Showing posts with label 20 education. Show all posts
Showing posts with label 20 education. Show all posts
Thursday, November 2, 2017
Hanya Pinjaman
Mengupas surat Al Hadid 57:7 hari ini membawa kita ke pemahaman bahwa dalam mengelola harta yang diamanahkan kepada kita maka yang utama kita harus tekankan adalah masalah KEIMANAN.
"Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya".
Dimana menurut Bahasa -- Iman memiliki makna Pembenaran Hati.
Sedangkan menurut Istilah -- Aisyah rz berkata : Iman kepada Allah itu berarti Membenarkan dengan hati, Mengikhrarkan dengan lisan dan mengamalkan dengan anggota tubuh.
"Membenarkan dengan hati" maksudnya menerima segala apa yang dibawa oleh Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam.
"Mengikrarkan dengan lisan" maksdunya adalah mengucapkan dua kalimat syahadat "Asyhadu alla illaha illahu wa asyhadu anna Muhammada Rasululah" [Tidak ada sesembahan yang hak kecuai Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah]
"Mengalamkan dengan anggota badan" maksudnya, anggota badan mengamalkan dalam bentuk ibadah-ibadah sesuai dengan fungsinya. Dimana semua amal termasuk dalam pengertian iman. Dengan demikian iman itu bisa bertambah dan berkuran seiring dengan bertambah dan berkurangnya amal shalih.
Jika IMAN telah merasuk dalam diri kita maka semua masalah pengelolaan amanah berupa harta yang diberikan Allah kepada kita akan selalu berfokus kepada KEIMANAN kita.
"Dan infakkanlah (di jalan Allah) sebagian dari harta yang Dia telah menjadikan kamu sebagai penguasanya (Amanah).
Mengandung makna bahwa Allah SWT memerintahkan kita untuk menginfakkan harta yang sebenarnya adalah pinjaman yang diberikan Allah kepada kita.
Dimana infaq disini adalah infaq yang dianjurkan dalam agama, seperti berinfaq kepada fakir miskin dan berinfaq di jalan Allah untuk menolong agama Allah.
"Maka orang-orang yang beriman diantara kamu dan menginfakkan (hartanya di jalan Allah) memperoleh pahala yang besar"
Dan Allah SWT sendiri telah menjamin tentang PENGGANTIANNYA dalam Surat Saba 34: 39
Artinya :
Katakanlah, " Sungguh, Tuhanmu melapangkan rezeki dan membatasinya bagi siapa yang Dia kehendaku diantara hamba-hamba-Nya." Dan apa saja yang kamu infakkan. Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi Rezeki yang Terbaik.
Dalam menafsirkan ayat di atas, Al-Hafizh Ibnu Katsir berkata :
“Betapapun sedikit apa yang kamu infakkan dari apa yang diperintahkan Allah kepadamu dan apa yang diperbolehkan-Nya, niscaya Dia akan menggantinya untukmu di dunia, dan di akhirat engkau akan diberi pahala dan ganjaran, sebagaimana yang disebutkan dalam hadits ..” [2]
Imam Ar-Razi berkata, ‘Firman Allah : “Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan maka Allah akan menggantinya” adalah realisasi dari sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam :
مَا مِنْ يَوْمِ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيْهِ إِلاَّ مَلَكَانِ يَنْزِلاَنِ فَيَقُوْلُ أَحَدُهُمَا : اَللَّهُمِّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفَا، وَيَقُوْلُ الآْخَرُ : اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفَا
“Tidaklah para hamba berada di pagi hari, melainkan pada pagi itu terdapat dua malaikat yang turun. Salah satunya berdoa, ‘Ya Allah, berikanlah ganti kepada orang yang berinfak’, sedang yang lain berkata, ‘Ya Allah, berikanlah kebinasaan (harta) kepada orang yang menahan (hartanya)….” [Al-Hadits].
Yang demikian itu karena Allah adalah Penguasa, Mahatinggi dan Mahakaya. Maka jika Dia berkata : “Nafkahkanlah dan Aku yang akan menggantinya”, maka itu sama dengan janji yang pasti Ia tepati.
Sebagaimana jika Dia berkata : ‘Lemparkalah barangmu ke dalam laut dan Aku menjaminnya”
Maka, barangsiapa berinfak berarti dia telah memenuhi syarat untuk mendapatkan ganti. Sebaliknya, siapa yang tidak berinfak maka hartanya akan lenyap dan dia tidak berhak mendapatkan ganti. Hartanya akan hilang tanpa diganti, artinya lenyap begitu saja.
- http://abd-holikulanwarislamic.blogspot.co.id
Sunday, December 1, 2013
Mendidik Dari Mula
Sepulang sekolah, sambil sibuk membongkar isi tas
sekolahnya, seperti biasa Nadia [udah jadi siswa SMP] mulai asyik berceloteh tentang hal-hal yang
dialaminya sepanjang hari di sekolah.
Dan biasanya aku menemani dan mendengarkan
celotehannya sambil menyiapkan makanan siang, sekedar membuka-buka artikel di
laptopku ataupun membolak-balik buku-buku untuk mencari materi yang menurutku
akan asyik kalau dipakai untuk diskusi malam kami . “Masak ma, aku lihat ada
kakak kelas cewek-cowok yang pegang-pegangan tangan di mushola. Padahal yang
cewek pakai jilbab lo ma. Kok bisa ya?” dengan gaya polosnya dia lanjut bertanya. “Cowok-cewek
itu khan nggak boleh dekat-dekatan, iya khan ma?” lanjutnya lagi.
Sambil menyimak. aku berkata dalam hati, “Ini dia, masa itu sudah tiba". Yah waktu telah berlalu dan anakku sudah mulai menginjak usia remaja. Aku
sudah meyakini akan ada masa ketika aku harus menjelaskan tentang hal-hal
begini. Dan Sejak kami menikah, aku dan suami juga sudah bersepakat mencari
ilmu terus menerus untuk mencegah upaya-upaya tanpa sengaja kami mematikan curiosity dalam keluarga kami
terutama anak-anak kami. Dan saat ini, aku hanya berharap dalam hati semoga aku
bisa menyelesaikan tantangan kali ini.
Maka mulailah aku bertanya pendapat Nadia mengenai kejadian
tersebut. “Menurut kakak sendiri gimana sikap itu?”, tanyaku. Dengan tegas dia
menjawab “Ya ndak boleh ma., wong berdua-duaan aja dilarang. Apalagi pakai
pegang-pegangan tangan…..Iiiiiih.”. Mukanya jadi ikut mengeryit. Uh tanpa bisa
ditutupi aku bernafas lega. Alhamdulillah dia sudah bisa mengambil sikap. “Memang
kenapa kalau mereka nggak boleh dekat-dekatan?” tanyaku jadi ingin tahu. “Khan
mereka bukan muhrim”. Sekali lagi
kutarik nafas lega. Alhamdulillah dia sudah mulai memahami.
“Janganlah seorang laki-laki
berdua-duan (kholwat) dengan wanita kecuali bersama mahromnya”
(HR Bukhari & Muslim)
“Sungguh tidaklah seorang laki-laki
bersepi (berduan) dengan seorang wanita, kecuali yang ketiga dari keduanya adalah
syaitan”
(HR at-Tarmidzi)
Celotehan Nadia tadi membawaku teringat salah satu kalimat
salah seorang motivator. “Mendidik seorang anak seyogyanya bukan baru dilakukan
ketika seorang anak dilahirkan, tidak juga ketika seorang anak masih berada dalam
kandungan. Namun seyogyanya dimulai saat seorang lelaki/wanita memilih calon
suami/istrinya. Maka pilihlah calon ibu atau ayah yang baik bagi anak-anak kita
” Yang memang menjadi salah satu hak
anak yang harus kita penuhi.
Jadi terkenang masa-masa sebelum aku memilih Mas suami
sebagai suami dan calon ayah bagi anak-anakku. Saat itu tentu saja pengetahuan
agamaku masih minim sekali dan sampai saat ini pun masih jauh dari mencukupi.
Kami bertemu saat kami berdua bekerja di sebuah perusahaan pertambangan asing
jauh di pelosok Kalimantan Timur. Aku adalah murid beliau di Human Resource
Center tempat beliau
bekerja sebagai trainner bagi para karyawan perusahaan. Dari sekedar pertemanan
di kantor dan sesekali bertemu di area Senior Camp - tempat tinggal kami,
seperti di Mess Hall – tempat kami makan dan Recreation Hall, area rekreasi
karyawan, para. akhirnya suatu hari beliau mengirimkan sepucuk surat elektronik - email kepadaku untuk
mengajak berbicara serius. Dan yang
membuat-ku terkesan sekali adalah pertanyaan pertama beliau kepadaku apakah aku
sudah di Khitbah oleh seseorang atau sedang menjalin hubungan dengan seseorang.
Tentu saja kujawan “tidak, dan tidak pernah”. Dan memang, InsyaAllah sepanjang
ingatanku, semasa remaja hingga dewasa aku belum pernah berkeinginan untuk
menjalin hubungan seperti pacaran dengan seorang lelaki-pun. Sejak remaja aku hanya memfokuskan diriku
untuk belajar, mencapai prestasi tertinggi yang aku mampu lakukan, lalu kemudian
bekerja untuk membuat kedua orang tuaku bahagia. Urusan berjodoh semua
kuserahkan kepada yang di atas. Sampai-sampai bapakku saja bingung karena kelihatannya
aku punya banyak teman lelaki, dari aktivitas organisasi yang kuikuti, yang berkunjung
ke rumah tetapi kok sepertinya tidak ada yang special bagiku….hehehe. Namun
alhamdulillah kedua orang tuaku tidak pernah sedikitpun memaksaku untuk segera
mencari jodoh.
Dan ternyata Mas suami-pun demikian, Insyaallah beliau belum
pernah menjalin hubungan dengan seorang wanita-pun. Bahkan sedemikian cueknya
dia pada hal-hal seperti itu sampai-sampai iparnya mengatakan kalau beliau itu
setengah sufi deh…..walah ada-ada saja.
Dan akhirnya Mas suami-pun mengutarakan niatnya untuk
meminang diriku. Saat itu aku tentu saja belum bisa menjawab langsung. Karena
begitu jauhnya lokasi bekerjaku yang di Kalimantan
dengan tempat tinggal kedua orang tuaku maka aku mencari bantuan teman-teman
terdekatku untuk mencari informasi mengenai siapa dan bagaimana sebenarnya lelaki
yang meminangku ini. Alhamdulillah informasi positif diberikan oleh teman-teman
yang juga mengenal beliau dan mereka mendukung seadainya kami bersatu.
Maka demi untuk menjajagi
keseriusan beliau, aku mengajukan 3 syarat. Yang pertama, beliau harus segera pergi
ke Surabaya
untuk meminta-ku kepada ayah-ku. Yang kedua hari pernikahan harus
diselenggarakan as soon as possible dan tidak perlu bermewah-mewah. Yang
ketiga, selama menunggu proses menuju pernikahan aku tidak ingin kita kelihatan
runtang-runtung berdua seperti orang pacaran. Cukup hanya kita, sanak saudara
dan teman-teman terdekat kita saja yang tahu proses ini. Dan alhamdulillah semua
dengan gentlemen beliau penuhi. Beliau datang ke rumah Surabaya sendirian untuk meminta kepada
bapak. Lucunya karena lugunya dia datang-pun hanya bersandal jepit. Jadi
kebayang dengan tubuh kurus, wajah lugu seperti anak SMA dan bersandal jepit,
bagaimana dia bisa meyakinkan bapakku untuk menerima pinangannya. Dan aku
menginformasikan kedatangan beliau ke bapak hanya lewat telepon. Lalu Selama
proses menuju pernikahan-pun kami lebih sering berkomunikasi lewat e-mail
maupun telepon. Dan hanya seminggu sekali beliau datang untuk mengkonfirmasikan
beberapa hal ke barak-ku. Yang jarak sebenarnya cuma terpisah satu barak saja dari baraknya.
Dan itupun hanya kutemui di ruang tamu dan tidak boleh masuk kamarku (seperti
kebiasaan karyawan di sana
yang mengijinkan teman-teman lelakinya masuk ke dalam kamar mereka) .Sampai
teman-temanku dan teman-teman beliau
pada terkejut ketika kami menyerahkan undangan pernikahan yang baru kami
berikan 1 hari menjelang keberangkat kami pulang ke rumah kami masing-masing
untuk persiapan pernikahan di tanggal 1 April…..hihihi. Sampai-sampai mungkin
mereka mengira aku lagi keranjingan bikin “April Mop” seperti budaya barat.
Kamipun mencoba membuat pernikahan kami sesederhana mungkin
dengan memilih untuk membuat undangan pernikahan kami seminimalis mungkin namun
tidak kehilangan unsur keindahan dan berharap bisa didaur ulang menjadi sebuah
pembatas buku, dan bukan hanya jadi selembar kertas yang nantinya dibuang
percuma setelah membacanya. Aku ingat sekali, di dalam undangan itu tertulis Doa
Nabi Muhammad SAW pada pernikahan putrinya Fatimah Az Zahra dengan Ali Bin Abi
Thalib. Yang menjadi harapan kami juga dalam pernikahan kami
“Semoga Allah Menghimpun Yang Terserak dari keduanya,
memberkati mereka berdua dan kiranya Allah meningkatkan kualitas hidup mereka.
Menjadikan pembuka pintu rahmat, sumber ilmu dan hikmah serta pemberi rasa aman
bagi umat”
Lalu dibaliknya ada sebuah quote yang mencerminkan
kecintaan kami pada buku yang ingin kami wariskan kepada anak cucu kami kelak, sebagaimana
bapakku telah mewariskan kecintaan itu kepadaku.
“Buku adalah teman bicara yang tidak mendahului ketika kamu
sibuk, tidak memanggilmu ketika kamu tengah bekerja, tidak memaksamu agar kamu
berdandan untuknya. Dia teman duduk yang tidak menganggumu, sahabat yang tidak
membujukmu, kawan yang tidak membosankanmu dan penasehat yang tidak
mencari-cari kesalahanmu.’
(Ahmad Bin Ismail)
Acara
pernikahan kamipun digelar sesegara kemampuan kami untuk menyelenggarakan serta
tanpa mengikuti tetek bengek adat istiadat
yang biasanya ada pada pernikahan Jawa yang tidak ada tuntunanya dalam
Islam. Skip semua deh pokoknya…..hehehe. Dan alhamdulillah kedua orang tua kami
setuju. Walaupun kami harus juga bertenggang rasa kepada keinginan orang tua
untuk membuat acara yang sedikit besar dengan mengundang banyak tamu karena
sanak saudara dan teman-teman kedua orang tua kami yang banyak.
Barakallahu laka wabaaraka ‘alaika wajama’a bainakuma fii
khoirin
“Semoga Allah senantiasa memberkahi anda dalam suka dan
duka dan menghimpun anda berdua dalam kebaikan
(HR Abu Daud dan Tirmidzi)
Doa-doa para tamu menjadi penguat diri kami untuk menjalani
lembaran baru kehidupan kami. Memang tidak sesempurna kisah pernikahan yang
dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW dan para sahabat beliau serta alim ulama.
Namun paling tidak kami mencoba untuk meneladani sedikit apa yang telah
dilakukan beliau dengan mencoba sedari muda menjaga pergaulan kami. Sehingga
kami mengharapkan dapat mengemban amanah dalam mendidik buah hati kami.
Kini masa telah berganti. Kami yang dulunya adalah seorang
anak saja kini harus mengemban juga amanah untuk menjadi orang tua bagi buah
hati kami. Maka upaya kami dulu untuk menjaga diri kami dan berusaha untuk
terus menerus menjadi hamba Allah yang baik, kini bertambah dengan amanah untuk
membantu anak-anak kami untuk menjadi pribadi-pribadi yang kuat dalam membela
agama Allah SWT hingga mereka dapat melahirkan generasi yang lebih baik lagi.
Kami-pun
mencoba beberapa upaya yang terus menerus kami lakukan. Yang pertama tentu saja
dengan terus menerus mendoakan anak-anak kami
“Ya Rabb kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami
dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami) dan jadikanlah kami pemimpin
bagi orang-orang yang bertakwa (Q.S Al Furqon :74)
Yang kedua adalah kami tetap berusaha secara
terus menerus untuk memberikan teladan yang baik sesuai dengan ajaran agama
walaupun masih dalam batas pemahaman keislaman kami yang masih terus menerus
kami coba tingkatkan. Bukankah teladan adalah sebaik-baiknya cara untuk
mendidik seorang anak.
Yang ketiga adalah mengajak mereka untuk lebih
mendekatkan diri dan memahami agama mereka dengan mendekatkan mereka kepada Al
Qur’an dan Hadits sebagai sumber pedoman kehidupan mereka nantinya.
Yang keempat kami selalu berupaya menyempatkan
diri untuk mengajak dia berdialog mengenai konsep-konsep Islam baik dalam
pergaulan antara lelaki dan perempuan, apalagi yang berhubungan dengan
kasus-kasus yang dia alami dalam kehidupan sehari-hari. Maupun dalam hal-hal
lain seputar kehidupan sebagai seorang muslim. Sehingga kami mengharapkan dia
bisa memiliki pikiran yang terbuka mengenai agama yang dia yakini dari kecil
ini. Di dalamnya pun, kami mulai sedikit demi sedikit juga membekali dia dengan
pengetahuan seputar perkawinan yang di dalamnya ada tanggung jawab, ibadah dan
kemulian dalam mengemban misi pembentukan generasi Islam sebagai sebuah amanah
dari Allah SWT.
Dalam hening malam lirih kuucap dalam dialogku kepada-Mu ya
Allah
Salatiga, 1 December 2013
Tulisan yang belum menembus salah satu "x"
Wednesday, July 17, 2013
Mind Map Ingatan
Mind Map adalah Raja Alat Ingatan. Yaitu alat pilihan untuk membantu kamu menajamkan ingatan. Dia adalah bentuk istimewa pencatatan dan perencanaan yang bekerja selaras dengan otakmu untuk memudahkanmu menginggat.
Mind Map menggunakan warna dan gambar-gambar untuk membantu membangunkan imajinasimu dan caramu menggambar Mind Map-dengan kata-kata atau gambar-gambar yag bertengker di garis-garis melengkung atau "cabang-cabang" - akan membantu ingatanmu membuat asosiasi.
Mind Map dapat bekerja dengan baik karena ia menggunaka kedua pemain utama dari ingatanmu, yaitu
IMAJINASI dan ASOSIASI
CARA MENGGAMBAR MIND MAP INGATAN :
1. Ambillah selembar kertas putih polos (jangan menggunakan kertas bergaris - ini akan menghentikan aliran idemu). Putarlah kertas agar sisi panjangnya terletak mendatar.
2. Ambil beberapa spidol berwarna cerah. Pilih warna kesukaanmu.
3. Gambar sebuah gambar di tengah halaman yang berhubungan dengan apa yang telah kamu lakukan atau ke mana kamu pergi berlibur; lalu di atas, di bawah, atau di dalamnya tulis IDE UTAMA yang akan dibicarakan dengan huruf-huruf yang besar. Dengan menempatkan ide utamamu di bagian tengah, pikiranmu akan tetap terpusat dan kamu lebih bebas menyebarkan idemu yang lain ke segala arah.
4. Lalu pilih sebuah warna dan gambarlah sebuah cabang utama yang memancar dari gambar sentral/utama tadi. Tebalkan gambar cabang yang menempel ke gambar sentral lalu semakin menipis ke arah ujungnya. Tulis ide-ide selanjutnya tentang IDE UTAMAmu tadi dengan menggunakan satu kata dan ditulis dengan huruf kapital di sepanjang cabang dan gunakan warna yang berbeda-beda.
5. Sekaran biarkan otakmu berfikir tentang gagasan-gagasan untuk mengembangkann cabang-cabang utama. Gambarlah cabang-cabang yang lebih tipis untuk gagasan-gagasan yang memancar dari cabang utama dan tulislah kata-kata dalam huruf kecil sepanjang cabang tersebut
Kamu juga bleh menggambar gambar kecil atau simbol untuk setiap kata (ingat, bahwa gambar akan membantu imajinasimu). Sketsa sederhana juga boleh. Pastikan kata-kata dan gambarnya menyentuh cabangnya, karena ketika mereka terhubung ke halaman, mereka akan terhubung ke otakmu (karena cabang-cabang membantu ASOSIASI)
6. Dengan semakin banyaknya gagasan yang muncul, tambahkan lebih banyak cabang ke subtopik. Kini kamu punya catatan lengkap tentang IDE UTAMAmu. Seperti diari tapi lebih baik!
Tuesday, February 26, 2013
Perjuangan Itu Tidak Instan…….
Keputusan menghentikan sebagian
aktifitasku untuk fokus pada perkembangan putri-putriku akhirnya berbuah hasil
juga. Hari ini, di papan pengumuman sekolah terpampang hasi Try Out UN pertama
SDIT Nidaul Hikmah dengan nama Nadia (nama anak pertamaku), di urutan pertama.
Nilai total 26 berhasil di raihnya, 9 untuk bahasa Indonesia, 9 untuk Matematika dan 8 untuk
IPA. Mungkin bagi orang tua lain itu hal ini hanyalah urusan biasa, toh nilai
memang tidak menentukan segalanya. Tetapi bagi-ku proyek kecil bersama anakku
ini menjadi begitu berarti kalau menginggat perjuangan gigih dia mencoba mewujudkan
salah satu mimpinya. Tanpa terasa ada sedikit linangan air mata yang tergenang di
ujung mataku. Selamat ya nduk….perjuangan kita baru saja dimulai.
“Ma, jangan sibuk di depan computer
terus toh, mbok bantu aku belajar untuk UN” begitu rengek si sulung memintaku
di akhir November 2012. Di saat itu aku memang masih sibuk-sibuknya untuk
menyelesaikan proyek organisasiku yang seperti biasa cukup menyita waktu dan
pikiranku di sela-sela urusan keluarga.
Ups, what’s wrong nih? Nggak biasa-biasanya ada statement begini.
Biasanya dia berempati aja dengan kegiatanku yang seabrek yang jujur saja di
saat-saat tertentu jadi agak terlalu padat….hehehe ….”Loh khan biasanya mama
juga bantu kakak kalau lagi belajar”, jawabku membela diri sambil sedikit
mengernyitkan kening. Benakku mulai berusaha mencerna. Kok kelihatan desperate
banget nih anak, bukankah hampir selama setahun belakangan ini dia sudah begitu
mandiri untuk belajar sendiri tanpa perlu terlalu kuawasi. Tidak seperti awal-awal
dia kembali mempelajari bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar pendidikannya,
dimana aku harus jatuh bangun untuk membantu dia memahami bahasanya sendiri.
Dan sepanjang setahun ini hasil pelajaran di sekolahnya pun alhamdulillah tidak
juga menurun atau mengecewakan.
Permintaan sedikit menghiba itu,
akhirnya membuatku berfikir. OK deh kalau anak sudah protes begini, berarti ada
yang sedikit error. Maka kuputuskan untuk fokus dulu deh pada nih anak yang
minta perhatian. Dan mulailah aku mencoba mencari tahu duduk persoalannya.
Pertama, kucek dulu kinerja kerja sebagai ibu rumah tangga. Kenapa dia sampai
protes bahwa aku walau fisiknya berada di rumah tetapi pikirannya ternyata
melalang ke penjuru dunia…..hehehe. Protes sulungku “Mama terlalu sering berada
di depan computer” menjadi masukan yang akhirnya membuatku memutuskan untuk
mulai menggurangi dulu aktifitas-aktifitasku di luar kedua anakku, walaupun
sebenarnya aktifitas itu cukup produktif….bukankah menebarkan ilmu juga
merupakan sebuah ranah produktifitas ibadah.
Dan aku berjanji padanya untuk
berusaha membantunya sekuat mungkin untuk mewujudkan mimpi Sukses UN-nya. Dan
langkah pertama kali yang kulakukan adalah mencari tahu dulu atau memetakan kemampuan
dia dalam memahami materi 3 mata pelajaran yang akan di UN-khan itu. Aku mulai
hunting buku-buku yang berhubungan dengan UN sampai blusukan cari buku loakan ke
loakan Pasar Raya Salatiga…..hehehe. Gitu ya kalau udah focus, sambil jalanpun
mata masih aja kelihatan aja kalau ada buku-buku bekas yang kelihatan bisa
digunakan untuk menambah perbendaharaan soal-soal. Dan tentu saja tak lupa mencari
pinjaman buku dari Ibu Guru-nya dan kakak-kakak kelas-nya.
Walau pilihan untuk mengikutkan dia Les di beberapa lembaga bimbingan belajar
yang banyak bertebaran bisa saja menjadi solusi yang termudah, tapi kami berdua
(aku dan bapaknya) tidak mengijinkan dia untuk ikut, karena kami berdua sudah membayangkan
betapa jenuhnya pikiran dia. Sudah seharian belajar materi kurikulum di
sekolah. Eh pulang-pulang masih juga harus les duduk manis ketemu dengan
hal-hal yang sama. Dunia khan tidak selebar daun kelor. Masih banyak hal lain
yang bisa dilakukan…..hehehe. Sebagai gantinya aku menawarkan pilihan untuk
membuatkan program “Sukses UN Tanpa Stres”. Syaratnya gampang…..Mimpi, Doa,
Sholat, Sedekah dan Follow the program step by step….walah emang emaknya ini
lebay deh kalau urusan begini. Kesepakatan pun dibuat, dan pengertianpun mulai
ditanamkam. “Kalau nggak mau stress, belajarnya dicicil ya”. Dan begitu
proyek-ku selesai di bulan Desember maka akupun untuk sementara mengundurkan
diri dulu dari hinggar bingar organisasi. Fokus untuk mulai menyusun strategi
buat sulungku. UN masih di bulan Mei, artinya kami masih punya 4 bulan ke depan
untuk menikmati proyek ini….hehehe.
Di 2 bulan pertama yaitu
Januari-Februari aku meminta dia untuk
menyelesaikan sebanyak mungkin contoh soal-soal yang coba kurangkumkan dengan
bantuan kisi-kisi dari pihak sekolah. Dengan pengolaha data statistic, mulailah
terlihat peta kesulitan dia. Mulailah bantuan tutorial aku berikan untuk menjelaskan materi-materi yang
belum dia kuasai. Hal ini lebih meringkas waktuku daripada aku harus mengulang
mengajar semua materi yang ternyata sudah dia kuasai. Wah jadi ngerasa ginikah
rasanya jadi guru les …hehehe. Dan sebagai konsekwensinya maka aku harus
meluangkan malam-malamku menjadi malam-malam penuh keasyikan mencari, mengevaluasi
soal-soal sesuai dengan materi dan pola soalnya untuknya. Tidak lupa untuk
komitment yang sudah dia berikan dalam menjalankan program bersama ini, kami
memberikan reward kalau dia berhasil menyelesaikan materi sesuai dengan jadwal
yang sudah kita sepakati. Yah reward bagi anak seumur dia masih tetap menjadi
hal yang ditunggu-tunggu. Rewardnya-pun nggak yang aneh-aneh, contohnya main
sepatu roda di selasar kartini, atau beli es krim kesenangannya.
Dan sebagai hasil awal dari proyek
ini. Aku mulai bisa merasakan beberapa hal yang positif. Dari pihakku aku
sendiri jadi tidak ikut stress karena mulai bisa memahami kesulitan anakku dan
mencoba membantunya. Nadia sulungku pun jadi nggak stress juga dan lebih
percaya diri ketika dia sudah makin memahami materi yang diajarkan. bahkan dia
jadi bisa menikmati mengerjakan soal-soal karena mengerjakannya sambil santai
tanpa dikejar-kejar waktu yang sudah mepet dengan saat ujiannya. Alias no SKS
(sistim kebut semalam). Sebagai buktinya
dia mau mengerjakan target penyelesaiannya di sela-sela dia menunggu-ku
meeting, atau saat kami menginap di
rumah saudara, bahkan dia masih mau tekun mengerjakan sepanjang perjalanan
salatiga – solo atau salatiga-semarang saat kami ada keperluan yang berhubungan
dengan proyek pembangunan Graha Nugraha kami….Alhamdulillah. Semua itu
dilakukan sambil masih sempat membantuku mengurus rumah, mengurus adiknya atau
menikmati kegemarannya di dunia craft. Maka yang ada di benakku cuma
harapan, kalau dia bisa menikmati proses
begini kemungkinan untuk materi-materi pelajarannya nyantol di memorinya khan
bisa lebih besar. Amien
Namun perjuangan kami belum selesai
sampai di sini. Satu demi satu tantangan ke depan masih harus dihadapi. Try Out
ke 2 sudah akan dimulai di awal minggu depan, Tryout – Tryout berikutnya sudah
menanti di bulan Maret dan April. Dan the Big Moment “Sang UN” masih harus
dilalui di bulan Mei. Tapi bagi kami yang terpenting adalah bahwa proyek ini bisa
menjadi salah satu proyek dari sekian banyak proyek pembentukan mental pada
anak-anak kami. Belajar Bermimpi, Mengajarkan Proses mewujudkan
Mimpi-Mimpinya, Meningkatkan Rasa Percaya Diri, Menanamkan Sikap Tawakal
Dalam Arti Yang Sesungguhnya, Membentuk Sikap Ulet-Pantang Menyerah, Meningkatkan
Kemampuan Problem Solving, Manajemen Waktu dan Kemampuan Menikmati Setiap
Proses-lah yang sedang kami coba untuk tanamkan bagi pengembangan jiwa
enterpreneurshipnya. Semoga Allah meridhoi upaya kami. Amien.
NB : Mohon doa untuk kesuksesannya
melalui semuanya ya……Terima Kasih banyak.
Saturday, January 12, 2013
The Secret - Pengungkapan Rahasia
Bulan ini targetnya adalah berusaha memahami maksud yang terkandung dalam buku ini. Sebab bulan depan Kuliah "The Law of Attraction" akan dimulai lagi. Satu proyek pertama yang telah terjawab dari hasil mengaplikasikasikan teori ini adalah terbelinya sebuah mobil "Hyunday Accent" keluaran tahun 2000. Alhamdulillah Doa kami dikabulkan oleh Allah SWT. Dengan
a. Doa
sebagai sebuah keyakinan bahwa Allah SWT Sang Maha pemilik segala telah menjanjikan :
"Berdoalah kepada-Ku niscaya akan Aku perkenankan bagimu (QS. Ghoir : 60)
b. Keinginan kuat, karena ibu mertua yang mengharapkan cucu-cucunya bisa lebih sering mengunjungi beliau, maka kami menekadka diri untuk bisa memiliki kendaraan yang memungkinkan kami bisa sering menjenguk mereka.
c. Melatih pikiran positif, dengan berfikir bahwa rejeki dari Allah luas dan berkelimpahan - tidak hanya dibatasi oleh penerimaan bulanan dari Gaji suami. Pikiran kita bersifat magnetis dan memiliki frekuensi.
d. Meditasi, untuk fokus pada tujuan pencapaian kami, menvisualisaikan harapan kami dengan mencetak foto jenis mobil yang kami inginkan.
Meditasi menenangkan akan, membantu mengendalikan pikiran, dan menghidupkan kembali tubuh Anda. Kabar gembiranya adalah bahwa Anda tidak harus menyisihkan waktu untuk bermeditasi. Hanya tiga sampai sepuluh menit sehari sebagai awal sudah akan sangat berdaya untuk mengendalikan pikiran.
e. Bersyukur, atas jalan yang diberikan Allah SWT untuk menyelesaikan proyek pertama kami. Dan juga pencapaian kami.
Pengungkapan Rahasia
BOB
PROCTOR
Filsuf,
Pengarang dan Pembimbing Pribadi
Rahasia
memberikan segala sesuatu yang Anda inginkan: kebahagian, kesehatan, dan
kekayaan.
DR. JOE
VITALE
Metafisikawan,
Spesialis Pemasaran dan Pengarang
Anda
dapat memiliki atau melakukan segala sesuatu yang Anda inginkan
JOHN
ASSARAF
Wiraswastawan
dan Ahli Pengolah Keuangan
Kita
dapat memiliki apa pun yang kita pilih. Terlepas dari seberapa pun besarnya.
Rumah seperti apa yang Anda inginkan? Apakah Anda ingin menjadi jutawan? Bisnis
seperti apa yang Anda inginkan? Apakah Anda menginginkan lebih banyak sukses?
Apa yag sungguh-sunguh Anda inginkan?
DR JOHN
DEMARTINI
Filsuf,
Kiropraktor, penyembuh dan Spesilalis Transformasi Pribadi
Ini
adalah Rahasia Besar Kehidupan
DR. DENIS
WAITLEY
Psikolog
dan Pelatih Potensi Pikiran
Para pemimpin di masa lalu yang memiliki
Rahasia ini ingin menyimpan sendiri kekuatanya. Mereka membuat orang-orang
mengacuhkan Rahasia ini. Orang-orang pergi ke tempat kerja, bekerja, lalu
pulang ke rumah. Mereka berada di ban berjalan tanpa daya karena Rahasia ini
disembunyikan dan hanya diketahui oleh sedikit orang.
Di sepanjang
sejarah, ada banyak orang yang menyembunyikan pengetahuan tentang Rahasia ini,
dan banyak pula yang telah menemukan jalan untuk menyebarkan pengetahuan ini
kepada dunia.
MICHAEL
BERNARD BECKWITH
Visioner
dan Pendiri Agape International Spritual Center
Saya
telah melihat banyak keajaiban terjadi dalam hidup orang-orang. Keajaiban
keuangan, keajaiban penyembuhan jasmani, penyembuhan mental, dan penyembuhan
hubungan.
JACK
CANFIELD
Pengarang,
Guru, Pembimbing Hidup dan Pembicara Motivasi
Semua
ini terjadi karena mengetahui cara menerapkan Rahasia.
APAKAH RAHASIA INI?
BOB PROCTOR
Mungkin
Anda sudah duduk di sana
bertanya-tanya, “Apakah Rahasia ini?” Saya akan menceritakan bagaimana saya
telah memahaminya.
Kita
semua bekerja dengan satu daya yang tak terhingga. Kita semua membimbing diri
dengan hukum-hukum yang persis sama. Hukum-hukum alam dari Semesta ini begitu
tepat, sehingga kita bahkan tidak mengalami kesulitan dalam membangun pesawat
terbang ruang angkasa, kita dapat mengirim manusia ke bulan, dank ita dapat
menghitung pendaratannya dengan ketepatan seperdetik.
Di
mana pun anda berada – India,
Australia,
Selandia Baru, Stockholm,
London,
Toronto,
Montreal,
atau New York
– kita semua bekerja dengan dengan satu daya. Satu hukum. Hukum Tarik Menarik!
Rahasianya
adalah Hukum Tarik Menarik!
Segala
sesuatu yang datang ke dalam hidup Anda ditarik oleh Anda ke dalam hidup Anda.
Dan segala sesuatu itu tertarik ke Anda oleh citra-citra yang Anda pelihara
dalam benak : oleh apa yang Anda pikirkan. Apa pun yang berlangsung dala benak, Anda menariknya ke diri Anda.
“Setiap pikiranmu
adalah hal yang nyata – suatu daya”
Prentice Mulford
(1834 – 1891)
Guru-guru besar yang
pernah hidup mengatakan kepada kita bahwa hukum tarik menarik adalah hukum yang
paling kuat di Semesta.
Para penyair
seperti William Shakespeare, Robert Browning dan William Blake menyampaikan
melalui puisi mereka. Para musisi
seperti Ludwig van Beethoven mengungkapkannya melalui musik mereka. Para seniman
seperti Leonardo da Vinci menggambarkannya dalam lukisan mereka. Para pemikir
besar termasuk Socrates, Plato, Ralph Waldo Emerson, Pythagoras, Sir Francis
Bacon, Sir Isaac Newton, Johann Wolfgang von Goethe, dan Victor Hugo membaginya
dalam lukisan dan ajaran mereka. Nama-nama mereka telah diabadikan, dan
keberadaan ketokohan mereka telah bertahan selama berabad-abad.
Berbagai agama,
seperti Hindu, tradisi-tradisi Hermetik, Buddha, Yahudi, Kristen dan Islam,
serta peradapan, seperti Babilonia dan Mesir Kuno, menyampaikannya melalui
tulisan-tulisan dan kisah-kisah. Tercatat di sepanjang zaman dalam segala
bentuknya, hukum ini dapat ditemukan dalam tulisan-tulisan kuno sepanjang abad.
Hukum ini terukir dalam batu di tahun 3000 SM. Meskipun beberapa pihak
menyembunyikan pengetahuan ini, tetapi hukum ini selalu ada di sana untuk
ditemukan setiap orang.
Hukum ini dimulai di
awal waktu. Telah ada dan akan selalu ada.
Ini adalah hukum
yang menentukan keutuhan keteraturan Semesta, setiap saat dari hidup Anda, dan
setiap hal yang Anda alami dalam hidup. Tidak menjadi soal siapa Anda atau di
mana Anda berada, hukukm tarik menarik membentuk seluruh pengalaman hidup, dan
hukum yang sangat berdaya ini melakukannya melalui pikiran-pikiran Anda.
Andalah yang mewujudkan hukum tarik menarik ini, dan Anda melakukannya melalui
pikiran-pikiran Anda.
PAda tahun 1912,
Charles Haanel menjelaskan hukum tarik menarik sebagai “hukum yang terbesar dan
terpasti tempat seluruh system penciptaan bergantung.”
BOB
PROCTOR
Orang-orang
bijaksana selalu mengetahuinya. Anda bisa langsung kembali ke zaman Babilonia.
Mereka telah mengetahuinya. Mereka adalah sekompok kecil orang yang terpilih.
Bangsa Babilonia
kuno dan kemakmuran mereka telah terdokumentasikan dengan baik. Mereka juga
dikenal karena menciptakan salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia, Taman-Taman
Gantung Babilon. Melalui pemahaman dan penerapan hukum-hukum Semesta, mereka
menjadi salah satu ras terkaya dalam sejarah.
BOB
PROCTOR
Menurut
Anda, mengapa 1 persen populasi menghasilkan sekitar 96% persen uang yang
pernah dihasilkan? Apakah menurut Anda ini hanya kebetulan? Ini dirancang
sedemikian rupa. Mereka mengerti sesuatu. Mereka Mengerti Rahasia, dan sekarang
Anda sedang diperkenalkan kepada Rahasia ini.
Orang-orang yang
menarik kekayaan ke dalam hidupnya telah menggunakan Rahasia ini, terlepas dari
apakah disadari atau tidak disadari. Mereka memikirkan pikiran-pikiran tentang
kelimpahan dan kekayaan, dan mereka tidak memperbolehkan pikiran-pikiran yang
sebaliknya memasuki benak mereka. Pikiran utama mereka adalah kekayaan. Mereka
hanya mengenal kekayaan, dan tidak ada hal lain yang mengada dalam benaknya.
Terlepas dari apakah mereka menyadarinya atau tidak, pikiran utama tentang
kekayaanlah yang mendatangkan kekayaan pada mereka. Inilah tindakan Hukum Tarik
Menarik.
Contoh yang sempurna
untuk menunjukkan tindakan Rahasia dan Hukum Tarik Menarik adalah yang satu ini
:
Anda mungkin
mengenal orang yang mendatangkan kekayaan besar telah kehilangan semuanya,
tetapi dalam waktu sebentar mendapatkan kembali kekayaan yang sama besarnya.
Dalam kasus ini, terlepas dari apakah mereka menyadarinya atau tidak, yang
terjadi adalah karena pikiran dominant mereka adalah tentang kekayaan; inilah
yang menyebabkan mereka mendapatkan kekayaannya kembali. Mereka membolehkan
pikiran yang menakutkan tentang kehilangan kekayaan memasuki benak mereka,
sampai pikiran yang menakutkan itu menjadi pikiran dominannya. Mereka
membalikkan keseimbangan dari pikiran tentang kekayaan ke pikiran tentang
kehilangan kekayaan, sehingga mereka kehilangan semua kekayaannya. Tetapi,
setelah mereka kehilangan semuanya, ketakutan akan kehilangan menjadi
menghilang, dan mereka membalikkan lagi keseimbangan ke pikiran dominant
tentang kekayaan. Dan kekayaan mereka kembali lagi.
Hukum tarik menarik
merespon pikiran Anda, terlepas dari apa pun pikiran tersebut
KETERTARIKAN PADA KEMIRIPAN
JOHN
ASSARAF
Bagi
saya, cara tersederhana untuk memahami Hukum Tarik Menarik adalah jika saya
menganggap diri sebagai magnet, dan saya tahu bahwa sebuah magnet akan menarik
sesuatu ke arahnya.
Anda adalah magnet
yang paling kuat di Semesta! Di dalam diri Anda terdapat sebuah magnet yang
lebih kuat daripada segala sesuatu yang ada di dunia, dan daya magnetis yang
tak terbayangkan ini dipancarkan melalui pikiran-pikiran Anda.
BOB DOYLE
Pengarang
dan Spesialis Hukum Tarik Menarik
Pada
dasarnya Hukum Tarik Menarik mengatakan bahwa kemiripan akan menarik kemiripan.
Tetapi sebenarnya kita berbicara di tingkat pikiran.
Hukum tarik menarik
mengatakan bahwa Kemiripan menarik Kemiripan. Jadi ketika Anda memikirkan suatu
pikiran, Anda juga menarik pikiran-pikiran serupa ke diri Anda. Berikut ini
adalah beberapa contoh yang mungkin pernah Anda alami dari Hukum Tarik Menarik
dalam hidup anda :
Pernahkan Anda mulai
memikirkan sesuatu yang tidak terlalu Anda sukai, dan semakin memikirkannya,
tampaknya semakin memburuk? Ini disebabkan karena ketika Anda memikirkan sebuah
pikiran, hukum tarik menarik segara mendatangkan lebih banyak pikiran yang
serupa kepada Anda. Dalam hitungan menit, Anda sudah mendapatkan begitu banyak
pikiran tidak menyenangkan yang serupa dan membuat situasi tampak memburuk. Semakin
Anda memikirkannya, semakin kesallah Anda.
Mungkin Anda pernah
mengalami penarikan pikiran-pikiran yang serupa ketika Anda mendengarkan sebuah
lagu, dan kemudian Anda menemukan bahwa lagu itu terus melekat di bena Anda.
Lagu itu terus diputar dalam kepala Anda. Ketika Anda mendengarkan lagu itu,
meskipun mungkin Anda tidak menyadarinya, Anda memberinya perhatian yang penuh
serta memusatkan pikiran padanya. Ketika anda melakukan hal ini, Anda menarik
lebih banyak pikiran yang serupa dengan lagu itu, dan dengan demikian hukum
tarik menarik mulai bertindak dan mendatangkan lebih banyak pikiran tentang
lagu itu, lebih dan lebih lagi.
JOHN
ASSARAF
Tugas
kita sebagai manusia adalah memelihara pikira-pikiran yang kita inginkan,
memperjelas apa apa yang kita inginkan di dalam benak, dari situ kita mulai
membangunkan salah satu hukum terbesar di Semesta, dan itulah Hukum Tarik Menarik.
Anda tidak hanya menjadi apa yan paling Anda pikirkan, tetapi Anda juga meraih
apa yang paling Anda pikirkan.
Hidup Anda sekarang
ini adalah cerminan dari pikiran-pikiran di masa lalu. Termasuk semua hal
besar, dan semua hal yang Anda anggap tidak terlalu besar. Ketika Anda menarik
apa yang paling Anda pikirkan, Anda akan mudah melihat apa yang telah menjadi
pikiran Anda yang dominan tentang segala persoalan dalam hidup Anda, karena hal
itulah yang telah Anda alami. Sampai sekarang! Sekarang Anda sedang mempelajari
Rahasia dan dengan pengetahuan ini, Anda dapat mengubah segalanya.
BOB
PROCTOR
Jika
Anda melihatnya di dalam benak, Anda akan menggenggamnya di tangan.
Jika Anda dapat
memikirkan apa yang Anda inginkan di dalam benak, dan menjadikannya pikiran
yang dominant, Anda akan mendatangkan keingininan itu ke dalam hidup Anda.
MIKE
DOOLEY
Pengarang
dan Pembicara International
Dan
prinsip itu dapat diringkas dalam tiga kata sederhana. Pikiran menjadi sesuatu!
Melalui hukum yang
paling berdaya ini, pikiran Anda berubah menjadi sesuatu dalam hidup Anda.
Pikiran menjadi sesuatu! Katakan ini kepada diri Anda sendiri dan biarkan
merembes ke dalam kesadaran Anda.Pikiran Anda menjadi sesuatu!
JOHN
ASSARAF
Apa
yang tidak dipahami sebagian besar orang adalah bahwa sebuah pikiran mempunyai
frekuensi. Kita dapat mengukur pikiran itu. Jadi, jika Anda berulang-ulang
memikirkan hal itu, jika dalam benak Anda membayangkan memiliki mobil baru,
memiliki uang yang Anda butuhkan, membangun perusahaan, menemukan sahabat
jiwa….jika Anda membayangkan seperti apa yang terpikirkan, Anda memancarkan
frekuensi tersebut secara konsisten.
DR. JOE
VITALE
Pikiran-pikiran
memancarkan sinyal magnetis yang menarik hal serupa kembali ke arah Anda.
“PIkiran utama atau
sikap mental adalah magnet, dan hukumnya adalah kemiripan menarik kemiripan.
Jadi, sikap mental akan menarik kondisi-kondisi yang selaras dengan sifat sikap
mental tersebut.”
Charles Haanel (1866
– 1949)
Pikiran bersifat
magnetis, dan pikiran memiliki frekuensi. Selama Anda berfikir, pikiran-pikiran
itu dikirim ke Semesta, dan pikiran-pikiran itu akan menarik semua hal serupa
yang berada di frekuensi yang sama. Segala sesuatu yag dikirim ke luar akan
kembali ke sumbernya. Dan sumber itu adalah Anda.
Bayangkan seperti
ini : kita mengerti bahwa sebuah menara suar stasiun televisi memancarkan
siaran melalui suatu frekuensi, yang kemudian diubah menjadi gambar-gambar di
televisi Anda. Sebagian besar dari kita tidak sungguh-sungguh memahami cara
kerjanya, tetapi kita tahu bahwa setiap saluran memiliki sebuah frekuensi, dan
ketika kita memasuki frekuensi itu, kita melihat gambar-gambar di televisi
kita. Kita memilih frekuensi dengan memilih saluran, dan dengan demikian kita
menerima gambar-gambar yang disiarkan di saluran itu. Jika kita ingin melihat
gambar-gambar lain di televisi kita, kita mengubah saluran dan memasuki
frekuensi yang baru.
Anda adalah menara
suar manusia, dan daya Anda lebih kuat daripada semua menara televisi yang
pernah diciptakan di dunia. Anda adalah menara suar yag paling kuat di Semesta.
Pancaran Anda menciptakan kehidupan Anda dan menciptakan dunia. Frekuensi yang
Anda pacarkan menggapai lebih jauh dari kota, negara,
dan dunia. Frekuensi itu bergetar di seluruh Semesta. Dan Anda memancarkan
frekuensi itu dengan fikiran-fikiran Anda!
Gambar-gambar yang
Anda terima dari penyiaran pikiran Anda bukanlah di televisi ruang keluarga
Anda, tetapi gambar-gamabr itu adalah gambar-gambar dari hidup Anda!
Pikiran-pikiran Anda menciptakan frekuensi. Pikiran menarik hal-hal yang serupa
di frekuensi itu, dan kemudian disiarkan kembali ke Anda sebagai gambar-gambar
kehidupan Anda. Jika Anda ingin mengubah sesuatu dalam hidup Anda, ubahlah
saluran dan ubahlah frekuensi dengan mnegubah pikiran-pikiran Anda.
“Getaran dari
kekuatan mental adalah kekuatan yang paling halus, dan akibatnya paling berdaya
dari segala yang ada.”
Charles Hannel
BOB
PROCTOR
Lihatlah
diri Anda berada dalam kelimpahan, Anda akan menarik kelimpahan ke dalam hidup
Anda. Ini ampuh untuk setiap orang, di setiap saat.
Ketika Anda
membayangkan diri berada dalam kelimpahan, dengan sadar dan kuat Anda
menentukan hidup Anda melalui Hukum Tarik Menarik. Memang semudah ini. Tetapi,
pertanyaan selanjutnya adalah, “Mengapa tidak setiap orang menjalani hidup yang
mereka impikan?”
MENARIK YANG BAIK, BUKAN MENARIK YANG BURUK
JOHN
ASSARAF
Masalahnya
adalah kebanyakan orang yang memikirkan apa yang tidak mereka inginkan, dan
mereka bertanya-tanya mengapa hal-hal yang tidak mereka inginkan itu terus
bermunculan.
Satu-satunya sebab
mengapa orang tidak mendapakan apa yang mereka inginkan adalah karena mereka
lebih memikirkan apa yang tidak mereka inginkan daripada apa yang mereka
inginkan. Dengarkan pikiran Anda, dan dengarkan kata-kata yang Anda
ucapkan. Hukum ini mutlak dan tidak ada kesalahan.
Suatu wabah yang
paling buruk yang pernah dijumpai manusia telah bergolak selama berabad-abad.
Wabah itu adalah wabah “tidak ingin”. Orang terus memelihara wabah ini ketika
mereka terutama memikirkan, berbicara, bertindak, dan berfokus pada apa yag
“tidak mereka inginkan”. Tetapi, kita adalah generasi yang akan mengubah
sejarah karena kita sedang menerima pengetahuan yang dapat membebaskan kita
dari wabah ini! Ini dimulai dari Anda, dan Anda dapat menjadi pionir dari
gerakan pikiran baru ini dengan sekadar memikirkan dan mengucapkan apa yang
Anda inginkan.
BOB DOYLE
Hukum
Tarik Menarik tidak mempersoalkan apakah Anda memandang sesuatu sebagai baik
atau buruk, atau apakah Anda tidak menginginkanya atau menginginkanya. Ia hanya
merespon pikiran Anda. Jadi, jika Anda terus memandangi tumpukan utang, merasa
susah karenanya, itulah sinyal yag Anda kirim ke Semesta. “Saya merasa sangat
susah karena semua utang ini.” Dan Anda hanya mengukuhkan keadaan ini bagi diri
sendiri. Anda merasakanya di setiap tingkat keberadaan Anda. Dan itulah yang
akan Anda dapatkan dalam jumlah yang lebih banyak lagi.
Hukum tarik menarik
adalah hukum alam. Hukum ini tidak memilih (impersonal) dan tidak memandang
sesuatu sebagai sesuatu yang baik atau sesuatu yang buruk. Ia hanya menerima
pikiran Anda dan memantulkannya kembali kepada Anda sebagai pengalaman hidup
Anda. Hukum tarik menarik sekedar memberikan kepada Anda hal-hal yang Anda
pikirkan.
LISA
NICHOLS
Pengarang
dan Penasihat Pemberdayaan Pribadi
Hukum
tarik menarik sangatlah patuh. Ketika Anda memikirkan hal-hal yang Anda
inginkan, dan Anda memfokuskan semua niat Anda kepadanya, hukum tarik menarik
akan memberikan persis seperti apa yang Anda inginkan, setiap waktu. Ketika
Anda berfokus pada hal-hal yang tidak Anda inginkan – “Saya tidak ingin
terlambat, saya tidak ingin terlambat.” – Hukum tarik menarik tidak mendengar
bahwa anda tidak menginginkannya. Hukum ini mewujudkan hal-hal yang Anda
pikirkan. Hal-hal itu akan terus bermunculan. Hukum Tarik Menarik tidak
membedakan apa yang diinginkan atau apa yang tidak diinginkan. Ketika Anda
berfokus pada sesuatu, terlepas dari apa pun sesuatu itu, sebenarnya Anda
sedang memanggil sesuatu itu untuk hadir.
Ketika Anda
memfokuskan pikiran Anda pada sesuatu yang Anda inginkan, dan Anda
mempertahankan fokus itu, pada saat itu juga Anda memanggil apa yang Anda inginkan
dengan kekuatan yang terbesar di Semesta! Hukum tarik menarik tidak
memperhitungkan “jangan” atau “tidak” atau “bukan”, atau semua kata penolakan
lain. Ketika Anda mengucapkan kata-kata penolakan, kata-kata inilah yang
diterima oleh hukum tarik menarik.
“Saya
tidak ingin menumpahkan apa pun pada pakaian ini.”
“Saya
ingin menumpahkan sesuatu pada pakaian ini dan saya ingin menumpahkan lebih
banyak lagi.”
“Saya
tidak menginginkan potongan rambut yang buruk”
“Saya ingin potongan rambut yang
buruk”
“Saya
tidak ingin ditunda”
“Saya ingin penundaan”
“Saya
tidak ingin orang itu kasar pada saya.”
“Saya ingin orang itu dan lebih
banyak orang lagi yang kasar pada saya.”
“Saya
tidak ingin restoran itu menyerahkan meja kami pada orang lain.
“Saya ingin restoran itu menyerahkan
meja kami pada orang lain”
“Saya
tidak ingin sepatu ini menyakiti kaki”
“Saya ingin sepatu itu menyakitkan”
“Saya
tidak dapat menangani semua pekerjaan ini”
“Saya menginginkan lebih banyak
pekerjaan dibandingkan yang bisa saya tangani”
“Saya
tidak ingin kena flu”
“Saya ingin kena flu dan lebih
banyak penyakit lainnya”
“Saya
tidak ingin bertengkar”
“Saya menginginkan lebih banyak
pertengkaran”
“Jangan
bicara seperti itu pada saya”
“Saya
ingin kamu bicara seperti itu pada saya dan saya ingin orang-orang lain
berbicara seperti itu jua pada saya.”
Hukum Tarik Menarik
memberikan apa yang Anda pikirkan – titik!
BOB
PROCTOR
Hukum
tarik menarik selalu bekerja, terlepas dari apakah Anda mempercayainya,
memahaminya atau tidak.
Hukum Tarik Menarik
adalah hukum penciptaan. Para ahli
fisika kuatum mengatakan pada kita bahwa seluruh Semesta muncul dari pikiran!
Anda menciptaka hidup Anda melalui pikiran-pikiran Anda dan hukum tarik
menarik. Setiap orang melakukan hal yang sama. Hukum ini bukan hanya bekerja
jika Anda memahaminya. Hukum ini akan selalu bekerja dalam hidup Anda dan hidup
setiap orang di sepanjang sejarah. Ketika Anda menyadari hukum besar ini, Anda
dapat menyadari betapa sangat berdayanya Anda karena dapat mewujudkan hidup
Anda dengan MEMIKIRKANNYA.
LISA
NICHOLS
Hukum
ini bekerja sebanyak Anda berfikir. Setiap kali pikiran Anda mengalir, hukukm
tarik menarik bekerja. Ketika Anda memikirkan masa lalu, hukum tarik menarik
bekerja. Ketika Anda memikirkan masa kini atau masa depan, hukum tarik menarik
juga bekerja. Hukum ini berproses terus menerus. Anda tidak menekan tombol
istirahat atau berhenti. Hukum ini tetap terus bertindak, seperti pikiran Anda.
Terlepas dari apakah
kita menyadarinya atau tidak, kita terus berfikir dalam sebagian besar waktu
kita. Jika Anda berbicara atau mendengarkan seseorang, Anda berfikir. Jika Anda
membaca koran atau menonton televisi, Anda berfikir. Ketika Anda mengenang masa
lalu, Anda berfikir. Ketika Anda mempertimbangkan sesuatu di masa depan, Anda
berfikir. Ketika Anda mengemudi, anda berfikir. Ketika Anda bersiap di pagi
hari, Anda berfikir. Bagi banyak orang, satu-satunya waktu ketika kita tidak
berfikir adalah ketika tertidur; tetapi daya-daya ketertarikan masih beroperasi
pada pikiran-pikiran terakhir sebelum kita tertidur. Jadi, pikirkan hal-hal
yang baik sebelum kita tidur.
MICHAEL
BERNARD BECKWITH
Penciptaan
selalu terjadi. Setiap kali seseorang mempunyai pikiran, atau cara berfikir
kronis yang panjang, ia sedang berada di dalam proses penciptaan. Sesuatu akan
mewujud dari pikiran-pikirannya.
Apa yang sedang Anda
pikirkan saat ini menciptakan kehidupan masa depan Anda. Anda menciptakan hidup
Anda dengan pikiran-pikiran Anda. Karena Anda selalu berfikir, Anda selalu
mencipta. Apa yang paling Anda pikirkan atau fokuskan adalah apa yang akan
muncul dalam hidup Anda.
Apa yang sedang Anda
pikirkan saat ini menciptakan kehidupan masa depan Anda. Anda menciptakan hidup
Anda dengan pikiran-pikiran Anda. Karena Anda selalu berfikir, Anda selalu
mencipta. Apa yang paling Anda pikirkan atau fokuskan adalah apa yang akan
muncul dalam hidup Anda.
Seperti semua hukum
alam, ada kesempurnaan total dalam hukum ini. Anda mencipta hidup Anda. Apa pun
yang anda tanam, akan Anda tunai! Pikiran-pikiran Anda adalah benih, dan
panenan yang akan Anda petik akan bergantung pada benih yang Anda tanam.
Jika Anda mengeluh,
hukum tarik menarik akan mendatangkan lebih banyak situasi yang Anda keluhkan
ke dalam hidup Anda. Jika Anda mendengar seseorang mengeluh dan Anda berfokus
pada hal itu, bersimpati kepadanya, menyetujuinya, saat itu Anda menarik lebih
banyak situasi keada diri Anda sendiri untuk mengeluh.
Hukum tarik menarik
ini sekedar memantulkan dan memberikan kembali apa yang Anda dokuskan dalam
pikiran Anda. Dengan pengetahuan yang sangat berdaya ini, Anda dapat mengubah
setiap situasi dan perisiwa dalam hidup Anda sepenuhnya dengan menubah cara
berfikir Anda.
BILL
HARRIS
Guru dan
Pendiri Centerpoint Research Institute
Saya
mempunyai seorang murid bernama Robert, yang mengikuti kursus online yang saya
selenggarakan, dan melalui kursus ini ia dapat menghubungi saya melalui e-mail.
Robert
seorang gay. Dalam e-mail, ia menceritakan realitas kelabu hidupnya. Di
pekerjaan, rekan-rekan kerjanya berkomplot melawannya. Situasi kerjanya sungguh
menekan karena sikap jahat dari rekan-rekannya. Ketika berjalan di jalanan, ia
dilecehkan orang-orang homophobia. Ia ingin menjadi seorang pelawak, dan ketika
ia melawak, semua orang mencemoohkannya. Seluruh hidupnya adalah
ketidakbahagiaan dan penderitaan, dan semuanya terpusat pada serangan yang ia
terima karena ia seorang gay.
Saya
mulai mengajarkan bahwa ia berfokus pada apa yang tidak ia inginkan. Saya
menunjukkan e—mail yang telah ia kirimkan dan berkata, “Coba baca lagi.
Lihatlah semua hal yang tidak Anda inginkan, yang Anda ceritakan pada saya.
Saya dapat melihat bahwa Anda sangat bersemangat tentang hal itu. Dan ketika
Anda memusatkan pikiran Anda pada sesuatu dengan penuh semangat, hal itu akan
terjadi dengan lebih cepat lagi!”
Kemudian
ia mulai merenungkan, serta menerapkan pemusatan pikiran pada apa yang
sungguh-sungguh ia inginkan. Apa yang terjadi dalam enam minggu berikutnya
sungguh-sungguh ajaib. Semua orang di kantornya yang selama ini melecehkannya
di pindah ke bagian lain, berhenti bekerja, atau mulai membiarkan dirinya apa
adanya. Ia mulai menyukai pekerjaannya. Ketika ia berjalan di jalan, tidak ada
lagi orang yang melecehkannya. Ketika ia melawak, ia mulai mendapatkan tepukan
pujian, dan tidak ada lagi orang yang mencemoohkannya.
Seluruh
hidupnya berubah karena ia berubah dari berfokus pada apa yang tidak ia
inginkan, apa yang ia takurkan, dan apa yang ingin ia hindari, menjadi berfokus
pada apa yang ia inginkan.
Hidup Robert berubah
karena ia mengubah pikirannya. Ia memancarkan frekuensi yang berbeda ke
Semesta. Dan Semesta pastilah mengirim gambar-gambar dan frekuensi baru,
terlepas dari betapa mustahilnya situasi itu tampaknya. Pikiran-pikiran baru
Robert menjadi frekuensi barunya, dan gambar-gambar dari seluruh hidupnya
berubah.
Hidup Anda ada di
tangan Anda. Terlepas dari di mana Anda saat ini, terlepas dari apa yang telah
terjadi dalam hidup Anda, Anda dapat mulai memilih pikiran-pikiran dengan
sadar, dan Anda dapat mengubah hidup Anda. Tidak ada situasi yang tidak
berpengharapan. Setiap situasi dari hidup Anda dapat berubah.
KEKUATAN BENAK ANDA
MICHAEL
BERNARD BECKWITH
Anda
menarik pikiran-pikiran utama yang Anda pelihara di dalam kesadaran kepada diri
Anda. Terlepas dari apakah pikiran-pikiran itu Anda sadari atau tidak. Itulah
intinya.
Terlepas dari apakah
di masa lalu Anda menyadari pikiran-pikiran Anda atau tidak, sekarang ini Anda
menjadi menyadarinya. Saat ini juga, dengan mengetahui Rahasia, Anda terbangun
dari tidur yang dalam dan menjadi sadar! Sadar akan pengetahuan ini, sadar akan
hukum tarik menarik, sadar akan pengetahuan ini, sadar akan hukum tarik
menarik, sadar akan kekuatan yang Anda miliki melalui pikiran Anda.
DR. JOHN
DEMARTINI
Bila
anda mengamati Rahasia ini, kekuatan pikiran, dan kekuatan niat dalam hidup
sehari-hari dengan cermat, Anda akan melihat bahwa semuanya ada di sekliling
kita. Yang perlu kita lakukan hanyalah membuka mata dan melihat.
Semesta ini adalah
Semesta inklusif yang merangkul, bukan Semesta eksklusif yang menolak. Tidak
ada perkecualian dalam hukum tarik menarik. Hidup Anda adalah cerminan dari
pikiran-pikiran dominan Anda. Semua makhluk hidup di planet ini beroperasi
melalui hukum tarik menarik. Bedanya, manusia memiliki akal yang dapat memilah.
Manusia dapat menggunakan kehendak bebas utuk memilih pikiran mereka. Manusia
memiliki daya untuk sengaja berfikir dan mencipta seluruh kehidupan dengan akal
mereka.
DR. FRED
ALAN WOLF
Fisikawan
Kuantum, Pembicara,dan Pengarang Pemenang Penghargaan
Saya
bukan berbicara tentang pikiran yang muluk atau kegilaan khayalan. Saya
berbicara dari pengertian yang lebih mendalam dan mendasar. Fisika kuantum
sungguh-sungguh mulai menunjuk pada penemuan ini. Dalam fisika kuatum dikatakan
bahwa Anda tidak mungkin memiliki sebuah Semesta yang tidak dirasuki akal, dan
bahwa sesungguhnya akal membentuk segala sesuatu yang ada.
Jika Anda berfikir
tentang analogi menara penyiaran yang paling kuat di Semesta, Anda akan melihat
korelasi yang sempurna dengan kata-kata Dr Wolf. Akal Anda memikirkan
pikiran-pikiran dan gambar-gambarnya disiarkan sebagai pengalaman hidup Anda.
Anda bukan saja menciptakan kehidupan Anda dengan pikiran-pikiran Anda, tetapi
pikiran Anda dengan kuat menyumbang penciptaan dunia. Bila Anda menganggap diri
tidak cukup berarti dan tidak memiliki kekuatan di dunia ini cobalah berfikir
kembali. Sebenarnya akal Anda membentuk dunia di sekitar Anda.
Karya serta penemuan
yang menakjubkan dari para fisikawan kuantum selama delapan puluh tahun terakhir
telah mendatangkan pemahaman yang lebih besar pada kekuatan yang tak
terbayangkan dari akal manusia untuk mencipta. Karya mereka sejajar dengan
kata-kata pemikir besar dunia, seperti Carnegie, Emerson, Shakespeare, Bacon,
Krishnamurti, dan Buddha.
BOB PROCTOR
Bila
Anda tidak mengerti hukum ini, tidak berarti Anda harus menolaknya. Mungkin
Anda tidak mengerti listrik, tetapi Anda menikmati manfaatnya. Saya tidak
mengetahui cara kerjanya. Tetapi saya tahu satu hal ini : ANDA dapat memasak
makan malam seseorang dengan listrik, dan Anda juga dapat memasak orang itu!
MICHAEL
BERNARD BECKWITH
Ketika
orang-orang mulai mengerti Rahasia Besar, sering kali mereka menjadi takut
terhadap semua pikiran negatif yang mereka miliki. Mereka perlu mengetahui
bahwa telah dibuktikan secara ilmiah bahwa sebuah pikiran afirmatif yang
meneguhkan adalah ratusan kali lebih kuat daripada sebuah pikiran negatif. Ini
menghapus kekhawatiran tersebut.
Diperlukan banyak
pikiran negatif dan pemikiran negatif yang terus menerus untuk mendatangkan
sesuatu yang negatif ke dalam hidup Anda. Bagaimanapun, jika Anda terus
memikirkan pemikiran-pemikiran negatif dalam waktu yang lama, pikiran tersebut akan
muncul dalam hidup Anda. Jika Anda
khawatir karena mempunyai pikiran yang negatif, Anda akan menarik lebih banyak
kekhawatiran tentang pikiran negatif Anda, dan sekaligus menggandakannya.
Putuskan sekarang juga bahwa Anda hanya akan memikirkan pikiran-pikiran yang
baik. Pada saat yang sama, nyatakan kepada Semesta bahwa semua pikiran baik
Anda sangatlah kuat, dan semua pikiran negatif Anda sangat lemah.
LISA
NICHOLS
Syukurlah
ada penundaan waktu, sehingga semua pikiran Anda tidak mewujud secara seketika.
Kita akan mengalami kesulitan jika semua pikiran mewujud bersamaan. Unsur
penundaan waktu menguntungkan Anda. Penundaan juga memberi kesempatan pada Anda untuk menilai ulang,
memikirkan apa yang Anda inginkan, dan membuat pilihan baru.
Semua daya untuk
menciptakan hidup Anda tersedia pada saat ini juga karena pada saat inilah Anda
sedang berpikir. Jika Anda mempunyai beberapa pikiran yang tidak akan
bermanfaat ketika terwujud, saat itu juga Anda dapat mengubah pikiran
Anda. Anda dapat menghapus
pikiran-pikiran sebelumya dan menggantikannya dengan pikiran-pikiran yang baik.
Waktu berpihak kepada Anda karena Anda dapat memikirkan pikiran-pikiran baru
serta memancarkan frekuensi baru, Sekarang juga!
DR. JOE VITAKE
Anda
ingin menyadari pikiran-pikiran Anda dan memilih pikiran dengan cermat, dan
Anda ingin melakukannya dengan gembira karena Anda adalah karya besar dari
hidup Anda sendiri. Anda adalah Michaelangelo dari hidup Anda sendiri. Patung
Daud yang Anda ukir adalah diri Anda sendiri.
Salah satu cara
untuk menguasai pikiran adalah belajar menenangkan akal. Tanpa kecuali, setiap
guru dalam buku ini menggunakan meditasi sebagai praktik harianya. Baru setelah
menemukan Rahasia besar inilah saya menyadari betapa berdayanya meditasi.
Meditasi menenangkan akan, membantu mengendalikan pikiran, dan menghidupkan
kembali tubuh Anda. Kabar gembiranya adalah bahwa Anda tidak harus menyisihkan
waktu untuk bermeditasi. Hanya tiga sampai sepuluh menit sehari sebagai awal
sudah akan sangat berdaya untuk mengendalikan pikiran.
Untuk menyadari
pikiran-pikiran Anda, Anda juga dapat menetapkan niat, “Saya adalah tuan dari
pikiran saya. “Sering-seringlah mengatakan, meditasikan, dan ketika Anda
memelihara niat itu, dengan adanya hukum tarik menarik, Anda akan menjadi
seperti yang Anda niatkan.
Sekarang Anda
menerima pengetahuan yang akan memampukan Anda menciptakan versi diri ANDA yang
paling luar biasa. Kemungkinan itu sudah hadir pada frekuensi kalimat “versi
diri Anda yang paling luar biasa.” Putuskan Anda ingin menjadi apa, melakukan
apa, dan memiliki apa; pikiran-pikiran itu, pancarkan frekuensinya, visi Anda
akan menjadi hidup Anda.
RINGKASAN RAHASIA
- Rahasia Besar Kehidupan adalah hukum tarik menarik
- Hukum tarik menarik mengatakan bawa kemiripan menarik kemiripan. Jadi, ketika Anda memikirkan suatu pikiran, Anda juga menarik pikiran-pikiran serupa ke diri Anda.
- Pikiran bersifat magnetis, dan pikiran memiliki frekuensi. Ketika Anda memikirkan pikiran-pikiran, pikiran-pikiran itu dikirim ke Semesta, dan secara magnetis pikiran akan menarik semua hal serupa yang berada di frekuensi yang sama. Segala sesuatu yang dikirim ke luar akan kembali ke sumbernya – Anda.
- Anda seperti sebuah menara penyiaran, yang memancarkan frekuensi dengan pikiran-pikiran Anda. Jika Anda ingin mengubah sesuatu di dalam hidup Anda, ubahlah frekuensi dengan mengubah pikiran Anda
- Pikiran yang sedang Anda pikirkan saat ini sedang menciptakan kehidupan masa depan Anda. Apa yang paling Anda pikirkan atau fokuskan akan muncul sebagai hidup Anda.
- Pikiran Anda menjadi sesuatu.
Subscribe to:
Posts (Atom)


