar dari panti dan mengikuti Candy-Wally kembali ke perkebunan. Di perkebunan Homer bekerja sebagai pemetik buah apel musiman. Dia tinggal di Barak perkebunan bersama para pekerja musiman yang dipimpin oleh Mr Rose. Berbagai kisah mewarnai kehidupannya selama di perkebunan. Affair yang dia lakukan bersama Candy, karena di tinggal kekasihnya ke medan perang yang akhirnya harus terhenti karena Candy lebih memilih membaktikan hidupnya pada kekasihnya yang pulang dari medan perang dalam keadaan cacat. Kisah tragis Mr Rose yang menghamili anak gadisnya dan akhirnya terbunuh di tangan anak gadisnya sendiri dimana Homer berusaha menolong aborsinya. Khabar buruk Dr Larch yang ternyata meninggal akibat kecelakaan over dosis obat yang selalu dia gunakan untuk menenangkan dirinya. Dan demi cintanya pada Homer dia berjuang untuk memalsukan ijasah-ijasah Homer agar dia mendapatkan pengakuan sebagai dokter. Dia juga memalsukan data kondisi kesehatan Homer sebelumnya agar Homer tidak dikirim ke Medan Perang. Kejadian-kejadian itu akhirnya membulatkan tekad Homer untuk kembali ke Rumah Yatim Piatu St Cloud dan menjalani nasibnya sebagai Direktur di sana. Film dan buku The Cider House Rules mendatangkan Pro dan Kontra masalah Aborsi.

Lalu bagaimana pandangan Islam tentang Hukum Aborsi?

Fatwa MUI No 4 tahun 2005 Tentang Aborsi,

Ketentuan Umum :
  1. Darurat adalah suatu keadaan di mana seseorang apabila melakukan sesuatu yang diharamkan maka ia akan mati atau hampir mati.
  2. Hajat adalah suatu keadaan di mana seseorang apabila tidak melakukan sesuatu yang diharamkan maka ia akan mengalami kesulitan besar.
Ketentuan Hukum

1. Aborsi diharamkan hukumnya sejak terjadinya implantasi blastosis pada dinding rahim ibu (nidasi).

2. Aborsi dilakukan karena adanya uzur baik yang bersifat darurat ataupun hajat.
  • a. Keadaan darurat yang berkaitan dengan kehamilan yang membolehkan aborsi adalah :
  1. Perempuan hamil menderita sakit fisik berat seperti kanker stadium lanjut, TBC dengan caverna dan penyakit-penyakit fisik berat lainnya yang harus ditetapkan oleh Tim Dokter.
  2. Dalam keadaan kehamilan mengancam nyawa si ibu.
  • b.Keadaan hajat yang berkaitan dengan kehamilan yang dapat membolehkan aborsi adalah
  1. Janin yang dikandung dideteksi menderita cacat genetic yang kalau lahir kelak sulit disembuhkan.
  2. Kehamilan akibat perkosaan yang ditetapkan oleh Tim yang Berwenang yang didalamnya terdapat antara lain keluarga korban, dokter dan ulama.
  • c. Kebolehan aborsi sebagaimana dimaksud dalam huruf b harus dilakukan sebelum janin berusiaa 40 hari.
3. Aborsi haram hukumnya dilakukan pada kehamilan yang terjadi akibat zina.


Dan hamba-hamba Tuhan Yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata yang baik.
Dan orang-orang yang melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka.
Dan orang-orang yang berkata : " Ya, Tuhan kami, jauhkanlah azab Jahanam dari kami, sesungguhnya azabnya itu adalah kebinasaan yang kekal".
Sesungguhnya jahanam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman.
Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebih-lebihan, dan tidak (pula) kikir, dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian.
Dan orang-orang yang tidak menyembah Tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa(nya).
(yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina.
Kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal saleh; maka kejahatan mereka diangi oleh Allah dengan kebajikan. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Dan orang yang bertaubat dan mengerjakan amal saleh, maka sesungguhnya dia bertaubat kepada Allah dengan taubat yang sebenar-benarnya
(QS Al Furqan - 25 : Ayat 63-71)