Showing posts with label 07 islam. Show all posts
Showing posts with label 07 islam. Show all posts
Thursday, November 2, 2017
Hanya Pinjaman
Mengupas surat Al Hadid 57:7 hari ini membawa kita ke pemahaman bahwa dalam mengelola harta yang diamanahkan kepada kita maka yang utama kita harus tekankan adalah masalah KEIMANAN.
"Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya".
Dimana menurut Bahasa -- Iman memiliki makna Pembenaran Hati.
Sedangkan menurut Istilah -- Aisyah rz berkata : Iman kepada Allah itu berarti Membenarkan dengan hati, Mengikhrarkan dengan lisan dan mengamalkan dengan anggota tubuh.
"Membenarkan dengan hati" maksudnya menerima segala apa yang dibawa oleh Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam.
"Mengikrarkan dengan lisan" maksdunya adalah mengucapkan dua kalimat syahadat "Asyhadu alla illaha illahu wa asyhadu anna Muhammada Rasululah" [Tidak ada sesembahan yang hak kecuai Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah]
"Mengalamkan dengan anggota badan" maksudnya, anggota badan mengamalkan dalam bentuk ibadah-ibadah sesuai dengan fungsinya. Dimana semua amal termasuk dalam pengertian iman. Dengan demikian iman itu bisa bertambah dan berkuran seiring dengan bertambah dan berkurangnya amal shalih.
Jika IMAN telah merasuk dalam diri kita maka semua masalah pengelolaan amanah berupa harta yang diberikan Allah kepada kita akan selalu berfokus kepada KEIMANAN kita.
"Dan infakkanlah (di jalan Allah) sebagian dari harta yang Dia telah menjadikan kamu sebagai penguasanya (Amanah).
Mengandung makna bahwa Allah SWT memerintahkan kita untuk menginfakkan harta yang sebenarnya adalah pinjaman yang diberikan Allah kepada kita.
Dimana infaq disini adalah infaq yang dianjurkan dalam agama, seperti berinfaq kepada fakir miskin dan berinfaq di jalan Allah untuk menolong agama Allah.
"Maka orang-orang yang beriman diantara kamu dan menginfakkan (hartanya di jalan Allah) memperoleh pahala yang besar"
Dan Allah SWT sendiri telah menjamin tentang PENGGANTIANNYA dalam Surat Saba 34: 39
Artinya :
Katakanlah, " Sungguh, Tuhanmu melapangkan rezeki dan membatasinya bagi siapa yang Dia kehendaku diantara hamba-hamba-Nya." Dan apa saja yang kamu infakkan. Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi Rezeki yang Terbaik.
Dalam menafsirkan ayat di atas, Al-Hafizh Ibnu Katsir berkata :
“Betapapun sedikit apa yang kamu infakkan dari apa yang diperintahkan Allah kepadamu dan apa yang diperbolehkan-Nya, niscaya Dia akan menggantinya untukmu di dunia, dan di akhirat engkau akan diberi pahala dan ganjaran, sebagaimana yang disebutkan dalam hadits ..” [2]
Imam Ar-Razi berkata, ‘Firman Allah : “Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan maka Allah akan menggantinya” adalah realisasi dari sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam :
مَا مِنْ يَوْمِ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيْهِ إِلاَّ مَلَكَانِ يَنْزِلاَنِ فَيَقُوْلُ أَحَدُهُمَا : اَللَّهُمِّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفَا، وَيَقُوْلُ الآْخَرُ : اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفَا
“Tidaklah para hamba berada di pagi hari, melainkan pada pagi itu terdapat dua malaikat yang turun. Salah satunya berdoa, ‘Ya Allah, berikanlah ganti kepada orang yang berinfak’, sedang yang lain berkata, ‘Ya Allah, berikanlah kebinasaan (harta) kepada orang yang menahan (hartanya)….” [Al-Hadits].
Yang demikian itu karena Allah adalah Penguasa, Mahatinggi dan Mahakaya. Maka jika Dia berkata : “Nafkahkanlah dan Aku yang akan menggantinya”, maka itu sama dengan janji yang pasti Ia tepati.
Sebagaimana jika Dia berkata : ‘Lemparkalah barangmu ke dalam laut dan Aku menjaminnya”
Maka, barangsiapa berinfak berarti dia telah memenuhi syarat untuk mendapatkan ganti. Sebaliknya, siapa yang tidak berinfak maka hartanya akan lenyap dan dia tidak berhak mendapatkan ganti. Hartanya akan hilang tanpa diganti, artinya lenyap begitu saja.
- http://abd-holikulanwarislamic.blogspot.co.id
Tuesday, July 12, 2016
KEBERKAHAN
Sambil memegang tangan istrinya, lelaki itu menentramkan istrinya yang sedang memendam beribu pikiran tentang makna hidupnya. Umur yang semakin mendekati akhir, membuat sang istri bertanya-tanya. Sudah siapkah dia dipanggil menghadap Yang Kuasa, sementara dia masih merasa bahwa hidupnya masih banyak bergelimang dosa dari buah pikiran-pikiran negatif yang kadang terbersit dari dirinya saat dia berinteraksi dengan dunia. Bahkan istrinya pernah meminta ijin untuk menyepi sejenak dari hingar bingarnya dunia. Agar dia bisa menghayati langkah-langkah hidupnya.
Dengan kesabaran sang suami hanya merendahkan suara dan berkata : kita ini tetaplah manusia yang takkan bisa terluput dari dosa. Bersabarlah dengan dirimu dan pahamilah buah-buah pikiranmu. Jika dirimu masih memiliki prasangka2 negatif dan kau cukup sadar akan hal itu. Maka beristigfarlah dan luruskan kembali niat-niat perbuatanmu. Semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita. Semoga Allah masih memberikah keberkahan dalam sisa-sisa umur kita.
Dengan kesabaran sang suami hanya merendahkan suara dan berkata : kita ini tetaplah manusia yang takkan bisa terluput dari dosa. Bersabarlah dengan dirimu dan pahamilah buah-buah pikiranmu. Jika dirimu masih memiliki prasangka2 negatif dan kau cukup sadar akan hal itu. Maka beristigfarlah dan luruskan kembali niat-niat perbuatanmu. Semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita. Semoga Allah masih memberikah keberkahan dalam sisa-sisa umur kita.
Sebuah artikel "APA ITU BAROKAH" semoga bisa menjadi pengingat dan pelurus niat-niat tindakan, keputusan ataupun perbuatan kami dalam hidup ini.
APA ITU BAROKAH
Berkah / barokah bukanlah cukup dan mencukupi saja, tapi berkah /
barokah ialah bertambahnya ketaatan kita kepada Alloh.SWT dgn segala
keadaan yg ada, baik berlimpah atau sebaliknya. Barokah itu : "albarokatu tuziidukum fi thoah" -- Barokah menambah taatmu kepada Allah.
Atau arti berkah yg lain "ziyadatul khoir" =
bertambahnya kebaikan
Hidup yang barokah bukan hanya sehat, tapi kadang sakit itu justru berkah sebagaimana Nabi Ayyub as. Sakitnya menambah taatnya kepada Allah SWT
Barokah itu tak selalu panjang umur, ada yang umurnya pendek tapi dasyat taatnya layaknya Musab ibn Umair.
Tanah yang barokah itu bukan karena subur & panoramanya indah, karena tanah yang tandus seperti Makkah punya keutamaan di hadapan Allah SWT tiada yang menandingi.
Makanan barokah itu bukan yang komposisi gizinya lengkap, tapi makanan itu mampu mendorong pemakannya menjadi lebih taat setelah makan.
Ilmu yang barokah itu bukan yang banyak riwayat & catatan kakinya, tapi yang barokah ialah yang mampu menjadikan seorang meneteskan keringat dan darahnya dalam beramal dan berjuang untuk agama Allah SWT.
Penghasilan barokah juga bukan gaji yang besar & bertambah, tapi sejauh mana ia bisa jadi jalan rizqi bagi yang lainnya & semakin banyak orang yang terbantu dengan penghasilan tersebut.
Anak-anak yang barokah bukanlah saat kecil mereka lucu & imut atau setelah dewasa mereka sukses bergelar & mempunyai pekerjaan dan jabatan hebat, tapi anak yang barokah ialah yang senantiasa taat kepada Rabb-Nya & kelak diantara mereka ada yang lebih shalih & tak henti-hentinya mendoakan kedua orang tuanya.
#sumberdarikirimanparasahabat.
Friday, December 14, 2012
Arti Sebuah Nama
Baru enak-enaknya ngebakso di kedai"Bakso Orang Malang", siulan burung tanda ada sms masuk terdengar. Di cek ternyata dari bundanya Mbak Salma teman Nadia. Tadi saat ngambil rapor di sekolah sih memang sudah ketemu dan beliaunya sudah tanya apa arti kata Naila. Aku yang memang hobi banget pelupa....cuma bisa menginggat-inggat kalau nama zafira dan naila itu memliki arti yang sama yaitu keberuntunga. Seingatku sih waktu itu kita berdua kasih nama dengan niat supaya kedua anak gadis kami selalu hidup dalam keberuntungan.
cari googling dan dapat link ini. www.melindahospital.com. Jadi pingin tahu sebenarnya nama kedua anak kami itu benernya apa sih menurut kamus global. Moga-moga aja sesuai dengan harapan kami saat kami memberikan nama pada detik-detik setelah kelahirannya.
Saat asyik-asyiknya mencari dan ngomong sendiri kalau nama ini artinya ini dan nama itu artinya itu. Jadilah Nadia malah ikut nimbrung karena pingin tahu nama dia tuh artinya apa....kali dia mau meyakinkan kalau ibunya ini bener-bener ngasih nama yang bagus artinya.....:). Dan begitu tahu kalau arti salah satu namanya adalah Kesuksesan (sama dengan salah satu nama adiknya). jadilah dia tersenyum penuh kebahagian (mungkin dia merasa diperlakukan adil dalam doa ibunya)
Dan buat nginggat-nggingat supaya nggak lupa....kucantumkan di sini saja. Siapa tahu lain kali ada lagi yang menanyakan nama-nama ini :
artinya Teman Penghibur, Lemah Lembut, Pekerjaan Yang Sempurna, Gadis/Wanita
artinya Berkata-kata, Putri Bangsawan, Ungkapan
artinya Unik, Kesempurnaan dan Kebaikan
artinya suci, Pemberian Dari Tuhan, Baik Sekali
artinya Cahaya, Pelita, Lampu Minyak
artinya Awal, Harapan, Aktif dan Mudah Bergaul, Menebak Perasaan Orang Dengan Mudah, Praktis, Konservatif, Selalu Diberkati, Pengambil Keputusan, Berani, Keras Kepala, Seseorang Yang Menerima Panggilan Tuhan, Kebahagian, Kehormatan, Dibanggakan
artinya Kesuksesan
artinya Sehat, Rukun, Alamat Baik, Pemberian, Anugerah
Setyoartinya Kesetiaan
artinya Kemenangan, Kesuksesan
Semoga doa yang terucap dalam setiap penyebutan nama-nama penuh kebaikan ini dapat menjadikan kami sekeluarga menjadi manusia-manusia yang diharapkan dalam doa-doa tersebut. Amien.
Saturday, October 13, 2012
My Three Musketeers
“Ma….kepalaku kok pusing banget ya,” kalimat itu meluncur dari mulut
suamiku saat pulang kerja.“Astagfirullah…………kenapa pak,” tanyaku sedikit
galau tetapi berusaha belajar menahan diri untuk tidak bertanya yang
terlalu mendetil. Karena aku sendiri merasakan nggak enaknya ditanyain
gencar saat aku dalam kondisi menahan sakit. “Nggak tahu…………sejak tadi
sore di kantor sudah nyut-nyut”. Wah langsug periksa kepala dan
lehernya. Ehmmmmmmmmmmmm……hangat. “Ok…sudah ya pak….hari ini bapak
sudah nggak usah ribet menyelesaikan pekerjaan rumah yang terbengkalai
gara-gara aku KO,” tegasku. “Toh pekerjaan rumah emang nggak akan ada
selesainya. Entar sedikit demi sedikit aku akan bereskan. Saat fisikku
sudah mendukung” Lanjutku tanpa mau dibantah. “Lah tapi khan mama masih
lemes dan batuk gitu kok,” masku masih sedikit ngeyel. “Tenang aja
nantikan akan ada malaikat yang membantuku,” jawabku guyon menenangkan
dia
Akhirmya Mas mau juga menurut. Selepas mandi air hangat dan
sholat. Kami-pun harus meluncur mencari makan di pujasera karena hari
ini aku sama sekali tidak masak apa-apa. Dan mengharapkan mas yang lagi
sakit seperti itu untuk keluar sendiri mencari lauk tentu tidak
memungkinkan, sedangkan kalau aku sendiri yang keluar dalam keadaaan
masih lemas begini tentu bisa membahayakan bukan cuma diriku….bisa-bisa
aku meleng nabrak orang lain. Yah akhirnya berempat kami keluar, makan
di luar, beli obat dan pulang langsung pada bablas tidur karena nggak
usah ada episode beres-beres dapur lagi…..hehehe. Dan tengah malam
pertolongan Allah benar-benar datang, aku terbangun dengan tubuh yang
lebih segar dari hari-hari kemarin, walau batukku masih ngekek terdengar
nggak enak di kuping….hehehe. Energi-ku tiba-tiba muncul kembali
setelah satu setengah minggu lemes dempes seperti pejuang yang habis
kalah perang. Benar-benar tidak ada tenaga…..benar-benar hal yang tidak
pernah terjadi sebelumnya….walau aku sudah mengunakan cara mensuggesti
diri bahwa aku sehat dan aku harus sehat karena tugasku masih
banyak……Namun lemes dan batukku kelihatannya masih enggan meninggalkanku
(atau mungkin keyakinanku untuk sembuh kurang ya …….entahlah). Yang
jelas KO ini terlalu lama, dan bikin jengkel karena semua pekerjaan
rumah harus dilakukan dengan pelan-pelan untuk menyisakan energi dan
tugas-tugas lainnya-pun harus juga terkena imbasnya….ihik…ihik….ihik.
Tapi
sungguh dalam kesulitan begitu, alhamdulillah ada lahan bagi kami
berdua dan anak-anak untuk belajar menegaskan arti “BER-EMPATI”………….,
selama aku drop, my three musketeers benar-benar menjaga dan membantuku
dengan caranya sendiri-sendiri.

Mas
yang full semangat menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan rumah yang
biasanya menjadi hal yang biasanya kukerjakan. Berhubung aku tidak mampu
terlalu banyak beraktifitas fisik seperti masak, mencuci baju,
membersihkan rumah maka Mas dengan sigap akan mencarikan sarapan buat
kami setiap pagi, nanti siangnya mencarikan lauk lagi yang bisa masuk ke
tenggorokan dan perutku, dan malamnya sepulang kerja mencarikan lagi
lauk yang sejenis dengan tadi siang (berkuah dan lembut). Selepas itu
sepulang kerja Mas akan mulai sibuk membereskan rumah, dapur dan cucian
yang mulai menjulang. Dan setiap bunyi yang tak sengaja dia
hasilkan….benar-benar mengores ulu hatiku. Perasaan ini terasa
sedih…..duh kenapa badan ini begitu lemas bagi melayang….hingga suamiku
yang sudah lelah bekerja seharian masih harus menanggung beban pekerjaan
yang seharusnya bisa kulakukan. Kerjaku hanya bisa duduk dan sesekali
berdiri dengan lemas……….bahkan menerima beberapa tamupun kulakukan
dengan memaksakan diri. Dan kali ini suamiku benar-benar tegas tidak
memperbolehkan aku keluar rumah. Dimana sebelumnya nggak pernah hal
tersebut harus beliau lakukan. “Mama harus sehat dulu, kalau perlu nanti
aku yang mengerjakan PR-PR mama,” katanya tegas sambil mengoda-ku.
(maklum kadang masih coba memaksakan diri duduk di depan kompi-demi PR
yang serasa tak ada habis-habisnya…..hehehe). Duh…………kalau tidak
menginggat perjuangannya menjadi suster selama aku sakit, pingin rasanya
tubuh ini masih melompat ke sana-sini karena PR-ku masih
banyak……..ihik….ihik….ihik.
Nadia sulungku pun membantu dengan
menyelesaikan urusannya sendiri tanpa banyak bicara, dari menyetrika
baju-baju perginya, mengerjakan PR-PRnya tanpa mengangguku yang lagi KO,
memandikan adiknya setiap sore, mengajak adiknya bermain dan makan
bersamanya, nggak rewel sama sekali dengan menu makanan non minyak yang
lagi diterapkan, sebelum berangkat dan pulang sekolah bikinin mamanya
teh hangat krn kali dia miris mendengar batuk mamanya yang nggak
sembuh-sembuh….hehehe, siapin meja makan setiap kali kita akan
mengunakan. bahkan kalau diminta untuk membuat sesuatu ataupun melakukan
sesuatu dia jadi lebih sigap dari biasanya…..Thanks ya nduk.
Dan
Naila the second (hari ini tepat ulang tahunnya yang ke 3…subhanallah
sudah bertambah besar anakku), membantu mamanya dengan berusaha menjadi
anak yang baik banget (menurutku). Jadi Selama hanya kami berdua yang di
rumah dari jam 8 sampai jam 4, jadi sekitar 8 jam sehari, maka dia akan
beraktifitas di sekitar tempat tidurku. Dari bermain computer, nonton
VCD, membaca (read : membaca dengan bahasaya sendiri sambil
terkagum-kagum pada gambar-gambar di dalam bukunya), beraktivitas
sendiri dengan mainan-mainannya (bisa bayangkan khan betapa
berantakannya kamarku setiap hari). Dan yang pasti kalau biasanya aku
menemani dia bobok siang maka kali ini dia yang menemani tidur siangku
setiap habis minum obat….hehehe. Dan kalau sudah bosan biasanya dia akan
keluar kamar dan menyanyi-nyanyi sendiri dengan suara kencangnya itu.
Walau kadang berisik banget namun tingkahnya tetaplah menghiburku. Dan
yang bikin aku jadi tersedak terharu adalah saat-saat kalau mamanya
sudah mulai kering kerongkongannya dan minta Naila untuk ambilkan air
putih (karena di meja sudah habis), maka tubuhnya yang mungil akan
terseok-seok membawa botol air minum ke dekatku, lalu mengambilkan gelas
dari lemari dapur untukku. Dia juga jadi yang paling sering
menginggatkan aku untuk meminum obatku dengan membawakan kantong obatku
sambil bergumam “mama sakit……..mama sakit…………..minum obat…….minum obat.”
Dan diapun menyodorkan obat-obat itu padaku. Duh nduk makasih banget
ya. !!!
Terima Kasih tak terhingga buat My Three
Musketers.......karena kehendak Allah SWT, lalu doa dari
saudara-tetangga-teman-teman (makasih banget) dan semangat perjuangan
kalian-lah my three musketeers, mama bisa berangsur-angsur sembuh. Dan
yang pasti kalian membuat mama merasa dicintai, dirawat dan dijaga dalam
proses kesembuhan mama.
Dan kini salah satu musketeer-ku jatuh
sakit juga. Dan aku bisa bayangkan kelelahan karena pekerjaan yang dia
lakukan selama merawatku. Kini waktuku untuk merawat-nya. Dan entah
keajaiban apa yang terjadi, begitu salah satu prajuritku jatuh sakit kok
energiku menjadi berangsur-angsur kembali. Aku harus bangkit karena
siapa lagi yang harus merawat mereka. Apalagi yang sakit ini Sang
Jenderal – Sang Perwira Tinggi. Jadi ya Sang Perwira Menengah-pun harus
maju jadi actingnya……hehehe. Siap Komandan !!!
Saya jadi teringat
diskusi dengan salah satu teman yang pernah membahas mengenai ayat dalam
surat Asy-Syarh 94: 5-6 …... Dan dia memakai konsep “Gelas Setengah
Kosong Setengah Isi?” dalam memahami ayat tersebut.
Fa inna ma’al ‘usri yusron. Inna ma’al usri yusron
(Asy-Syarh 94 : 5-6)
Artinya : Maka sesungguhnya, setelah (beserta, dibalik) kesulitan itu, ada (setelah mempelajarinya) kemudahan.
Jika
kita berusaha bisa melihat kesulitan dan kegagalan sebagai alat untuk
mempelajari hal-hal yang menuntun kita memperoleh kemudahan ,
keberhasilan, dan kesuksesan. Itulah arti dibalik kesulitan ada
kemudahan
- wallahu a’lam bissawab -
Jadi kepikiran :
Bayangkan
berapa potensi yang bisa kumiliki untuk meraih kemudahan, seandainya
aku memiliki kesanggupan untuk belajar dari setiap kesulitan yang aku
alami.
Friday, July 20, 2012
Jelang Ramadhan....
Al Baqarah : 183
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa.
Rabu kemarin Kuliah pertama Institut Ibu Profesional setelah hampir satu bulan penuh para ibu berlibur bersama anak-anak yang lagi liburan sekolah. Bunda Septi sendiri juga baru saja kembali dari Iran setelah menghadiri konferensi wanita muslim sedunia di sana selama 8 hari. Dan sebagai oleh-oleh kami mendapatkan kisah dari negeri 1001 malam selama setengah dari jam materi belajar hari ini. Asyik sekali menimba ilmu dari pengalaman beliau menyelami kehidupan bangsa Iran....janjinya beliau akan menuliskan pengalaman di web ibuprofesional.com. Dan banyak hal yang bisa diambil hikmahnya dari kehidupan bangsa Iran. InsyaAllah pingin menjalankan hal-hal yang baik dari bangsa mereka.
Dan Jum'at ini sebuah "Agenda Ramadhan" dari Bunda Septi menjadi hadiah bagi kami untuk mempersiapkan Ramadhan kali ini agar menjadi Ramadhan yang lebih bermutu hasilnya daripada tahun-tahun sebelumnya. InsyaAllah...........Harapan-ku Ramadhan kali ini semoga benar-benar bisa menjadi kawah candradimuka kami sekeluarga sehingga mampu meningkatkan diri kami menjadi perempuan dan lelaki yang berkualitas tidak hanya secara lahir namun juga batin. Amien.
Setengah dari materi belajar Rabu kemarin adalah tentang "Agenda Persiapan Menjelang Ramadhan" yang sesungguhnya mempunyai proporsi lumayan penting agar kita bisa mengisi ramadhan semaksimal mungkin tidak hanya dengan menjalankan ibadah puasanya saja tetapi juga ibadah-ibadah lainnya dengan baik. Agenda Ramadhan dari Institut Ibu Profesional yang bisa di download di www.ibuprofesional.com pastilah akan mengisi hari-hari Ramadhan kami. Selain itu aku juga menyempatkan diri untuk mengecek buku Kegiatan Ramadhan Nadia dari sekolahnya. Jadi hari ini kita cepet-cepetan menandai check list semua materi ini bersama-sama.
Dan hasil check list kita jadi begini :
Untuk kegiatan "Ikut Kegiatan Kajian Jelang Ramadhan", kami berdua sudah pada ikut beberapa hari yang lalu. Salah satu fungsinya adalah untuk menginggatkan kembali akan makna dan hakekat dari Puasa Ramadhan yang akan kita lakukan. Nadia mendapatkan banyak masukan dari liqo-nya sedangkan emaknya mendapatkan banyak masukan dari Kuliah-Ramadhan di Institut Ibu Profesional rabu kemarin. Sehingga seakan-akan kita udah di charge lagi untuk berusaha semaksimal mungkin membuat rencana dan meng-ekskusi-nya nanti......
Untuk Kegiatan "Bersih Diri" wah pasti tidak mau ketinggalan. Nadia bahkan tanya :"ma, apa perlu rambutku dipotong juga?....". "Nggak harus kak, cukup dirapikan saja, khan rambut kakak tidak semrawut.....:). Yang penting potong kuku, trus setiap habis makan kita gosok gigi. Mandi nggak pernah lupa minimal 2 kali. Trus kalau bisa menjaga kondisi wudhu kita....InsyaAllah itu cukup.
Giliran niat mau ikut kerja bakti membersihkan Tempat Ibadah, ternyata para pemuda di kampung kami sudah melakukan bersih-bersih sejak kemarin. Emang sih masjid Al Fitroh di belakang rumah kami sudah tambah kinclong sekarang karena tidak cuma dibersihkan biasa tetapi juga di cat dengan warna hijau ngejreng cerah dan kombinasi cat putih untuk kusen-kusen pintu dan jendelanya.....Jadi tambah cantik dan siap menyambut jamaah sholat dan tadarusan.....
Untuk partisipasi dalam Tarhib Ramadhan, kemarin khan sudah gotong royong sama Nadia buat bikin poster-poster menyambut Ramadhan, untuk dibawa Nadia saat pawai. Trus Nadia juga ikut tampil dalam lomba menyambut ramadhan walaupun tidak berhasil memperoleh juara. Dan "Puitisasi Terjemahan Al Qur'an" 5 sekawan akhirnya ditampilkan kembali di acara menyambut ramadhan di sekolahnya Rabu kemarin. Alhamdulillah.
Jam 12 lebih setelah semua urusan lain selesai, mulai deh kerja bakti bersih-bersih rumah. Dimulai dari teras yang se-uprit dan jalanan depan teras. Maklum khan ngontrak rumahnya di kampung yang nggak memungkinkan ada halaman luas. Tapi begitu-pun aku masih membutuhkan setengah jam untuk membersihkan gulma yang pada mencuat dari sela-sela trotoar di depan rumahku. Nah sekarang lumayan rapi.....
Bersihin plafon rumah yang sudah mulai digelantungi sarang laba-laba. Menata ulang ruang-ruang biar kelihatan lega. Dan sampai pukul 3. Ternyata baru 1/3 ruangan rumah yang bisa teratasi...........lanjut setelah sholat Ashar ya. Dan jam 5, ternyata masih 2/3 rumah yang selesai dibersihkan.....Jadi mikir rumah ini kebesaran atau tumpukan clutternya yang terlalu banyak? Yah ndak papa wis....nanti selepas tadarusan aku bisa lanjutkan bagian yang 1/3 lagi. Tinggal ruang dapur, ruang makan dan ruang pakaian. Emang cuma 3 ruangan tapi tumpukan kerdus persiapan pindahan mulai menjulang....hehehe.
Session terakhir adalah session saling meminta maaf. Jadi session terakhir karena nunggu ayah yang pulangnya emang selepas jam 6. Dan acara saling meminta maaf-pun diselingi dengan tangisan naila.....bukan karena terharu tetapi karena keinginannya mau nonton vcd anak-anak kita tolak. Lah soalnya begitu dia lihat filmnya jadi nggak konsen sama emak-bapaknya yang sudah siap-siap dimintain maaf dan meminta maaf pada anak-anaknya. Kemudia selepas taraweh kita langsung menelpon para orang tua di Wonogiri dan Surabaya.....Nah sesion ini jelas membengkakkan tagihan pulsa kami karena ternyata bapak Surabaya dan Ibu Wonogiri pingin bercerita banyak begitu kami sudah meminta maaf dan minta "pangestu".....hehehe...dan maklum sebagai anak di parantauan kami-pun merasakan hal yang sama, jadi kerasa banget rindu nya kami bisa ngobrol bersama beliau-beliau. Apalagi bapakku adalah best friend bagiku dan hampir tidak ada rahasia diantara kita....hehehe.
Selepas telepon-telepon-an dengan ortu...kita berdua (mas dan aku) malah terlibat diskusi yang panjang.........sampai tak terasa sudah jam 11 lebih.....wah langsung ditutup dulu deh aktifitasnya karena jam 2 nanti aku sudah harus mulai hidup lagi untuk menyiapkan sahur pertama kami................Bismillah.
Jam 12 lebih setelah semua urusan lain selesai, mulai deh kerja bakti bersih-bersih rumah. Dimulai dari teras yang se-uprit dan jalanan depan teras. Maklum khan ngontrak rumahnya di kampung yang nggak memungkinkan ada halaman luas. Tapi begitu-pun aku masih membutuhkan setengah jam untuk membersihkan gulma yang pada mencuat dari sela-sela trotoar di depan rumahku. Nah sekarang lumayan rapi.....
Bersihin plafon rumah yang sudah mulai digelantungi sarang laba-laba. Menata ulang ruang-ruang biar kelihatan lega. Dan sampai pukul 3. Ternyata baru 1/3 ruangan rumah yang bisa teratasi...........lanjut setelah sholat Ashar ya. Dan jam 5, ternyata masih 2/3 rumah yang selesai dibersihkan.....Jadi mikir rumah ini kebesaran atau tumpukan clutternya yang terlalu banyak? Yah ndak papa wis....nanti selepas tadarusan aku bisa lanjutkan bagian yang 1/3 lagi. Tinggal ruang dapur, ruang makan dan ruang pakaian. Emang cuma 3 ruangan tapi tumpukan kerdus persiapan pindahan mulai menjulang....hehehe.
Session terakhir adalah session saling meminta maaf. Jadi session terakhir karena nunggu ayah yang pulangnya emang selepas jam 6. Dan acara saling meminta maaf-pun diselingi dengan tangisan naila.....bukan karena terharu tetapi karena keinginannya mau nonton vcd anak-anak kita tolak. Lah soalnya begitu dia lihat filmnya jadi nggak konsen sama emak-bapaknya yang sudah siap-siap dimintain maaf dan meminta maaf pada anak-anaknya. Kemudia selepas taraweh kita langsung menelpon para orang tua di Wonogiri dan Surabaya.....Nah sesion ini jelas membengkakkan tagihan pulsa kami karena ternyata bapak Surabaya dan Ibu Wonogiri pingin bercerita banyak begitu kami sudah meminta maaf dan minta "pangestu".....hehehe...dan maklum sebagai anak di parantauan kami-pun merasakan hal yang sama, jadi kerasa banget rindu nya kami bisa ngobrol bersama beliau-beliau. Apalagi bapakku adalah best friend bagiku dan hampir tidak ada rahasia diantara kita....hehehe.
Selepas telepon-telepon-an dengan ortu...kita berdua (mas dan aku) malah terlibat diskusi yang panjang.........sampai tak terasa sudah jam 11 lebih.....wah langsung ditutup dulu deh aktifitasnya karena jam 2 nanti aku sudah harus mulai hidup lagi untuk menyiapkan sahur pertama kami................Bismillah.
Saturday, June 2, 2012
Keutamaan Menunggu Waktu Sholat
Aku kaget mendengar suara keras yang keluar dari hp seorang gadis yang duduk di sebelahku, sama-sama mengantri untuk bisa bertemu para teller bank yang cantik....hehehe. Gadis berkerudung putih itu segera mematikan hp-nya dan bergerak berjalan ke arah lorong yang kutahu adalah lorong menuju ke toilet atau ke ruang urusan perkreditan di bank itu. Hemmm....jadi iseng menebak-nebak kemana si gadis itu pergi. Kalau ke ruang administrasi ngapain dia dari tadi nunggu di sini dan nggak nggak langsung masuk saja. Ah mungkin dia ke toilet.....kok ya pas dengan bunyi alarm di hp-nya. Jangan-jangan dia punya penyakit yang mengharuskan dia untuk masuk toilet berapa jam sekali.....walah imajinasiku kok melalang buana.
Tak lama kemudian, gadis itu-pun kembali dari lorong itu dan duduk lagi di sebelahku. Wajahnya tambah segar mungkin karena habis dibasuh. Wah nih gadis mungkin malah wudhu tadinya. Kutengok jam di hp-ku....lah belum masuk waktu dzuhur kok masih sekitar 15 menitan lagi. Mungkin gadis ini mirip dengan salah satu temanku yang selalu berusaha untuk tidak batal wudhunya seharian. Seandainya aku bisa menirunya.......Iseng masih kuikuti gerakan gadis itu. Dia lalu mengambil sebuah buku yang kulihat seperti Al Qur'an kecil lalu mulailah dia membuka Al Qur'annya dan seperti asyik membacanya dengan suara yang tak terdengar. Wah aku jadi malu sendiri. Bukankah memang lebih baik ya daripada bengong atau ngedumel menunggu antrian seperti ini, mending kita membaca buku atau Al-Qur'an. Jadi bisa nambah ilmu plus mendekatkan diri ke yg diatas (berharap bonus pahala dari-Nya sekalian).
Setelah analisa isengku tadi, Aku jadi mengambil kesimpulan yang berkaitan dengan aktifitas si gadis tadi. Dah langsung teringat sebuah hadits tentang . sebenarnya sih cuma garis besarnya yang teringat dan malah siapa perawinya aku nggak hafal. Dan pulang dari sana langsung buka-buka internet untuk mencarinya. Ini dia haditsnya :
Diriwayatkan dari Anas r.a : Rasulullah bersabda, "Orang-orang dianggap sedang mengerjakan shalat sepanjang mereka menunggu (untuk mengerjakan shalat)"
Semoga ini bisa jadi materi pembiasaan yang baik buat kami sekeluarga dan bisa disharing dalam kuliah menjelang subuh kami.
Thursday, May 26, 2011
Satu Impian..........."Penghafal-Penghafal Al Qur'an"
Setiap selesai sholat maghrib biasanya Nadia akan meminta kami
menyimak hafalan surat Al-Qur'annya. Alhamdulillah semua itu dia lakukan
atas permintaannya sendiri. Keputusan kami untuk menyekolahkan dia ke
sekolah Islam sekembalinya kami dari Australia mampu sedikit demi
sedikit mengembalikan dia ke habitat yang kami inginkan yaitu
mendekatkan diri kepada ajaran-ajaran Islam. Salah satunya dengan mulai
mengenal Al Qur'an.
Mungkin banyak yang akan berkata cukup
terlambat di usianyanya yang ke 8 tahun [saat kami kembali] untuk
memulai lagi. Dan aku menyadari itu sebagai kesalahan
terbesar-ku....karena saat kami masih di OZ aku tidak serius mengarap
ladang amal ini. Aku hanya sedikit mengajari dia tentang qiroaty dan
juga tidak terlalu sering mengunjungi TPA di sana [TPA Kampung
Melayu-Tonsley dan TPA Payneham] hanya karena alasan lokasi yang cukup
jauh dari tempat tinggal kami waktu itu.
Tapi tekad kuat
dan ditunjang dengan kecerdasan lingusitik dan dukungan dari para
ustadzah-nya. Alhamdulillah kemampuan menghafal Al Qur'annya sudah mulai
muncul kuncupnya. InsyaAllah akan kita semai sama-sama nak karena
hafalan ibumu-pun masih jauh dari kata cukup......:(.
Tak
ingin menjadi "keledai" yang melakukan kesalahan untuk kedua kalinya.
Aku ingin melakukan sesuatu yang berbeda untuk Naila the second yang
baru berusia 19 bulan. Akankah impianku menjadi
nyata......InsyaAllah.....
"Tidak Ada Yang Tidak mungkin.......Nikmati
proses pencarianmu dan serahkanlah Hasil-nya hanya pada Kebesaran
Allah"..... Bismillah !!!
Hari ini sebuah artikel menambah semangatku untuk mencari jawaban dari pencarianku : "Mengajarkan Al Qur'an pada balita"
Resource : http://learningathome.wordpress.com/2007/01/26/cerita-dari-sekolah-penghafal-quran-balita/
Cerita dari Sekolah Penghafal Qur’an Balita
Saya
tinggal di Iran dan punya anak usia empat tahun. Sejak tiga bulan lalu,
saya masukkan dia ke sekolah hafiz Quran untuk anak2. Setelah masuk,
wah ternyata unik banget metodenya. (Siapa tau bisa dijadikan masukan
buat akhwat2 yg berkecimpung di bidang ini.)
Anak-anak
balita yang masuk ke sekolah ini (namanya Jamiatul Quran), tidak disuruh
langsung ngapalin juz’amma, melainkan setiap kali datang, diperlihatkan
gambar misalnya, gambar anak lagi cium tangan ibunya, (di rumah, anak
disuruh mewarnai gambar itu), lalu guru cerita ttg gambar itu (jadi anak
harus baik.dll).
Kemudian, si guru ngajarin ayat
“wabil waalidaini ihsaana/Al Isra:23″ dengan menggunakan isyarat (kayak
isyarat tuna rungu), misalnya, “walidaini”, isyaratnya bikin kumis dan
bikin kerudung di wajah (menggambarkan ibu dan ayah). Jadi, anak2
mengucapkan ayat itu sambil memperagakan makna ayat tersebut. Begitu
seterusnya (satu pertemuan hanya satu atau dua ayat yg diajarkan). Hal
ini dilakukan selama 4 sampai 5 bulan. Setelah itu, mereka belajar
membaca, dan baru kemudian mulai menghapal juz ‘amma.
Suasana
kelas juga semarak banget. Sejak anak masuk ke ruang kelas, sampai
pulang, para guru mengobral pujian-pujian (sayang, cantik, manis,
pintar.dll) dan pelukan atau ciuman. Tiap hari (sekolah ini hanya 3 kali
seminggu) selalu ada saja hadiah yang dibagikan untuk anak-anak, mulai
dari gambar tempel, pensil warna, mobil2an, dll.
Habis
baca doa, anak-anak diajak senam, baru mulai menghapal ayat. Itupun,
sebelumnya guru mengajak ngobrol dan anak2 saling berebut memberikan
pendapatnya. (Sayang anak saya krn masalah bahasa, cenderung diam, tapi
dia menikmati kelasnya). Setelah berhasil menghapal satu ayat, anak-anak
diajak melakukan berbagai permainan. Oya, para ibu juga duduk di kelas,
bareng2 anak2nya. Kelas itu durasinya 90 menit .
Hasilnya?
Wah, bagus banget! Ketika melihat saya membuka keran air terlalu
besar, anak saya akan nyeletuk, “Mama, itu israf (mubazir)!” (Soalnya,
gurunya menerangkan makna surat Al A’raf :31 “kuluu washrabuu
walaatushrifuu/ makanlah dan minumlah, dan jangan israf/berlebih2an) .
Waktu
dia lihat TV ada polisi ngejar2 penjahat, dia nyeletuk “Innal hasanaat
tushrifna sayyiaat/ Sesungguhnya kebaikan akan mengalahkan kejahatan”
(Hud:114).
Teman saya mengeluh (dengan nada bangga) bahwa
tiap kali dia ngobrol dgn temannya ttg orang lain, anaknya akan nyeletuk
“Mama, ghibah ya?” (soalnya, dia sudah belajar ayat “laa yaghtab
ba’dhukum ba’dhaa”/Mujadalah: 12).
Anak saya (dan anak2
lain, sesuai penuturan ibu2 mereka), ketika sendirian, suka sekali
mengulang2 ayat2 itu tanpa perlu disuruh. Ayat2 itu seolah-olah menjadi
bagian dari diri mereka.
Mereka sama sekali tidak disuruh
pakai kerudung. Tapi, setelah diajarkan ayat ttg jilbab (An-Nur:31)! ,
mereka langsung minta sama ibunya untuk dipakaikan jilbab. Anak saya,
ketika ingkar janji (misalnya, janji nggak main lama2, trus
ternyata mainnya lama), saya ingatkan ayat “lima taquuluu maa laa
taf’alun” (As-Shaf:2). dia langsung bilang “Nanti nggak gitu lagi Ma.!”
Akibatnya, jika saya mengatakan sesuatu dan tidak saya tepati, ayat itu
pula yang keluar dari mulutnya!
Setelah tanya2 ke
pihak sekolah, baru saya tahu bahwa metode seperti ini, tujuannya adalah
untuk menimbulkan kecintaan anak2 kepada Al Quran. Anak2 balita itu di
masa depan akan mempunyai kenangan indah ttg Al Quran. Saya pikir2 benar
juga. Saya ingat, dulu waktu kecil pergi ke TPA (Taman Pendidkan Al
Quran) di Indonesia, rasanya maless.. banget (Kalo nggak dipaksa ortu,
nggak jalan deh). Bagi saya, TPA identik dengan beban berat, PR yaang
banyak, hapalan bejibun, guru galak, dsb. Pernah saya dengar, di sekolah
Kristen anak2 diberi hadiah dan dikatakan kepada mereka bahwa itu dari
Yesus. Nah, kenapa kita kaum muslim yang meyakini bahwa agama kitalah
yang paling benar, tidak meniru cara ini agar anak2 merasa cinta kepada
Allah dan Quran? Bagaimanapun, dunia anak2 adalah dunia materi. Mereka
baru bisa menyerap hal2 yang nyata, seperti hadiah (dan belum paham,
pahala itu apa). Para orangtua teman sekelas anak saya juga pada cerita
bahwa anak2nya malah nangis kalau nggak diajak ke sekolah. Malah, buat
anak saya, ancaman tidak diantar ke sekolah adalah ancaman paling ampuh,
kalau dia nakal (dia akan langsung nangis, hehehe…mamanya nakal ya?).
Metode
pengajaran ayat Quran dengan menggunakan isyarat ini diciptakan oleh
seorang ulama bernama Sayyid Thabathabai. Anak beliau yang pertama pada
usia 5 tahun di bawah bimbingan beliau sendiri, sudah hapal seluruh juz
Al Quran, berikut maknanya, hapal topik2nya (misalnya, ditanyakan, coba
sebutkan ayat2 mana saja yg berbicara ttg akhlak kepada orangtua, dia
akan menyebut, ayat ini..ini..ini. .), dan mampu bercakap-cakap dengan
bahasa Al Quran (misalnya ditanya; makanan favoritmu apa, dia akan
menjawab “Kuluu mimma fil ardhi halaalan thayyibaa” (Al Baqarah:168) .
Anak kedua juga memiliki kemampuan sama, tapi sedikit lebih lambat,
mungkin usia 6 atau 7 tahun.
Keberhasilan anak2
Sayyid Thabathabai itu benar-benar fenomenal ( bahkan anak pertamanya
diberi gelar Doktor Honoris Causa di bidang Ulumul Quran oleh sebuah
universitas di Inggris ), sehingga sejak itu, gerakan menghapal Quran
untuk anak-anak kecil benar2 digalakkan di Iran. Setiap anak penghapal
Quran dihadiahi pergi haji bersama orang tuanya oleh negara dan setiap
tahunnya ratusan anak kecil di bawah usia 10 tahun berhasil menghapal Al
Quran ( jumlah ini lebih banyak kalau dihitung juga dengan anak lulusan
dari sekolah2 lain ). Salah satu tujuan Iran dalam hal ini ( kata salah
seorang guru ) adalah untuk menepis isu-isu dari musuh-musuh Islam yang
ingin memecah-belah umat muslim, yang menyatakan bahwa Quran-nya orang
Iran itu beda / lain daripada yg lain.
Saya pernah
diskusi dgn teman saya dosen ITB, dia mengatakan bahwa metode seperti
itu merangsang kecerdasan anak karena secara bersamaan anak akan melihat
gambar, mendengar suara, melakukan gerakan-gerakan yang selaras dengan
ucapan verbal, dll. Sebaliknya, menghapal secara membabi-buta, malah
akan membuntukan otak anak. Selain itu, menurut guru di Jamiatul Quran
ini, pengalaman menunjukkan bahwa anak-anak yang menghapal Quran dengan
melalui proses isyarat ini (jadi mulai sejak balita sudah masuk ke
sekolah itu) lebih berhasil dibandingkan anak-anak yang masuk ke sana
ketika usia SD. Selain itu, menghapal Al Quran lengkap dengan pemahaman
atas artinya jauh lebih bagus dan awet (nggak cepat lupa) bila
dibandingkan dengan hapal cangkem (mulut).
Wassalam. Semoga Bermanfa’at.
Penuturan
Dina Sulaeman di Kafemuslimah. Bisa dilihat juga di
http://bundakirana.multiply.com/journal?&=&page_start=100 atau
bisa dihubungi di bundakirana@yahoo.com
————————–
Nah, orang
tua mana yang tidak kepingin? Merupakan kebahagian terbesar dan tidak
terkira jika punya anak-anak penghapal Qur’an. Terlepas dari penemu
metode ini yang terkenal sebagai seorang ulama mazhab Syi’ah, saya
tertarik utamanya dengan metode pengajarannya. Kita bisa mencoba kepada
anak dengan menggunakan tafsir yang yang menjadi pegangan kita. Mungkin
memang harus bongkar pasang metode sampai menemukan metode yang sesuai
dengan cara anak belajar.
Bagaimanapun, cerita ini sungguh menggugah kesadaran saya. Bahwa kita bisa mengajarkan Al Qur’an dengan lebih berkesan.
UPDATE —————
Ternyata
metode JQ ini sudah ada yang menerapkan yaitu di Rumah Qurani di
Bandung. Penjelasan mengenai metodenya (walaupun belum lengkap) bisa
dilihat di Rumah Pohon. Ada contoh video pengajaran kitab satu dari
Kirana anaknya Mbak Dina yang cerita di atas, bisa didownload. Ada pula
contoh komik dari ayat-ayat yang diajarkan versi Rumah Qurani (RQ), ada
contoh lagu, dan ada contoh VCD-nya. Sayang belum dijual bebas, kita
harus pesan ke RQ dan yang tertarik bisa tanya-tanya soal pelatihan
metode ini.
Monday, March 28, 2011
Butir-Butir Hikmah Buya Hamka
Semalam badanku letih namun mata ini tidak mau juga dipejamkan. Entah
kegelisahan apalagi yang masih mengayuti pikiranku. Akhirnya tumpukan
kardus-kardus yang berisi buku dan kertas-kertas file menjadi sasaran
kegiatan. Setumpuk kertas dalam map oranye itu menarik perhatianku dan
ternyata isinya adalah sekumpulan file2 e-mail yang dulu sengaja
kusimpan agar dapat kubaca dan kubaca lagi. Kumpulan tulisan pembangkit
semangat jika hati mulai down lagi.
Form : Fauzi Ade
Sent : Wednesday, October 13, 1999
To : ****(KPC)
Subject : Butir-Butir Hikmah Buya Hamka
"Di dalam menempuh jalan hidup janganlah mencoba menjarak dari Tuhan sebab kendali yang sebenarnya terpegang di tanganNya.
Betapapun kita memegang kemudi bahtera menuju pelabuhan yang dicita-cita, namun yang menentukan arah angin ialah Dia.
Sebelum sampai ketempat perhentian, janganlah lekas puas dan gembira jika nasib selamat, tetapi bersyukurlah !!!
Dan
jika angin ribut mengguncangkang bahtera sehingga seakan-akan tiang
akan patah, janganlah berguncang jiwamu sebab sesudah angin ribut itu
alam akan terang kembali, sebab itu hendaklah sabar.
Imbangan pelajaran hidup adalah antara SYUKUR dan SABAR.
Perhitungan laba dan rugi bukanlah di tengah pelayaran, tetapi di tempat perhentian terekhir."
(HAMKA)
Tanpa
sadar setitik air mata menetes.......Astagfirullah ampuni dosaku ya
Allah. Ampuni dosaku karena mungkin aku terlalu sombong untuk
mendekatkan jarakku pada-Mu ya ROBB Sang PENGUASA. Ampuni aku karena
mungkin aku belum mampu BERSYUKUR dan BERSABAR dalam menjalani
kehidupanku. Mungkin mudah untuk TERUCAP di bibirku namun belum mewujud
dalam GERAK LAKU AKTIVITAS-ku. Iyyakana'nudu wa Iyyakasta'in [Hanya
kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon
pertolongan]....Aku mohon pertolong-Mu ya Allah yang Maha Pengasih dan
Penyayang.....Gerakkanlah jiwaku dan bukalah mata hatiku untuk selalu
SYUKUR dan SABAR dalam arti yang sebenar-benarnya.
Salatiga, Senin 28 Maret 2011
Tuesday, June 8, 2010
Doa Sholat Dhuha
Allohumma innadh dhuha'a dhuhaa'uka, wal bahaa'a bahaa'uka, wal jamaala jamaaluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudhrota qudhrotuka, wal ismata ismatuka.
Allohumma in kaana rizqii fii samaa'i fa'anzilhu, wa in kaana fil ardhi fa akhrijhu, wa in kaana mu'syiron fa yassirhu, wa in kaana harooman fathohirhu, wa in kaana ba'iidan fa qorrib'hu.
Bi haqqi dhuhaa'ika, wa bahaa'ikaa, wa jamaalika, wa quwwatika, wa qudhrotika
Aatini maa'ataiyta 'ibaadakash shoolihin.
Ya Allah, bahwasanya waktu dhuha itu adalah waktu dhuha-Mu, dan keagungan itu adalah keagungan-Mu, dan keindahan itu adalah keindahan-Mu, dan kekuatan itu adalah kekuatan-Mu, dan kekuasaan itu adalah kekuasaan-Mu, dan perlindungan itu adalah perlindungan-Mu.
Ya Allah, jika rizkiku masih di atas langit, maka turunkanlah. Jika masih di dalam bumi, maka keluarkanlah Jika masih sukar, maka mudahkanlah. Jika (ternyata) haram, maka sucikanlah. Jika masih jauh, maka dekatkanlah.
Berkat waktu dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan, dan kekuasaan-Mu.
Limpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hambaMu yang sholeh.
Allohumma in kaana rizqii fii samaa'i fa'anzilhu, wa in kaana fil ardhi fa akhrijhu, wa in kaana mu'syiron fa yassirhu, wa in kaana harooman fathohirhu, wa in kaana ba'iidan fa qorrib'hu.
Bi haqqi dhuhaa'ika, wa bahaa'ikaa, wa jamaalika, wa quwwatika, wa qudhrotika
Aatini maa'ataiyta 'ibaadakash shoolihin.
Artinya :
Ya Allah, bahwasanya waktu dhuha itu adalah waktu dhuha-Mu, dan keagungan itu adalah keagungan-Mu, dan keindahan itu adalah keindahan-Mu, dan kekuatan itu adalah kekuatan-Mu, dan kekuasaan itu adalah kekuasaan-Mu, dan perlindungan itu adalah perlindungan-Mu.
Ya Allah, jika rizkiku masih di atas langit, maka turunkanlah. Jika masih di dalam bumi, maka keluarkanlah Jika masih sukar, maka mudahkanlah. Jika (ternyata) haram, maka sucikanlah. Jika masih jauh, maka dekatkanlah.
Berkat waktu dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan, dan kekuasaan-Mu.
Limpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hambaMu yang sholeh.
Thursday, May 20, 2010
Rasa Syukur
Benarkah rasa syukur lebih mudah terlontar dalam bentuk ucapan daripada termanifestasi dalam bentuk sikap dan perbuatan?
Sayang-nya diri ini ternyata masih sering termasuk dalam daftar manusia yang masih menganggap sebuah kelaziman untuk menggangap kesulitan dan kesedihan sebagai sesuatu hal yang negatif dan meresponnya dengan segala keluh kesah, depresi dan keputusaan. Jadi malu sendiri.........malu.....malu.
Dan yang lebih mengherankan lagi jika Allah memberi kebahagian dan kemudahan maka masih sering kurasakan seakan-akan aku memang berhak mendapatkannya karena usaha kebaikan yang telah kulakukan.....waoh PD habis. Dan jarang terlintas bahwa kemudahan dan kebahagian itupun, juga merupakan bagian dari training untuk menuju keempurnaan sebagai manusia.
Padahal jelas-jelas Allah SWT sudah mengajarkan kepada kita bagaimana harusnya kita menyikapi apapun yang menimpa diri kita dengan sikap meneguhkan keyakinan bahwa Allah SWT lah yang paling tahu apa yang terbaik bagi hambanya.
Sayang-nya diri ini ternyata masih sering termasuk dalam daftar manusia yang masih menganggap sebuah kelaziman untuk menggangap kesulitan dan kesedihan sebagai sesuatu hal yang negatif dan meresponnya dengan segala keluh kesah, depresi dan keputusaan. Jadi malu sendiri.........malu.....malu.
Dan yang lebih mengherankan lagi jika Allah memberi kebahagian dan kemudahan maka masih sering kurasakan seakan-akan aku memang berhak mendapatkannya karena usaha kebaikan yang telah kulakukan.....waoh PD habis. Dan jarang terlintas bahwa kemudahan dan kebahagian itupun, juga merupakan bagian dari training untuk menuju keempurnaan sebagai manusia.
Padahal jelas-jelas Allah SWT sudah mengajarkan kepada kita bagaimana harusnya kita menyikapi apapun yang menimpa diri kita dengan sikap meneguhkan keyakinan bahwa Allah SWT lah yang paling tahu apa yang terbaik bagi hambanya.
"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu. Dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui."
[Q.S Al Baqarah 2 : 216].
[Q.S Al Baqarah 2 : 216].
Saturday, August 22, 2009
Puasa Hari Pertama
Puasa hari pertama sekembali kami di tanah air adalah hari ini. Kemarin malam kami sudah melaksanakan shalat tarawih di Masjid. Nadia tampak bersemangat sekali untuk mengikuti shalat tersebut dan sama sekali nggak terpengaruh oleh 4 anak-anak besar di depannya yang sepertinya memutuskan hanya mengikuti shalat tarawih 2 rakaat awal saja. Alhamdulillah hatinya masih teguh hari ini.
Pulang terawih kami masih sempatkan diri untuk mampir warung makan buat beli Cap-Cai dan Nasi Goreng buat makan malam dan persiapan sahur nanti.
Pulang terawih kami masih sempatkan diri untuk mampir warung makan buat beli Cap-Cai dan Nasi Goreng buat makan malam dan persiapan sahur nanti.
Thursday, June 4, 2009
Mencoba Memaknai Bekerja adalah Ibadah
Aku merenung sesaat mencoba mengevalusai makna hidup bagiku sampai saat ini. Dan aku tiba-tiba teringat salah satu artikel yang membuat kesan di hatiku. Kucari-cari di file yang masih tersimpan. Alhamdulillah ternyata masih ada.....dan aku ingin mempostingkan artikel ini sebagai penginggat dan penambah motivasi-ku dalam mencari keridoan-MuMencari Tuhan Di Penggorengan Pisang Raja
by Cahyo Pramono (Pengamat & Praktisi Manajemen)
Sore hari terasa lezat jika disisipi beberapa potong pisang goreng dan teh manis hangat. Setelah lelah berdiri beberapa jam menyampaikan materi pelatihan, laju mobil saya bergerak ke warung gorengan yang tidak jauh dari komplek perhotelan mentereng di negeri ini. Kaca mata bisnis saya selalu saja senang memperhatikan geliat orang-orang yang berani menolong diri sendiri dan keluarganya melalui usaha halal dalam bentuk apa pun.
Melihat warung ini, saya mencoba mengkalkulasikan kira-kira berapa besar nilai bisnisnya. Bagaimana pengelolaannya, bagaimana pemasarannya, teknik jual si pelayan dan berbagai hal-hal teoritis lainnya. Seorang paruh baya menyodorkan sepiring pisang goreng ke hadapan saya sambil tersenyum ramah dan berbasa-basi mempersilakan mencicipinya sekaligus menanyakan minuman apa yang saya minati. Pemilik wajah yang begitu teduh dan damai itu bernama Sudiro yang akhirnya saya tahu bahwa panggilan akrabnya Wak Diro. Menikmati pisang goreng terasa lebih hangat dengan obrolan ringan bersama Wak Diro.
Dalam guyonan yang mengalir saya tahu ternyata Wak Diro adalah perantau asal Kudus yang sudah 16 tahun menjual gorengan pisang. Dalam satu hari dia bisa menghabiskan satu tandan besar dan hasil penjualannya bisa menyekolahkan keempat anaknya hingga menjadi sarjana. Wak Diro rupanya jebolan fakultas teknik universitas negeri tertua di Yogyakarta, walau ia hanya bisa sampai semester lima.
Kenapa tidak bisnis yang lain Wak? Atau menjadi Pegawai Negeri? Tanya saya menyelidik. Belum sempat menjawab pertanyaan saya, ia menganggukkan badan tanda permisi kepada saya karena datang satu mobil Kijang Inova baru yang mendekat. Ternyata mobil itu dikemudikan oleh istrinya yang mengantarkan sesuatu. Fikiran saya berputar tak tentu. Tanpa sadar saya sedang menakar kantong orang tua ini. "Seorang penjual pisang goreng mampu menguliahkan keempat anaknya hingga sarjana dan kini di depan mata saya, si isteri datang dengan mobil baru yang tidak murah harganya".
Sekali lagi saya jarah lagi semua sudut warung kecil itu. Penataan dagangan lumayan menarik, tetapi tidak istimewa. Kualitas produknya berupa gorengan juga terasa sama seperti pisang goreng di tempat lain. Atmosfir warung juga sama seperti warung-warung lain, walau yang ini terlihat lebih bersih dan terjaga. Sarana promosi sangat sederhana, hanya tulisan Pisang Goreng Panas yang ditulis tangan dengan kuas biasa. Daftar harga tercetak di selembar kertas terlaminasi yang ditempel di dinding sebelah kiri. Ada dua orang pegawai yang membantu menggoreng, membuat minuman dan melayani pelanggan sekaligus. Tetapi jumlah pembelinya silih berganti, tidak sederas air pancuran, tetapi datang satu-satu seperti tiada henti. Tak lama kemudian istri Wak Diro pergi. Kata Wak Diro, isterinya harus mengantar beberapa kertas tisu ke lima cabangnya yang lain. Dan informasi itu membuat saya memilih untuk bertahan lebih lama demi mengetahui apa rahasia sukses bisnis ini.
Setelah melewati beberapa basa-basi, lalu ia bertanya kepada saya: "Mas, sampean apa percaya sama Gusti Allah?". Sebuah pertanyaan yang sulit untuk dijawab, karena saya tidak bisa memperkirakan kemana arah pemikirannya. Lalu tanpa menunggu jawaban saya, Wak Diro menjelaskan dalam delapan tahun terakhir dia tidak lagi mencari uang semata, tapi mencari Tuhan. "Uang bagi saya hanyalah sekadar bonus atas pencarian dan pengabdian saya ke Gusti Allah." Seperti pengakuan kebanyakan manusia, dia meyakini hanya Tuhan yang sanggup mengarahkan dirinya kepada kondisi apa pun. "Mas, saya bukan jualan pisang goreng lho," aku Wak Diro, "Saya ini sedang membantu orang-orang agar bisa beribadah dengan baik".
Wow.. fikir saya, apakah penjual pisang goreng ini masih waras? "Saya ini senang membantu banyak orang dengan mengganjal perutnya agar ibadah shalat Ashar dan Maghribnya berjalan dengan baik, karena jam makan malam biasanya setelah Isya," terang Wak Diro. Saya mulai memahami apa maksud kalimat Wak Diro sebelumnya. "Uang bagi saya, hanyalah sekadar bonus atas pencarian dan pengabdian saya ke Gusti Allah". Kini saya faham, mengapa dia begitu ramah menyambut tamu-tamunya, kualitas gorengan tetap terjaga baik ukuran maupun takarannya dan ruangan kedai ini tetap terjaga kebersihannya. Jelas bukan karena sekadar mencari uang, tetapi Wak Diro sedang beribadah. Mencari keridhaan Tuhan. Seperti dijanjikan Allah ketika kita bersyukur, maka nikmat itu terus bertambah dan mengalir lancar.
Saya benar-benar terbayang betapa saya dan banyak sahabat saya yang kerja mati-matian siang-malam hanya sekadar mencari uang. Bayangan itu begitu asam terasa setelah mendengar pengakuan Wak Diro itu. Betapa Wak Diro sudah menemukan kunci dasar sukses bisnis. Dia tidak sekadar menjual jajanan, dia muncul dengan alasan yang lebih mulia. Pisang goreng hanya media mendapatkan ridha Sang Khalik. Semua bentuk kerja dan bisnis dikerjakannya dengan menghadirkan batin, tulus dan ikhlas.
"Bagian saya adalah mempermudah ibadah orang lain, bagian Gusti Allah menjaga saya mas, saya hanya pasrah dan memohon agar selalu dituntun Gusti Allah," aku Wak Diro.
"Apa pun langkah saya, saya percaya Gusti Allah akan menyelamatkan saya. Jika saya dibawa ke kubangan kebo sekali pun, saya tetap percaya kalau itu adalah kehendak Gusti Allah dengan maksud tertentu agar saya mendapatkan hikmah atas perjalanan itu".
Menyelesaikan pisang terakhir, saya bertanya, "Wak, apakah sampean tidak khawatir dengan kenaikan BBM?"
Dengan ringan Wak Diro menjawab, "Lha wong, saya sudah serahkan hidup saya ke Gusti Allah, kok mesti khawatir?"
Sambil mengulurkan uang kembalian ke saya, dia berujar: "Saya kan cuma kawulo, apakah pantes kalau saya ikut campur tangan ngatur kerjaan Kanjeng Gusti?"
Catatan Kaki :
Membaca artikel ini dengan bait-bait kalimat yang menusuk ulu hatiku.
"Uang bagi saya hanyalah sekadar bonus atas pencarian dan pengabdian saya ke Gusti Allah."
"Mas, saya bukan jualan pisang goreng lho. Saya ini sedang membantu orang-orang agar bisa beribadah dengan baik. Saya ini senang membantu banyak orang dengan mengganjal perutnya agar ibadah shalat Ashar dan Maghribnya berjalan dengan baik, karena jam makan malam biasanya setelah Isya,"
"Bagian saya adalah mempermudah ibadah orang lain, bagian Gusti Allah menjaga saya mas, saya hanya pasrah dan memohon agar selalu dituntun Gusti Allah,"
membuat-ku makin tercenung dan tak terasa air mata haru meleleh. Perlahan-lahan lintasan berbagai peristiwa muncul...
Dari setiap jenis pekerjaan yang kulakukan selama ini jujur dari hati nurani-ku orientasi utama adalah untuk mendapatkan penghasilan mencukupi kebutuhan keluarga. Walaupun selalu kutanamkan dalam diriku bahwa Bekerja adalah Ibadah, namun masih terasa ada ke-egoan-ku yang tumbuh saat memaknainya. Mencoba bertanya dalam diri....Benarkah hasil kerja yang kulakukan tidak hanya berorientasi untuk memakmurkan diriku sendiri & memakmurkan keluargaku dengan rezeki yang halal? Benarkah zakat yang kukeluar-kan dari setiap penghasilan-ku bukan hanya kumaknai menuntaskan kewajiban-ku terhadap orang lain?
Tertatih-tatih lagi kucoba menyadarkan diriku untuk memperbaiki niat dalam setiap perbuatan-ku. Lebih Memaknai "Bekerja adalah Ibadah...Not only hablum minallah tapi juga hablum minannas".
Bantu aku ya Allah untuk lebih memaknai hidupku
Selalu sadarkan aku ya Allah akan amalan-amalan sederhana namun berkenan di hati-Mu
Yang dapat menjadi penolong-ku di saat aku menghadap-Mu
Selalu sadarkan aku ya Allah akan amalan-amalan sederhana namun berkenan di hati-Mu
Yang dapat menjadi penolong-ku di saat aku menghadap-Mu
Saturday, May 9, 2009
Kenapa Daging Babi Diharamkan Bagi Kita?
Masih seputar Babi....dari Millis MIIAS hari ini aku mendapatkan tambahan informasi mengenai alasan keharaman babi.
Selama tinggal di OZ....wuih yang namanya Daging Babi merajalela dimana-mana. Tidak ada supermarket yang tidak menyediakan daging ini. Cooking Show di TV sering banget mengangkat ingredient ini. Hampir setiap resto memanfaatkan daging ini sebagai salah satu ingredient masakannya....sampai sempat terpikir "Why?"....maklum selama di Indo....sangat-sangat jarang aku dihadapkan pada kondisi seperti ini. Masalahnya sejak kecil sudah terrekam di otak bahwa "Daging Babi Haram Hukumnya bagi seorang Muslim"
Debat Kusir mengenai masalah ini-pun sering terjadi diantara aku dan teman-teman OZ atau China....:-)). Ada yang mengatakan larangan itu cuma berlaku dulu jaman prophet-mu masih hidup karena mungkin saat itu sanitasi pemeliharaa babi belum sehigenis sekarang.....bahkan salah satu teman mengatakan malang benar nasib-mu....selama hidup kamu belum pernah merasakan enaknya daging babi, bahkan bangsa kami (ini teman yang Cina) makan hampir semua jenis hewan di dunia.....agama-mu kadang nggak rasional......I don't understand, too many rule.....as a record...They don't believe God anymore.
Ya kalau mereka selalu mengatas namakan rasionalisme dalam memandang kehidupan, tentunya penjelasan spritual akan susah diterima. So akan sangat bagus apabila kita mampu juga membuktikan secara ilmiah mengenai larangan-larangan Allah SWT. Karena aku selalu yakin setiap larangan Allah SWT akan dapat dibuktikan kebenarannya secara ilmiah....dan itu hanyalah masalah waktu dan kemampuan manusia untuk memahami alam semesta ini....
Dan inilah artilel tersebut. Diambil dari http://wildanhasan.blogspot.com
Ada Apa Dengan Babi
by Wildan Hasan
Babi adalah sejenis hewan ungulata yang bermancung panjang dan berhidung leper dan merupakan hewan yang aslinya berasal dari Eurasia. Kadang juga dikenali sebagai khinzir (perkataan Arab). Babi adalah omnivora, yang berarti mereka mengkonsumsi baik daging maupun tumbuh-tumbuhan. Selain itu, babi adalah salah satu mamalia yang paling pintar, dan dilaporkan lebih pintar dan mudah dipelihara dibandingkan dengan anjing dan kucing.
Dalam al-Quran, sebagai hewan, babi hukumnya najis jika disentuh dan haram untuk dimakan oleh umat Islam. Babi juga diharamkan untuk dikonsumsi dalam agama Yahudi dan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh di kalangan Kristen.
Penyakit yang diakibatkan dari daging Babi
DR Murad Hoffman, Daniel S Shapiro, MD, seorang Pengarah Clinical Microbiology Laboratories, Boston Medical Center, Massachusetts, dan juga merupakan asisten Profesor di Pathology and Laboratory Medicine, Boston University School of Medicine, Massachusetts, Amerika menyatakan terdapat lebih dari 25 penyakit yang bisa dijangkiti dari babi. Di antaranya:
*Anthrax
*Ascaris suum
*Botulism
*Brucella suis
*Cryptosporidiosis
*Entamoeba polecki
*Erysipelothrix shusiopathiae
*Flavobacterium group IIb-like bacteria
*Influenza
*Leptospirosis
*Pasteurella aerogene
*Pasteurella multocida
*Pigbel
*Rabies
*Salmonella cholerae-suis
*Salmonellosis
*Sarcosporidiosis
*Scabies
*Streptococcus dysgalactiae (group L)
*Streptococcus milleri
*Streptococcus suis type 2 (group R)
*Swine vesicular disease
*Taenia solium
*Trichinella spiralis
* Yersinia enterocolitica
* Yersinia pseudotuberculosis.
http://id.wikipedia.org/wiki/ Babi
FAKTA-FAKTA MENGAPA BABI HARAM
Islam telah melarang segala macam darah, analisis kimia dari darah menunjukkan adanya kandungan yang tinggi dari uric acid (asam urat ), suatu senyawa kimia yang berbahaya bagi kesehatan manusia, bersifat racun. Dg kata lain uric acid sampah dalam darah yang terbentuk akibat metabolisme tubuh yang tidak sempurna yang diakibatkan oleh kandungan purine dalam makanan.Dalam tubuh manusia, senyawa ini dikeluarkan sebagai kotoran, dan 98% dari uric acid dalam tubuh, dikeluarkan dari dalam darah oleh ginjal,dan dibuang keluar tubuh melalui air seni.
Dalam Islam dikenal prosedur khusus dalam penyembelihan hewan, yaitu menyebut nama Allah Yang MahaKuasa dan membuat irisan memotong urat nadi leher hewan, sembari membiarkan urat-urat dan organ-organ lainnya utuh. Dengan cara ini menyebabkan kematian hewan karena kehabisan darah dari tubuh, bukannya karena cedera pada organ vitalnya, sebab jika organ-organ misalnya jantung, hati, atau otak dirusak, hewan tersebut dapat meninggal seketika dan darahnya akan menggumpal dalam urat-uratnya dan akhirnya mencemari daging, mengakibatkan daging hewan akan tercemar oleh uric acid, sehingga menjadikannya beracun, dan pada masa-masa kini lah para ahli makanan baru menyadari akan hal ini, subhanallah.
Apakah kita tahu kalau babi tidak dapat disembelih di leher? karena mereka tidak memiliki leher, sesuai dengan anatomi alamiahnya? Bagi orang muslim beranggapan kalau babi memang harus disembelih dan layak bagi konsumsi manusia, tentu Sang Pencipta akan merancang hewan ini dengan memiliki leher.
Ilmu kedokteran mengetahui bahwa babi sebagai inang dari banyak macam parasit dan penyakit berbahaya, sistem biochemistry babi mengeluarkan hanya 2% dari seluruh kandungan uric acidnya, sedangkan 98% sisanya tersimpan dalam tubuhnya.
Allah SWT jelas telah MENGHARAMKANNYA BABI
a. QS. Al Baqoroh (2) : 173
b. QS. Al Maa'idah (5) : 3
c. QS. Al An `Aam (6) : 145
d. QS. An Nahl (16) : 115
KENYATAAN DI LAPANGAN TENTANG BABI :
Babi adalah binatang yang paling jorok dan kotor, Suka memakan bangkai dan kotorannya sendiri & kotoran manusia pun dimakannya. Sangat suka berada pada tempat yang kotor, tidak suka berada di tempat yang bersih dan kering. Babi hewan pemalas dan tidak suka bekerja (mencari pakan), tidak tahan terhadap sinar matahari, tidak gesit, tapi makannya rakus (lebih suka makan dan tidur), bahkan paling rakus di antara hewan jinak lainnya. Jika tambah umur, jadi makin malas & lemah (tidak berhasrat menerkam dan membela diri). Suka dengan sejenis dan tidak pencemburu. A.V. Nalbandov dan N.V. Nalbandov (Buku : Adaptive physiology on mammals and birds).
Konsumen daging babi sering mengeluhkan bau pesing pada daging babi (menurut penelitian ilmiah, hal tsb. disebabkan karena praeputium babi sering bocor, sehingga urine babi merembes ke daging). Lemak punggung babi tebal, babi memiliki back fat (lemak punggung) yang lumayan tebal. Konsumen babi sering memilih daging babi yg lemak punggungnya tipis, karena semakin tipis lemak punggungnya, dianggap semakin baik kualitasnya. Sifat lemak punggung babi adalah mudah mengalami oxidative rancidity, sehingga secara struktur kimia sudah tidak layak dikonsumsi.
Babi adalah hewan yang kerakusannya dalam makan tidak tertandingi hewan lain. Ia makan semua makanan yang ada di depannya. Jika perutnya telah penuh atau makanannya telah habis, ia akan memuntahkan isi perutnya dan memakannya lagi, untuk memuaskan kerakusannya. Ia tidak akan berhenti makan, bahkan memakan muntahannya. Ia memakan semua yang bisa dimakan di hadapannya. Memakan kotoran apa pun di depannya, entah kotoran manusia, hewan atau tumbuhan, bahkan memakan kotorannya sendiri, hingga tidak ada lagi yang bisa dimakan di hadapannya.
Kadang ia mengencingi kotorannya dan memakannya jika berada di hadapannya, kemudian memakannya kembali. Ia memakan sampah busuk dan kotoran hewan. Babi adalah hewan mamalia satu-satunya yang memakan tanah, memakannya dalam jumlah besar dan dalam waktu lama jika dibiarkan. Kulit orang yang memakan babi akan mengeluarkan bau yang tidak sedap.
Penelitian ilmiah modern di dua negara Timur & Barat, yaitu Cina dan Swedia. Cina (mayoritas penduduknya penyembah berhala) & Swedia (mayoritas penduduknya sekuler) menyatakan:
"Daging babi merupakan merupakan penyebab utama kanker anus & kolon". Persentase penderita penyakit ini di negara negara yang penduduknya memakan babi, meningkat secara drastis, terutama di negara-negara Eropa, dan Amerika, serta di negara-negara Asia (seperti Cina dan India). Sementara di negara-negara Islam, persentasenya amat rendah, sekitar 1/1000.
Hasil penelitian ini dipublikasikan pada 1986, dalam Konferensi Tahunan Sedunia tentang Penyakit Alat Pencernaan, yang diadakan di Sao Paulo. Babi banyak mengandung parasit, bakteri, bahkan virus yang berbahaya, sehingga dikatakan sebagai Reservoir Penyakit. Gara-gara babi, virus Avian Influenza jadi ganas. Virus normal AI (Strain H1N1 dan H2N1) tidak akan menular secara langsung ke manusia. Virus AI mati dengan pemanasan 60 ؛C lebih-lebih bila dimasak hingga mendidih. Bila ada babi, maka dalam tubuh babi, Virus AI dapat melakukan mutasi & tingkat virulensinya bisa naik hingga menjadi H5N1. Virus AI Strain H5N1 dapat menular ke manusia. Virus H5N1 ini pada Tahun 1968 menyerang Hongkong dan membunuh 700.000 orang (diberi nama Flu Hongkong).
Daging babi adalah daging yang sangat sulit dicerna karena banyak mengandung lemak. Meskipun empuk dan terlihat begitu enak dan lezat, namun daging babi sulit dicerna. Ibaratnya racun, seperti halnya kholesterol! Selain itu, daging babi menyebabkan banyak penyakit : pengerasan pada urat nadi, naiknya tekanan darah, nyeri dada yang mencekam (angina pectoris) , dan radang pada sendi-sendi.
Sekitar th 2001 pernah terjadi para dokter Amerika berhasil mengeluarkan cacing yang berkembang di otak seorang perempuan, setelah beberapa waktu mengalami gangguan kesehatan yang ia rasakan setelah mengkonsumsi makanan khas meksiko yang terkenal berupa daging babi, hamburger (ham = babi, sebab aslinya, hamburger adalah dari daging babi). Sang perempuan menegaskan bahwa dirinya merasa capek-capek (letih) selama 3 pekan setelah makan daging babi. Telur cacing tsb menempel di dinding usus pada tubuh sang perempuan tersebut, kemudian bergerak bersamaan dengan peredaran darah sampai ke ujungnya, yaitu otak. Dan ketika cacing itu sampai di otak, maka ia menyebabkan sakit yang ringan pada awalnya, hingga akhirnya mati dan tidak bisa keluar darinya. Hal ini menyebabkan dis-fungsi yang sangat keras pada susunan organ di daerah yang mengelilingi cacing itu di otak. Penyakit-penyakit "cacing pita" merupakan penyakit yang sangat berbahaya yang terjadi melalui konsumsi daging babi. Ia berkembang di bagian usus 12 jari di tubuh manusia, dan beberapa bulan cacing itu akan menjadi dewasa. Jumlah cacing pita bisa mencapai sekitar ”1000 ekor dengan panjang antara 4 - 10 meter”, dan terus hidup di tubuh manusia dan mengeluarkan telurnya melalui BAB (buang air besar).
Saya pernah membaca sebuah artikel yang mengatakan : ”Bahwa seseorang itu berkelakuan sesuai dengan apa yang dimakannya.” Melihat tayangan di salah satu TV swasta kemarin sore, seorang profesor dari IPB (lupa namanya) telah meneliti struktur DNA babi. Sesuatu yang mengejutkan ternyata, struktur gen babi itu mirip dengan struktur gen manusia. Jadi dapat dikatakan gen babi = gen manusia, jadi sama dengan kita memakan daging manusia (=kanibal), na'udzubillah.
Jadi ada betulnya artikel tadi mengatakan kalau kita memakan babi bukan tidak mungkin karakter babi menempel pada kita, tidak pada kita, bisa jadi pada keturunan kita ! wallahu a’lam.
http://www.bloggaul.com/ sultan_haidir/readblog/91907/ fakta-fakta-mengapa-babi-haram
Keharaman Babi
Pemanfaatan babi hukumnya haram, baik atas daging, lemak, maupun bagian-bagian lainnya. Firman Allah SWT dalam QS.5:3 mengharamkan konsumsi bangkai, darah, dan daging babi. Demikian juga dengan firman-Nya dalam QS.6:145 dan QS.16.115, mengharamkan konsumsi bangkai, darah, dan daging babi. Dalil-dalil pada beberapa ayat ini merupakan nash yang jelas, yang menegaskan tentang keharaman, antara lain mengkonsumsi babi.
Al-Qur’an menggunakan kata lahma (daging) karena sebagian besar pengambilan manfaat dari babi adalah daging. Selain itu, dalam daging babi selalu terdapat lemak. Kendati Al-Qur’an menggunakan kata lahma, pengharaman babi bukan hanya dagingnya. Tetapi seluruh tubuh hewan babi.
Pandangan ini sesuai dengan kaidah ushul fiqh: min dzikri’l-juz I wa iradati’l kulli. Artinya yang disebutkan sebagian dan dikehendaki seluruhnya.Bahwa daging babi mengandung cacing pita (taenia solium), hampir semua orang sudah mengenalnya. Ternyata tidak hanya itu bahaya yang mengancam pemakan babi. Lemak babi mengandung kolesterol paling tinggi dibandingkan dengan lemak hewan lainnya. Darahnya mengandung asam urat paling tinggi. Asam urat merupakan bahan yang jika terdapat dalam darah dapat menimbulkan berbagai penyakit pada manusia. Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa sedikitnya 70 jenis penyakit yang lazim diidap hewan babi dan beberapa diantaranya dapat ditularkan manusia yang memakannya.
Hikmah diharamkannya daging babi, terutama keberadaan cacing pita, seringkali disanggah oleh para ahli kesehatan modern. Mereka mengatakan bahwa cacing tersebut mudah dihilangkan bahkan dengan teknik pemasakan yang paling sederhana. Pandangan ini sungguh menyesatkan karena babi itu sendiri menjijikkan bagi orang yang bersih jiwanya. Allah SWT mengharamkan sejak masa silam untuk waktu yang lama agar manusia mengetahui.
Manusia kini baru mengenal sedikit bahayanya, yakni cacing pita, namun demikian jauh sebelum itu Allah SWT telah mengharamkannya. Mungkin sekarang orang menganggap bahwa peralatan masak modern telah mengalami kemajuan, sehingga ada asumsi kalau daging babi tidak lagi membahayakan dan bukan merupakan sumber ancaman bagi manusia. Dengan teknologi pengolahan makanan dan teknik pemanasan yang canggih, bahaya itu sudah bisa dihilangkan.
Mereka lupa bahwa untuk mengatasi bahaya cacing pita saja telah memakan waktu berabad-abad. Itu hanya untuk mengungkap satu penyakit saja. Siapa yang dapat menjamin bahwa di luar penyakit itu sudah tidak ada lagi bahaya yang terkandung dalam daging babi. Apakah tidak selayaknya syari’at yang jauh lebih mendahului kemajuan pengetahuan manusia puluhan abad yang lalu kita percayai sepenuhnya? Semua keputusan diserahkan pada syari’at. Kita menghalalkan apa yang dibolehkan dan menghindari apa yang dilarang. Syariat ini adalah dari Allah Yang Maha Bijaksana dan Maha Mengetahui bentuk dan karakteristik segala makhluk-Nya.
Munculnya kasus Japaneese Enchephalitis (JE) di Malaysia, nyaris semua mata kembali terbuka. Satu lagi bencana mengancam manusia timbul dan bersumber dari babi. Rupanya Allah masih sayang pada manusia, sehingga sekali lagi manusia diingatkan agar menjauhi hewan haram itu. Sudah banyak sekali bukti-bukti yang menunjukkan keburukan babi. Namun sejauh ini manusia tetap nekad memakannya.
Babi dalam Dunia Farmasi
Bagi konsumen Muslim babi adalah “jawara”-nya bahan yang diharamkan untuk dikonsumsi dan dimanfaatkan.Padahal babi sering dijadikan sebagai model penelitian yang berkaitan dengan manusia, dikarenakan adanya kemiripan sistem penting dalam tubuhnya. Keterlibatan babi dalam industri farmasi ternyata cukup signifikan. Mulai dari cangkang kapsul baik sebagai kapsul lunak, penyumbang organ-organ tubuh, dan hormon serta enzimnya.
Beberapa bagian dari babi yang pernah dan atau masih menyumbangkan perannya dalam industri farmasi adalah sebagai berikut :
*Kelenjar Adrenal
Kelenjar ini terdapat pada ginjal. Kelenjar ini dapat menghasilkan hormon yang disebut sebagai steroid dan epinephrine. Hormon hormon yang dihasilkan oleh kelenjar adrenal babi pernah merupakan sumber penting yang digunakan untuk mengatasi beberapa penyakit yang disebabkan oleh ketidakseimbangan tubuh. Namun sekarang hormon-hormon tersebut sudah banyak diproduksi secara sintetis.
*Kelenjar Pancreas
Salah satu hormon yang dihasilkan oleh organ ini adalah insulin. Insulin sangat akrab dengan penderita diabetes. Insulin berfungsi untuk mengatur metabolisme gula dalam tubuh. Salah satu sumber insulin yang sudah tidak asing lagi digunakan dalam dunia kedokteran adalah insulin babi. Untuk menghasilkan 1 pound insulin didapatkan dari 60 ribu ekor babi serta diperkirakan mampu mengobati pasien diabetes sebanyak 750-1.000 orang selama setahun . Jika produksi babi pertahun sebanyak 85 juta maka insulin yang mampu dihasilkan selama setahun adalah 1.400 pound. Jumlah tersebut dapat mengobati pasien sebanyak 1, 050 juta – 1,4 juta pertahunnya. Jumlah yang cukup spektakuler.
Saat ini ada alternatif lain pengganti insulin seperti humulin yang walaupun lebih sedikit mahal, ternyata cukup diminati oleh pasien untuk mengganti hormon insulin babi.
*Lambung
Lapisan dalam lambung mengandung protein dan enzim. Bagian ini secara komersial digunakan untuk memproduksi sejenis bahan untuk membantu pencernaan (digestive aids) dan antacid.
*Usus halus
Heparin adalah bahan yang ditemukan secara ekslusif pada dinding dalam usus halus (babi). Heparin diklasifikasikan sebagai produk pharmaceutical yang esensial.
*Jantung
Jantung babi digunakan untuk keperluan transplantasi untuk mengganti katup jantung yang sudah tidak berfungsi lagi. Katup jantung babi yang digunakan pada manusia,ternyata sangat minimal mengalami penolakan pada tubuh manusia. Hal ini menunjukkan bahwa banyak kemiripan system vital yang terjadi pada manusia dan babi.
*Kulit
Kulit dalam bentuk gelatin digunakan dalam industri pembuatan kapsul. Selain itu kolagen yang merupakan bagian dari kulit digunakan untuk menstimulasi pembekuan darah selama operasi.
*Darah
Fibrin darah yang diekstraks dari darah babi digunakan untuk membuat asam amino yang menjadi bagian dari cairan infus yang ditujukan untuk memberikan nutrisi bagi pasien yang mengalami beberapa operasi tertentu. Darah babi juga dipergunakan untuk keperluan media microbial dan kultur sel.
http://www.halalguide.info/ 2009/04/14/babi-dalam-dunia- farmasi/
Mengapa Babi Haram Buat Umat Muslim
Ada orang asing (ilmuwan) bertanya kepada seorang Ulama mengenai hewan babi ini.
Ilmuwan : Haramnya hewan babi bagi umat muslim adalah disebabkan karena banyaknya parasit dan kotoran dalam hewan ini. Dengan semakin canggihnya ilmu kedokteran, bukannya mungkin nantinya hewan babi dapat dibersihkan dari virus dan parasit yang mematikan ini? Apakah nantinya hewan babi yang bersih akan menjadi halal?
Ulama : Haramnya babi bukan karena hal itu saja. Tetapi ada sifat Babi yang sangat diharamkan untuk umat Islam?
Ilmuwan : Apakah itu?
Ulama : Coba anda buat 2 (dua) kandang. Dimana 1 (satu) kandang isi dengan 2 (dua) ekor ayam jantan dan 1 (satu) ekor ayam betina. 1 (satu) kandang lagi isi dengan 2 (dua) ekor babi jantan dan 1 (satu) ekor babi betina. Apakah yang terjadi pada masing2 kandang tersebut? Bisakah anda menerkanya!!!
Ilmuwan : Tidak bisa!!!!????
Ulama : Mari kita lihat bersama-sama sekarang. Pada kandang pertama dimana ada 2 (dua) ekor ayam jantan dan 1 (satu) ekor ayam betina, yang terjadi adalah 2 (dua) ekor ayam jantan tersebut berkelahi dahulu untuk memperebutkan 1 (satu) ekor ayam betina tersebut sampai ada yang menang dan kalah. Dan itu sesuai dengan Kodrat dan Fitrah manusia diciptakan Allah SWT.
Ilmuwan : Pada kandang Babi?
Ulama : Ini yang menarik. Pada kandang kedua, yaitu kandang berisi 2 (dua) ekor babi jantan dan 1 (satu) ekor babi betina. Ternyata 2 (dua) ekor babi jantan tidak berkelahi untuk memperebutkan 1 (satu) ekor babi betina, tetapi yang terjadi adalah 2 (dua) ekor babi jantan tersebut malahan menyetubuhi secara beramai-ramai 1 (satu) ekor babi betina tersebut dan juga terjadi hubungan Homoseksual antara kedua ekor babi jantan setelah selesai dengan si betina. Hal inilah yang jelas2 bertentangan dengan Fitrah umat manusia. Bilamana umat Islam ikut2an memakan babi maka ditakutkan umat Islam akan mempunyai sifat dan karateristik seperti babi ini.
Hadaanallahu Wa Iyyakum Ajma'in, Wallahu A'lam Bish-shawab.
KATA USTADZ…
Perbedaan antara seorang mukmin dengan kafir dalam amal perbuatannya terutama didasarkan dari niatnya. Seorang yang beriman ketika mengerjakan sesuatu atau meninggalkannya, selalu mendasarkan tindakannya itu atas perintah dan larangan dari Allah SWT. Sebaliknya seorang kafir tidak pernah menjadikan perintah dan larangan Allah SWT sebagai landasan amalnya.
Misalnya, ketika seorang muslim melakukan shalat dan ditanyakan kepadanya, mengapa dia shalat?, maka jawabannya adalah bahwa karena Allah SWT telah memerintahkannya untuk shalat. Tentang shalat itu ada manfaatnya buat kesehatan atau ketenangan jiwa dan sebagainya, tidaklah menjadi landasan dasar atas shalatnya. Dan di situlah peran niat yang sesungguhnya.
Demikian juga ketika seorang mukmin meninggalkan khamar, zina, judi dan makan babi, niatnya semata-mata karena dia tunduk, taat dan patuh kepada larangan dari Allah SWT. Bukan sekedar mengejar hikmah dan tujuan yang bersifat duniawi. Tidak minum khamar bukan karena sekedar tidak mau mabuk, melainkan semata-mata karena Allah SWT mengharamkannya. Tidak mau zina bukan karena takut kena sipilis atau HIV, tetapi karena ada larangan dari Allah SWT. Demikian juga, tidak makan babi bukan karena takut ada cacing pita, melainkan karena Allah SWT sudah mengharamkannya.
Adapun orang kafir tidak pernah mendasarkan tindakannya itu karena iman dan ketundukan kepada aturan yang datang dari Allah SWT. Paling jauh, landasannya sekedar logika dan penemuan ilmiyah. Padahal, sesuatu yang ilmiyah itu justru bersifat nisbi dan sangat mudah berubah.
Kalau kita amati saat ini, banyak juga non muslim yang atas penemuan ilmiyahnya ikut-ikutan berpuasa sebagaimana seorang mukmin. Misalnya, karena kesimpulan ilmiyah membuktikan bahwa dengan mengosongkan perut, tubuh akan semakin sehat. Maka mereka pun berpuasa sebagaimana orang mukmin. Tetapi disisi Allah SWT, puasa non muslim itu sama sekali tidak ada nilainya.
Mengapa?
Karena puasanya buka lantaran taat kepada Allah SWT, melainkan semata-mata karena kesimpulannya sendiri.
Penelitian ilmiyah dan beragam hikmah serta rahasia ibadah seperti ini buat seorang mukmin tidak menjadi dasar mengapa dia berpuasa. Sebab dasar ibadah hanyalah semata-mata karena perintah dari Allah, bukan karena ingin sehat atau sebab-sebab lainnya.
Jadi kalau teman non muslim Anda itu kurang puas dengan jawaban Anda yang memang sudah benar itu, jangan kecewa dulu. Sebab memang hal itulah yang membedakan Anda dengan teman anda. Anda adalah seorang muslim yang taat pada perintah dan larangan Allah SWT, sedangkan teman Anda itu orang kafir yang ingkar -bukan hanya pada perintah dan larangan Allah- bahkan keberadaan dan kebenaran Allah SWT sebagai tuhan pun diingkarinya. Bagaimana mungkin seorang yang mengingkari eksistensi Allah bisa menerima dan memahami aturan-aturan dari-Nya?
Kalau kita buat perumpamaan, seorang yang tidak mengakui eksistensi suatu negara, tidak akan mungkin mau mematuhi aturan-aturan yang ada di dalam negara itu. Seorang gembong pemberontak di Papua misalnya, tentu tidak mau menerima dan tunduk kepada peraturan pemerintah RI. Dan seorang yang mengingkari kebenaran ajaran Islam, tentu saja tidak bisa menerima perintah puasa dan selalu bilang tidak puas.
Jawaban seperti itu bukan berarti kita menafikan adanya manfaat dan hikmah di balik setiap perintah dan larangan dari Allah SWT. Tentu manfaat dan hikmahnya banyak sekali kalau mau diungkap, bahkan selalu ada penemuan baru yang bersifat ilmiyah dan mampu membuktikan kebenaran agama Islam. Termasuk hikmah di balik pelarangan makan babi. Selain karena babi hidup lebih jorok dari hewan ternak lainnya, juga semua agama samawi baik yahudi, nasrani dan Islam, sepakat memposisikan babi sebagai lambang kebusukan dan kenajisan.
Banyak orang mengungkapkan bahwa babi itu kalau terpaksa, mau makan kotorannya sendiri. Sementara hewan lainnya masih punya harga diri. Mendingan mati dari pada makan kotorannya sendiri.Juga banyak yang mengatkan bahwa daging babi terlalu banyak mengandung zat-zat yang berbahaya bagi tubuh manusia. Karena makannya tidak terkontrol, apa saja dimakannya, sehingga tubuhnya pun mengandung segala jenis penyakit.
Dan masih banyak lagi rahasia dan hikmah di balik pelarangan makan babi yang bisa dapatkan. Namun semua itu sekedar menambah keyakinan yang sudah ada di dalam hati kita. Bukan sebagai landasan utama. Dan buat kita, apakah di balik larangan makan babi itu ada hikmah atau tidak, sama sekali tidak ada hubungannya dengan ketaatan kita kepada Allah SWT yang telah melarang kita makan babi.
Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang yang disebut selain Allah. Tetapi barangsiapa dalam keadaan terpaksa sedang dia tidak menginginkannya dan tidak melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Selama tinggal di OZ....wuih yang namanya Daging Babi merajalela dimana-mana. Tidak ada supermarket yang tidak menyediakan daging ini. Cooking Show di TV sering banget mengangkat ingredient ini. Hampir setiap resto memanfaatkan daging ini sebagai salah satu ingredient masakannya....sampai sempat terpikir "Why?"....maklum selama di Indo....sangat-sangat jarang aku dihadapkan pada kondisi seperti ini. Masalahnya sejak kecil sudah terrekam di otak bahwa "Daging Babi Haram Hukumnya bagi seorang Muslim"Debat Kusir mengenai masalah ini-pun sering terjadi diantara aku dan teman-teman OZ atau China....:-)). Ada yang mengatakan larangan itu cuma berlaku dulu jaman prophet-mu masih hidup karena mungkin saat itu sanitasi pemeliharaa babi belum sehigenis sekarang.....bahkan salah satu teman mengatakan malang benar nasib-mu....selama hidup kamu belum pernah merasakan enaknya daging babi, bahkan bangsa kami (ini teman yang Cina) makan hampir semua jenis hewan di dunia.....agama-mu kadang nggak rasional......I don't understand, too many rule.....as a record...They don't believe God anymore.
Ya kalau mereka selalu mengatas namakan rasionalisme dalam memandang kehidupan, tentunya penjelasan spritual akan susah diterima. So akan sangat bagus apabila kita mampu juga membuktikan secara ilmiah mengenai larangan-larangan Allah SWT. Karena aku selalu yakin setiap larangan Allah SWT akan dapat dibuktikan kebenarannya secara ilmiah....dan itu hanyalah masalah waktu dan kemampuan manusia untuk memahami alam semesta ini....
Dan inilah artilel tersebut. Diambil dari http://wildanhasan.blogspot.com
Ada Apa Dengan Babi
by Wildan Hasan
Babi adalah sejenis hewan ungulata yang bermancung panjang dan berhidung leper dan merupakan hewan yang aslinya berasal dari Eurasia. Kadang juga dikenali sebagai khinzir (perkataan Arab). Babi adalah omnivora, yang berarti mereka mengkonsumsi baik daging maupun tumbuh-tumbuhan. Selain itu, babi adalah salah satu mamalia yang paling pintar, dan dilaporkan lebih pintar dan mudah dipelihara dibandingkan dengan anjing dan kucing.
Dalam al-Quran, sebagai hewan, babi hukumnya najis jika disentuh dan haram untuk dimakan oleh umat Islam. Babi juga diharamkan untuk dikonsumsi dalam agama Yahudi dan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh di kalangan Kristen.
Penyakit yang diakibatkan dari daging Babi
DR Murad Hoffman, Daniel S Shapiro, MD, seorang Pengarah Clinical Microbiology Laboratories, Boston Medical Center, Massachusetts, dan juga merupakan asisten Profesor di Pathology and Laboratory Medicine, Boston University School of Medicine, Massachusetts, Amerika menyatakan terdapat lebih dari 25 penyakit yang bisa dijangkiti dari babi. Di antaranya:
*Anthrax
*Ascaris suum
*Botulism
*Brucella suis
*Cryptosporidiosis
*Entamoeba polecki
*Erysipelothrix shusiopathiae
*Flavobacterium group IIb-like bacteria
*Influenza
*Leptospirosis
*Pasteurella aerogene
*Pasteurella multocida
*Pigbel
*Rabies
*Salmonella cholerae-suis
*Salmonellosis
*Sarcosporidiosis
*Scabies
*Streptococcus dysgalactiae (group L)
*Streptococcus milleri
*Streptococcus suis type 2 (group R)
*Swine vesicular disease
*Taenia solium
*Trichinella spiralis
* Yersinia enterocolitica
* Yersinia pseudotuberculosis.
http://id.wikipedia.org/wiki/
FAKTA-FAKTA MENGAPA BABI HARAM
Islam telah melarang segala macam darah, analisis kimia dari darah menunjukkan adanya kandungan yang tinggi dari uric acid (asam urat ), suatu senyawa kimia yang berbahaya bagi kesehatan manusia, bersifat racun. Dg kata lain uric acid sampah dalam darah yang terbentuk akibat metabolisme tubuh yang tidak sempurna yang diakibatkan oleh kandungan purine dalam makanan.Dalam tubuh manusia, senyawa ini dikeluarkan sebagai kotoran, dan 98% dari uric acid dalam tubuh, dikeluarkan dari dalam darah oleh ginjal,dan dibuang keluar tubuh melalui air seni.
Dalam Islam dikenal prosedur khusus dalam penyembelihan hewan, yaitu menyebut nama Allah Yang MahaKuasa dan membuat irisan memotong urat nadi leher hewan, sembari membiarkan urat-urat dan organ-organ lainnya utuh. Dengan cara ini menyebabkan kematian hewan karena kehabisan darah dari tubuh, bukannya karena cedera pada organ vitalnya, sebab jika organ-organ misalnya jantung, hati, atau otak dirusak, hewan tersebut dapat meninggal seketika dan darahnya akan menggumpal dalam urat-uratnya dan akhirnya mencemari daging, mengakibatkan daging hewan akan tercemar oleh uric acid, sehingga menjadikannya beracun, dan pada masa-masa kini lah para ahli makanan baru menyadari akan hal ini, subhanallah.
Apakah kita tahu kalau babi tidak dapat disembelih di leher? karena mereka tidak memiliki leher, sesuai dengan anatomi alamiahnya? Bagi orang muslim beranggapan kalau babi memang harus disembelih dan layak bagi konsumsi manusia, tentu Sang Pencipta akan merancang hewan ini dengan memiliki leher.
Ilmu kedokteran mengetahui bahwa babi sebagai inang dari banyak macam parasit dan penyakit berbahaya, sistem biochemistry babi mengeluarkan hanya 2% dari seluruh kandungan uric acidnya, sedangkan 98% sisanya tersimpan dalam tubuhnya.
Allah SWT jelas telah MENGHARAMKANNYA BABI
a. QS. Al Baqoroh (2) : 173
b. QS. Al Maa'idah (5) : 3
c. QS. Al An `Aam (6) : 145
d. QS. An Nahl (16) : 115
KENYATAAN DI LAPANGAN TENTANG BABI :
Babi adalah binatang yang paling jorok dan kotor, Suka memakan bangkai dan kotorannya sendiri & kotoran manusia pun dimakannya. Sangat suka berada pada tempat yang kotor, tidak suka berada di tempat yang bersih dan kering. Babi hewan pemalas dan tidak suka bekerja (mencari pakan), tidak tahan terhadap sinar matahari, tidak gesit, tapi makannya rakus (lebih suka makan dan tidur), bahkan paling rakus di antara hewan jinak lainnya. Jika tambah umur, jadi makin malas & lemah (tidak berhasrat menerkam dan membela diri). Suka dengan sejenis dan tidak pencemburu. A.V. Nalbandov dan N.V. Nalbandov (Buku : Adaptive physiology on mammals and birds).
Konsumen daging babi sering mengeluhkan bau pesing pada daging babi (menurut penelitian ilmiah, hal tsb. disebabkan karena praeputium babi sering bocor, sehingga urine babi merembes ke daging). Lemak punggung babi tebal, babi memiliki back fat (lemak punggung) yang lumayan tebal. Konsumen babi sering memilih daging babi yg lemak punggungnya tipis, karena semakin tipis lemak punggungnya, dianggap semakin baik kualitasnya. Sifat lemak punggung babi adalah mudah mengalami oxidative rancidity, sehingga secara struktur kimia sudah tidak layak dikonsumsi.
Babi adalah hewan yang kerakusannya dalam makan tidak tertandingi hewan lain. Ia makan semua makanan yang ada di depannya. Jika perutnya telah penuh atau makanannya telah habis, ia akan memuntahkan isi perutnya dan memakannya lagi, untuk memuaskan kerakusannya. Ia tidak akan berhenti makan, bahkan memakan muntahannya. Ia memakan semua yang bisa dimakan di hadapannya. Memakan kotoran apa pun di depannya, entah kotoran manusia, hewan atau tumbuhan, bahkan memakan kotorannya sendiri, hingga tidak ada lagi yang bisa dimakan di hadapannya.
Kadang ia mengencingi kotorannya dan memakannya jika berada di hadapannya, kemudian memakannya kembali. Ia memakan sampah busuk dan kotoran hewan. Babi adalah hewan mamalia satu-satunya yang memakan tanah, memakannya dalam jumlah besar dan dalam waktu lama jika dibiarkan. Kulit orang yang memakan babi akan mengeluarkan bau yang tidak sedap.
Penelitian ilmiah modern di dua negara Timur & Barat, yaitu Cina dan Swedia. Cina (mayoritas penduduknya penyembah berhala) & Swedia (mayoritas penduduknya sekuler) menyatakan:
"Daging babi merupakan merupakan penyebab utama kanker anus & kolon". Persentase penderita penyakit ini di negara negara yang penduduknya memakan babi, meningkat secara drastis, terutama di negara-negara Eropa, dan Amerika, serta di negara-negara Asia (seperti Cina dan India). Sementara di negara-negara Islam, persentasenya amat rendah, sekitar 1/1000.
Hasil penelitian ini dipublikasikan pada 1986, dalam Konferensi Tahunan Sedunia tentang Penyakit Alat Pencernaan, yang diadakan di Sao Paulo. Babi banyak mengandung parasit, bakteri, bahkan virus yang berbahaya, sehingga dikatakan sebagai Reservoir Penyakit. Gara-gara babi, virus Avian Influenza jadi ganas. Virus normal AI (Strain H1N1 dan H2N1) tidak akan menular secara langsung ke manusia. Virus AI mati dengan pemanasan 60 ؛C lebih-lebih bila dimasak hingga mendidih. Bila ada babi, maka dalam tubuh babi, Virus AI dapat melakukan mutasi & tingkat virulensinya bisa naik hingga menjadi H5N1. Virus AI Strain H5N1 dapat menular ke manusia. Virus H5N1 ini pada Tahun 1968 menyerang Hongkong dan membunuh 700.000 orang (diberi nama Flu Hongkong).
Daging babi adalah daging yang sangat sulit dicerna karena banyak mengandung lemak. Meskipun empuk dan terlihat begitu enak dan lezat, namun daging babi sulit dicerna. Ibaratnya racun, seperti halnya kholesterol! Selain itu, daging babi menyebabkan banyak penyakit : pengerasan pada urat nadi, naiknya tekanan darah, nyeri dada yang mencekam (angina pectoris) , dan radang pada sendi-sendi.
Sekitar th 2001 pernah terjadi para dokter Amerika berhasil mengeluarkan cacing yang berkembang di otak seorang perempuan, setelah beberapa waktu mengalami gangguan kesehatan yang ia rasakan setelah mengkonsumsi makanan khas meksiko yang terkenal berupa daging babi, hamburger (ham = babi, sebab aslinya, hamburger adalah dari daging babi). Sang perempuan menegaskan bahwa dirinya merasa capek-capek (letih) selama 3 pekan setelah makan daging babi. Telur cacing tsb menempel di dinding usus pada tubuh sang perempuan tersebut, kemudian bergerak bersamaan dengan peredaran darah sampai ke ujungnya, yaitu otak. Dan ketika cacing itu sampai di otak, maka ia menyebabkan sakit yang ringan pada awalnya, hingga akhirnya mati dan tidak bisa keluar darinya. Hal ini menyebabkan dis-fungsi yang sangat keras pada susunan organ di daerah yang mengelilingi cacing itu di otak. Penyakit-penyakit "cacing pita" merupakan penyakit yang sangat berbahaya yang terjadi melalui konsumsi daging babi. Ia berkembang di bagian usus 12 jari di tubuh manusia, dan beberapa bulan cacing itu akan menjadi dewasa. Jumlah cacing pita bisa mencapai sekitar ”1000 ekor dengan panjang antara 4 - 10 meter”, dan terus hidup di tubuh manusia dan mengeluarkan telurnya melalui BAB (buang air besar).
Saya pernah membaca sebuah artikel yang mengatakan : ”Bahwa seseorang itu berkelakuan sesuai dengan apa yang dimakannya.” Melihat tayangan di salah satu TV swasta kemarin sore, seorang profesor dari IPB (lupa namanya) telah meneliti struktur DNA babi. Sesuatu yang mengejutkan ternyata, struktur gen babi itu mirip dengan struktur gen manusia. Jadi dapat dikatakan gen babi = gen manusia, jadi sama dengan kita memakan daging manusia (=kanibal), na'udzubillah.
Jadi ada betulnya artikel tadi mengatakan kalau kita memakan babi bukan tidak mungkin karakter babi menempel pada kita, tidak pada kita, bisa jadi pada keturunan kita ! wallahu a’lam.
http://www.bloggaul.com/
Keharaman Babi
Pemanfaatan babi hukumnya haram, baik atas daging, lemak, maupun bagian-bagian lainnya. Firman Allah SWT dalam QS.5:3 mengharamkan konsumsi bangkai, darah, dan daging babi. Demikian juga dengan firman-Nya dalam QS.6:145 dan QS.16.115, mengharamkan konsumsi bangkai, darah, dan daging babi. Dalil-dalil pada beberapa ayat ini merupakan nash yang jelas, yang menegaskan tentang keharaman, antara lain mengkonsumsi babi.
Al-Qur’an menggunakan kata lahma (daging) karena sebagian besar pengambilan manfaat dari babi adalah daging. Selain itu, dalam daging babi selalu terdapat lemak. Kendati Al-Qur’an menggunakan kata lahma, pengharaman babi bukan hanya dagingnya. Tetapi seluruh tubuh hewan babi.
Pandangan ini sesuai dengan kaidah ushul fiqh: min dzikri’l-juz I wa iradati’l kulli. Artinya yang disebutkan sebagian dan dikehendaki seluruhnya.Bahwa daging babi mengandung cacing pita (taenia solium), hampir semua orang sudah mengenalnya. Ternyata tidak hanya itu bahaya yang mengancam pemakan babi. Lemak babi mengandung kolesterol paling tinggi dibandingkan dengan lemak hewan lainnya. Darahnya mengandung asam urat paling tinggi. Asam urat merupakan bahan yang jika terdapat dalam darah dapat menimbulkan berbagai penyakit pada manusia. Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa sedikitnya 70 jenis penyakit yang lazim diidap hewan babi dan beberapa diantaranya dapat ditularkan manusia yang memakannya.
Hikmah diharamkannya daging babi, terutama keberadaan cacing pita, seringkali disanggah oleh para ahli kesehatan modern. Mereka mengatakan bahwa cacing tersebut mudah dihilangkan bahkan dengan teknik pemasakan yang paling sederhana. Pandangan ini sungguh menyesatkan karena babi itu sendiri menjijikkan bagi orang yang bersih jiwanya. Allah SWT mengharamkan sejak masa silam untuk waktu yang lama agar manusia mengetahui.
Manusia kini baru mengenal sedikit bahayanya, yakni cacing pita, namun demikian jauh sebelum itu Allah SWT telah mengharamkannya. Mungkin sekarang orang menganggap bahwa peralatan masak modern telah mengalami kemajuan, sehingga ada asumsi kalau daging babi tidak lagi membahayakan dan bukan merupakan sumber ancaman bagi manusia. Dengan teknologi pengolahan makanan dan teknik pemanasan yang canggih, bahaya itu sudah bisa dihilangkan.
Mereka lupa bahwa untuk mengatasi bahaya cacing pita saja telah memakan waktu berabad-abad. Itu hanya untuk mengungkap satu penyakit saja. Siapa yang dapat menjamin bahwa di luar penyakit itu sudah tidak ada lagi bahaya yang terkandung dalam daging babi. Apakah tidak selayaknya syari’at yang jauh lebih mendahului kemajuan pengetahuan manusia puluhan abad yang lalu kita percayai sepenuhnya? Semua keputusan diserahkan pada syari’at. Kita menghalalkan apa yang dibolehkan dan menghindari apa yang dilarang. Syariat ini adalah dari Allah Yang Maha Bijaksana dan Maha Mengetahui bentuk dan karakteristik segala makhluk-Nya.
Munculnya kasus Japaneese Enchephalitis (JE) di Malaysia, nyaris semua mata kembali terbuka. Satu lagi bencana mengancam manusia timbul dan bersumber dari babi. Rupanya Allah masih sayang pada manusia, sehingga sekali lagi manusia diingatkan agar menjauhi hewan haram itu. Sudah banyak sekali bukti-bukti yang menunjukkan keburukan babi. Namun sejauh ini manusia tetap nekad memakannya.
Babi dalam Dunia Farmasi
Bagi konsumen Muslim babi adalah “jawara”-nya bahan yang diharamkan untuk dikonsumsi dan dimanfaatkan.Padahal babi sering dijadikan sebagai model penelitian yang berkaitan dengan manusia, dikarenakan adanya kemiripan sistem penting dalam tubuhnya. Keterlibatan babi dalam industri farmasi ternyata cukup signifikan. Mulai dari cangkang kapsul baik sebagai kapsul lunak, penyumbang organ-organ tubuh, dan hormon serta enzimnya.
Beberapa bagian dari babi yang pernah dan atau masih menyumbangkan perannya dalam industri farmasi adalah sebagai berikut :
*Kelenjar Adrenal
Kelenjar ini terdapat pada ginjal. Kelenjar ini dapat menghasilkan hormon yang disebut sebagai steroid dan epinephrine. Hormon hormon yang dihasilkan oleh kelenjar adrenal babi pernah merupakan sumber penting yang digunakan untuk mengatasi beberapa penyakit yang disebabkan oleh ketidakseimbangan tubuh. Namun sekarang hormon-hormon tersebut sudah banyak diproduksi secara sintetis.
*Kelenjar Pancreas
Salah satu hormon yang dihasilkan oleh organ ini adalah insulin. Insulin sangat akrab dengan penderita diabetes. Insulin berfungsi untuk mengatur metabolisme gula dalam tubuh. Salah satu sumber insulin yang sudah tidak asing lagi digunakan dalam dunia kedokteran adalah insulin babi. Untuk menghasilkan 1 pound insulin didapatkan dari 60 ribu ekor babi serta diperkirakan mampu mengobati pasien diabetes sebanyak 750-1.000 orang selama setahun . Jika produksi babi pertahun sebanyak 85 juta maka insulin yang mampu dihasilkan selama setahun adalah 1.400 pound. Jumlah tersebut dapat mengobati pasien sebanyak 1, 050 juta – 1,4 juta pertahunnya. Jumlah yang cukup spektakuler.
Saat ini ada alternatif lain pengganti insulin seperti humulin yang walaupun lebih sedikit mahal, ternyata cukup diminati oleh pasien untuk mengganti hormon insulin babi.
*Lambung
Lapisan dalam lambung mengandung protein dan enzim. Bagian ini secara komersial digunakan untuk memproduksi sejenis bahan untuk membantu pencernaan (digestive aids) dan antacid.
*Usus halus
Heparin adalah bahan yang ditemukan secara ekslusif pada dinding dalam usus halus (babi). Heparin diklasifikasikan sebagai produk pharmaceutical yang esensial.
*Jantung
Jantung babi digunakan untuk keperluan transplantasi untuk mengganti katup jantung yang sudah tidak berfungsi lagi. Katup jantung babi yang digunakan pada manusia,ternyata sangat minimal mengalami penolakan pada tubuh manusia. Hal ini menunjukkan bahwa banyak kemiripan system vital yang terjadi pada manusia dan babi.
*Kulit
Kulit dalam bentuk gelatin digunakan dalam industri pembuatan kapsul. Selain itu kolagen yang merupakan bagian dari kulit digunakan untuk menstimulasi pembekuan darah selama operasi.
*Darah
Fibrin darah yang diekstraks dari darah babi digunakan untuk membuat asam amino yang menjadi bagian dari cairan infus yang ditujukan untuk memberikan nutrisi bagi pasien yang mengalami beberapa operasi tertentu. Darah babi juga dipergunakan untuk keperluan media microbial dan kultur sel.
http://www.halalguide.info/
Mengapa Babi Haram Buat Umat Muslim
Ada orang asing (ilmuwan) bertanya kepada seorang Ulama mengenai hewan babi ini.
Ilmuwan : Haramnya hewan babi bagi umat muslim adalah disebabkan karena banyaknya parasit dan kotoran dalam hewan ini. Dengan semakin canggihnya ilmu kedokteran, bukannya mungkin nantinya hewan babi dapat dibersihkan dari virus dan parasit yang mematikan ini? Apakah nantinya hewan babi yang bersih akan menjadi halal?
Ulama : Haramnya babi bukan karena hal itu saja. Tetapi ada sifat Babi yang sangat diharamkan untuk umat Islam?
Ilmuwan : Apakah itu?
Ulama : Coba anda buat 2 (dua) kandang. Dimana 1 (satu) kandang isi dengan 2 (dua) ekor ayam jantan dan 1 (satu) ekor ayam betina. 1 (satu) kandang lagi isi dengan 2 (dua) ekor babi jantan dan 1 (satu) ekor babi betina. Apakah yang terjadi pada masing2 kandang tersebut? Bisakah anda menerkanya!!!
Ilmuwan : Tidak bisa!!!!????
Ulama : Mari kita lihat bersama-sama sekarang. Pada kandang pertama dimana ada 2 (dua) ekor ayam jantan dan 1 (satu) ekor ayam betina, yang terjadi adalah 2 (dua) ekor ayam jantan tersebut berkelahi dahulu untuk memperebutkan 1 (satu) ekor ayam betina tersebut sampai ada yang menang dan kalah. Dan itu sesuai dengan Kodrat dan Fitrah manusia diciptakan Allah SWT.
Ilmuwan : Pada kandang Babi?
Ulama : Ini yang menarik. Pada kandang kedua, yaitu kandang berisi 2 (dua) ekor babi jantan dan 1 (satu) ekor babi betina. Ternyata 2 (dua) ekor babi jantan tidak berkelahi untuk memperebutkan 1 (satu) ekor babi betina, tetapi yang terjadi adalah 2 (dua) ekor babi jantan tersebut malahan menyetubuhi secara beramai-ramai 1 (satu) ekor babi betina tersebut dan juga terjadi hubungan Homoseksual antara kedua ekor babi jantan setelah selesai dengan si betina. Hal inilah yang jelas2 bertentangan dengan Fitrah umat manusia. Bilamana umat Islam ikut2an memakan babi maka ditakutkan umat Islam akan mempunyai sifat dan karateristik seperti babi ini.
Hadaanallahu Wa Iyyakum Ajma'in, Wallahu A'lam Bish-shawab.
KATA USTADZ…
Perbedaan antara seorang mukmin dengan kafir dalam amal perbuatannya terutama didasarkan dari niatnya. Seorang yang beriman ketika mengerjakan sesuatu atau meninggalkannya, selalu mendasarkan tindakannya itu atas perintah dan larangan dari Allah SWT. Sebaliknya seorang kafir tidak pernah menjadikan perintah dan larangan Allah SWT sebagai landasan amalnya.
Misalnya, ketika seorang muslim melakukan shalat dan ditanyakan kepadanya, mengapa dia shalat?, maka jawabannya adalah bahwa karena Allah SWT telah memerintahkannya untuk shalat. Tentang shalat itu ada manfaatnya buat kesehatan atau ketenangan jiwa dan sebagainya, tidaklah menjadi landasan dasar atas shalatnya. Dan di situlah peran niat yang sesungguhnya.
Demikian juga ketika seorang mukmin meninggalkan khamar, zina, judi dan makan babi, niatnya semata-mata karena dia tunduk, taat dan patuh kepada larangan dari Allah SWT. Bukan sekedar mengejar hikmah dan tujuan yang bersifat duniawi. Tidak minum khamar bukan karena sekedar tidak mau mabuk, melainkan semata-mata karena Allah SWT mengharamkannya. Tidak mau zina bukan karena takut kena sipilis atau HIV, tetapi karena ada larangan dari Allah SWT. Demikian juga, tidak makan babi bukan karena takut ada cacing pita, melainkan karena Allah SWT sudah mengharamkannya.
Adapun orang kafir tidak pernah mendasarkan tindakannya itu karena iman dan ketundukan kepada aturan yang datang dari Allah SWT. Paling jauh, landasannya sekedar logika dan penemuan ilmiyah. Padahal, sesuatu yang ilmiyah itu justru bersifat nisbi dan sangat mudah berubah.
Kalau kita amati saat ini, banyak juga non muslim yang atas penemuan ilmiyahnya ikut-ikutan berpuasa sebagaimana seorang mukmin. Misalnya, karena kesimpulan ilmiyah membuktikan bahwa dengan mengosongkan perut, tubuh akan semakin sehat. Maka mereka pun berpuasa sebagaimana orang mukmin. Tetapi disisi Allah SWT, puasa non muslim itu sama sekali tidak ada nilainya.
Mengapa?
Karena puasanya buka lantaran taat kepada Allah SWT, melainkan semata-mata karena kesimpulannya sendiri.
Penelitian ilmiyah dan beragam hikmah serta rahasia ibadah seperti ini buat seorang mukmin tidak menjadi dasar mengapa dia berpuasa. Sebab dasar ibadah hanyalah semata-mata karena perintah dari Allah, bukan karena ingin sehat atau sebab-sebab lainnya.
Jadi kalau teman non muslim Anda itu kurang puas dengan jawaban Anda yang memang sudah benar itu, jangan kecewa dulu. Sebab memang hal itulah yang membedakan Anda dengan teman anda. Anda adalah seorang muslim yang taat pada perintah dan larangan Allah SWT, sedangkan teman Anda itu orang kafir yang ingkar -bukan hanya pada perintah dan larangan Allah- bahkan keberadaan dan kebenaran Allah SWT sebagai tuhan pun diingkarinya. Bagaimana mungkin seorang yang mengingkari eksistensi Allah bisa menerima dan memahami aturan-aturan dari-Nya?
Kalau kita buat perumpamaan, seorang yang tidak mengakui eksistensi suatu negara, tidak akan mungkin mau mematuhi aturan-aturan yang ada di dalam negara itu. Seorang gembong pemberontak di Papua misalnya, tentu tidak mau menerima dan tunduk kepada peraturan pemerintah RI. Dan seorang yang mengingkari kebenaran ajaran Islam, tentu saja tidak bisa menerima perintah puasa dan selalu bilang tidak puas.
Jawaban seperti itu bukan berarti kita menafikan adanya manfaat dan hikmah di balik setiap perintah dan larangan dari Allah SWT. Tentu manfaat dan hikmahnya banyak sekali kalau mau diungkap, bahkan selalu ada penemuan baru yang bersifat ilmiyah dan mampu membuktikan kebenaran agama Islam. Termasuk hikmah di balik pelarangan makan babi. Selain karena babi hidup lebih jorok dari hewan ternak lainnya, juga semua agama samawi baik yahudi, nasrani dan Islam, sepakat memposisikan babi sebagai lambang kebusukan dan kenajisan.
Banyak orang mengungkapkan bahwa babi itu kalau terpaksa, mau makan kotorannya sendiri. Sementara hewan lainnya masih punya harga diri. Mendingan mati dari pada makan kotorannya sendiri.Juga banyak yang mengatkan bahwa daging babi terlalu banyak mengandung zat-zat yang berbahaya bagi tubuh manusia. Karena makannya tidak terkontrol, apa saja dimakannya, sehingga tubuhnya pun mengandung segala jenis penyakit.
Dan masih banyak lagi rahasia dan hikmah di balik pelarangan makan babi yang bisa dapatkan. Namun semua itu sekedar menambah keyakinan yang sudah ada di dalam hati kita. Bukan sebagai landasan utama. Dan buat kita, apakah di balik larangan makan babi itu ada hikmah atau tidak, sama sekali tidak ada hubungannya dengan ketaatan kita kepada Allah SWT yang telah melarang kita makan babi.
Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang yang disebut selain Allah. Tetapi barangsiapa dalam keadaan terpaksa sedang dia tidak menginginkannya dan tidak melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Subscribe to:
Posts (Atom)






